ICHIBOT, Startup Bervisi Besar untuk Indonesia.

ICHIBOT, Startup Bervisi Besar untuk Indonesia. Pada Tahun 2019 Amikom Business Park (ABP) Inkubator mencapai keberhasilan dimana ada 8 startup binaan ABP yang berhasil mendapatkan pendanaan. Diantara delapan startup tersebut, terdapat satu startup yang telah 2 kali berturut-turut mendapatkan pendanaan, startup tersebut adalah “ICHIBOT”. Startup ICHIBOT membawa kesuksesan yang terlihat dari journey pada awal mendaftar menjadi tenan ABP hingga kini, ICHIBOT berhasil melipatgandakan omset. ICHIBOT berhasil mengubah omset yang awalnya hanya belasan juta, menjadi mencapai lebih dari 1 Miliar Rupiah. Omset yang kini bernilai sangat besar tersebut bukan tanpa perjuangan. Startup pengembang robot edukasi ini didirikan oleh tiga orang founder, yakni Fahruddin Hasan, Angga Priyatmoko, dan Slamet Hari Mukti. Ketiganya bertemu saat berpartisipasi dalam lomba Line Follower masing-masing beradu dengan robot yang dikembangkannya. Lantas ketiganya sepakat untuk menyatukan ide, membuat produk yang lebih sempurna untuk dikomersialkan. Pada Akhir 2017, ICHIBOT dipertemukan dengan Donni Prabowo, salah satu pengelola Inkubator ABP. Pertemuan tersebut melahirkan kesepakatan berupa program inkubasi untuk ICHIBOT. Program inkubasi adalah program yang dimiliki oleh ABP Inkubator untuk membantu startup dalam hal bisnis, teknis, dan memperoleh pendanaan. Founder ICHIBOT menyadari bahwa keahlian dari masing-masing tim masih dalam ranah teknis elektronika, mereka membutuhkan pengetahuan bisnis di luar keahlian para founder. Program inkubasi ABP membuka peluang untuk pendanaan yang pada saat itu ada yaitu dari KEMENRISTEKDIKTI. ICHIBOT terpilih untuk presentasi produk di Jakarta pada tahun 2018. Setelah presentasi tersebut, ICHIBOT dinyatakan lolos dan berhak mendapat permodalan pada tahap seed funding. Pendanaan yang didapatkan oleh ICHIBOT memberi energi baru untuk melesat bersama program-program inkubasi yang terus mengawal kesuksesan ICHIBOT. Produksi robot menjadi berlipat lebih banyak. Prestasi cemerlang pada tahun pertama pendanaan membuat ICHIBOT menjadi perusahaan yang disegani pada kompetisi robot line follower tingkat SMP. Semangat pantang menyerah yang dimiliki membuat ICHIBOT direkomendasikan oleh ABP untuk mengikuti pendanaan tahap kedua dari KEMENRISTEKDIKTI. Benar saja, ICHIBOT berhasil mendapatkan pendanaan tahap kedua yang berfokus pada pemasaran untuk memperbesar pasar. Hingga sekarang, ICHIBOT menjadi startup yang telah melebarkan sayap pada pelatihan-pelatihan robotik untuk remaja untuk menyiapkan generasi muda dalam menghadapi industri 4.0. ICHIBOT, adalah startup yang dikembangkan berdasarkan kebutuhan robot untuk edukasi di Indonesia. Visi besar ICHIBOT adalah ingin membantu memenuhi kebutuhan robot untuk mendukung industri dalam negeri, mengembangkan robot untuk membantu aktivitas manusia, dan memenuhi kebutuhan robot sebagai sarana riset dan pengembangan teknologi.. ABP Incubator 2020, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Recomended Article

Article Designer Culture To Build Product That People Love

ICHIBOT, Startup Bervisi Besar untuk Indonesia.

Pada Tahun 2019 Amikom Business Park (ABP) Inkubator mencapai keberhasilan dimana ada 8 startup binaan ABP yang berhasil mendapatkan pendanaan. Diantara delapan startup tersebut, terdapat satu startup yang telah 2 kali berturut-turut mendapatkan pendanaan, startup tersebut adalah “ICHIBOT”. Startup ICHIBOT membawa kesuksesan yang terlihat dari journey pada awal mendaftar menjadi tenan ABP hingga kini, ICHIBOT berhasil melipatgandakan omset. ICHIBOT berhasil mengubah omset yang awalnya hanya belasan juta, menjadi mencapai lebih dari 1 Miliar Rupiah. Omset yang kini bernilai sangat besar tersebut bukan tanpa perjuangan. Startup pengembang robot edukasi ini didirikan oleh tiga orang founder, yakni Fahruddin Hasan, Angga Priyatmoko, dan Slamet Hari Mukti. Ketiganya bertemu saat berpartisipasi dalam lomba Line Follower masing-masing beradu dengan robot yang dikembangkannya. Lantas ketiganya sepakat untuk menyatukan ide, membuat produk yang lebih sempurna untuk dikomersialkan. Pada Akhir 2017, ICHIBOT dipertemukan dengan Donni Prabowo, salah satu pengelola Inkubator ABP. Pertemuan tersebut melahirkan kesepakatan berupa program inkubasi untuk ICHIBOT. Program inkubasi adalah program yang dimiliki oleh ABP Inkubator untuk membantu startup dalam hal bisnis, teknis, dan memperoleh pendanaan. Founder ICHIBOT menyadari bahwa keahlian dari masing-masing tim masih dalam ranah teknis elektronika, mereka membutuhkan pengetahuan bisnis di luar keahlian para founder. Program inkubasi ABP membuka peluang untuk pendanaan yang pada saat itu ada yaitu dari KEMENRISTEKDIKTI. ICHIBOT terpilih untuk presentasi produk di Jakarta pada tahun 2018. Setelah presentasi tersebut, ICHIBOT dinyatakan lolos dan berhak mendapat permodalan pada tahap seed funding. Pendanaan yang didapatkan oleh ICHIBOT memberi energi baru untuk melesat bersama program-program inkubasi yang terus mengawal kesuksesan ICHIBOT. Produksi robot menjadi berlipat lebih banyak. Prestasi cemerlang pada tahun pertama pendanaan membuat ICHIBOT menjadi perusahaan yang disegani pada kompetisi robot line follower tingkat SMP. Semangat pantang menyerah yang dimiliki membuat ICHIBOT direkomendasikan oleh ABP untuk mengikuti pendanaan tahap kedua dari KEMENRISTEKDIKTI. Benar saja, ICHIBOT berhasil mendapatkan pendanaan tahap kedua yang berfokus pada pemasaran untuk memperbesar pasar. Hingga sekarang, ICHIBOT menjadi startup yang telah melebarkan sayap pada pelatihan-pelatihan robotik untuk remaja untuk menyiapkan generasi muda dalam menghadapi industri 4.0. ICHIBOT, adalah startup yang dikembangkan berdasarkan kebutuhan robot untuk edukasi di Indonesia. Visi besar ICHIBOT adalah ingin membantu memenuhi kebutuhan robot untuk mendukung industri dalam negeri, mengembangkan robot untuk membantu aktivitas manusia, dan memenuhi kebutuhan robot sebagai sarana riset dan pengembangan teknologi.. ABP Incubator 2020, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Article Designer Culture To Build Product That People Love

Ratusan Pengunjung Meramaikan Jogja Startup Day 2019

Jogja Startup Day 2019 resmi dibuka hari ini Sabtu, 2 November 2019 dan akan berlangsung selama dua hari. Sensasi dan energi enterpreneurship sangat terasa ditambah antusiame pengunjung yang jumlahnya luar biasa. Tidak hanya peserta dari Jogja, melainkan dari Klaten, Solo, Surabaya bahkan Bangkok semua saling menjalin networking dan berbagi insight satu sama lain dalam satu acara. Tercatat terdapat 40 Starutp Exhibitor, 30 narasumber, 10 sesi talkshow paralel, 6 Investor dan 10 Komunitas IT&Bisnis. Acara ini diselenggarakan oleh ABP Incubator, Block 71 dan AMCC. Berikut highlight kegiatan selama hari pertama berlangsung. Opening Ceremony dilakukan oleh Rektor Universitas Amikom Yogyakarta, Prof.M. Suyanto. Conference sesi pertama, dibuka oleh Fajrin Rasyid presiden startup unicorn Indonesia, Bukalapak. Topik yang disampaikan How To Start A Billion Dollar “Unicorn” Startup. Dilanjutkan sesi kedua, diskusi panel dengan tema Why Investors Won’t Invest in Your Startup?. Panelis terdiri atas 6 perwakilan entitas investor dimoderatori oleh Sony Rachmadi (Run System). Sesi ketiga, disampaikan oleh Sazali Johari (Programme Director Block71 South East Asia) dengan tema Startup Opportunity in South East Asia. Pada saat yang bersamaan pada stage terpisah, diskusi panel perwakilan komunitas Yogya Android Community, Facebook Dev C, UXID Jogja, Google Developer Group dan JogjaJS. Diskusi enam panelis ini membahas topik Why We Need Join IT Community. Speed dating oleh 40 startup. Sesi penutup hari pertama, diskusi panel bertema Reasons Why There’s No Unicorn in Jogja. Moderator mengulik banyak hal mulai dari local wisdom jogja hingga kesiapan jogja untuk ekosistem startup. Diskusi panel dihadiri oleh Rico Anggoro (Koordinator Indonesia Startup Founder-IDSF), Arif Faqihudin (Co-founder Srawoeng), Ahmad Amirudin-Manager at DILo (Digital Innovation Lounge) Yogyakarta, Danang Juffry (Hub manager Block 71) dan Saga Iqranegara (Co-founder Sertiva) Keesokan harinya, acara-acara pada hari Minggu 3 November 2019 tidak kalah seru. Tema How to Start a Sustainable Startup akan dibahas sejak pagi, dilanjutkan Do Startup Need Incubator? pada siang harinya. Sedangkan topik Why 90% Startup Fail? akan diulik oleh empat panelis pada sore harinya. Ingin merasakan juga Sensasi dan energi enterpreneurship? Datang dan beli tiketnya melalui www.jogjastartupday.com atau beli on the spot!. ABP Incubator 2020, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Article Designer Culture To Build Product That People Love

ABP Incubator sebagai salah satu Startup Ecosystem builder di Jogja

Dalam 5 tahun terakhir, ecosystem industri digital berkembang dengan sangat pesat di beberapa kota besar di Indonesia. Salah satu indikator berkembangnya ecosystem digital di suatu daerah ditandai dengan banyaknya kegiatan yang lahir dari komunitas-komunitas penggiat industri digital. Banyaknya coworking space serta inkubator bisnis juga merupakan daya ungkit untuk mewadahi event-event komunitas agar bisa tumbuh secara subur. Inkubator ABP merupakan salah satu inkubator yang sedang mencoba untuk berkontribusi menumbuhkan ecosystem startup di Yogyakarta. Inkubator ini sebenarnya sudah berdiri dari tahun 2013. Pada awalnya inkubator ABP di inisiasi dari kerja sama antara Universitas Amikom dan Kementrian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) dengan nama “Inkubator Industri Telematika Yogyakarta”. Beriringan dengan berakhirnya program kominfo pada akhir tahun 2015, Inkubator ini di kelola secara mandiri dibawah Unit Usaha Yayasan Amikom dan berganti nama menjadi “Inkubator Amikom Business Park (ABP)”. Inkubator ABP memiliki beberapa program sebagai bentuk kontribusinya menumbuhkan ecosystem industri digital di Yogyakarta. Startup Talk Startup Talk merupakan event yang rutin di selenggarakan oleh inkubator ABP setiap 2 minggu sekali. Event ini merupakan event yang terbuka untuk umum yang sekaligus bisa menjadi wadah untuk memberikan panggung bagi para pelaku Industri Digital di Yogyakarta untuk sharing tentang pengalamannya. Sampai sejauh ini, sudah terselenggara 43 kali kegiatan dengan topik yang berbeda-beda, mulai dari pembahasan yang sifatnya teknikal maupun bisnis. Startup Conference Sebagai bagian dari pembentuk ecosystem, ABP juga menyelenggarakan event yang mengundang speaker dengan kabiber Nasional maupun Internasional. Harapannya bisa semakin banyak lagi pihak yang melirik Jogja sebagai salah satu tempat dengan ecosystem startup digital yang baik. Startup Conference biasanya ABP adakan 1 sampai 2 kali dalam 1 tahun. Di tahun 2018, Event startup confference yang ABP adakan pada tanggal 12 Mei 2018, dengan speaker Natali Ardianto, Co-founder & ex CTO tiket.com. Dan tahun ini, 2–3 November 2019, ABP Incubator bekerja sama dengan berbagai pihak menyelenggarakan Event Startup Terbesar di Jogja di Tahun 2019. Yaitu Jogja Startup Day (jogjastartupday). Dalam acara ini ABP Incubator mengundang : 40 Exhibitor 56 Peserta Pitching Competition 30 Narasumber 5 Komunitas 4 Inkubator 6 Investor >1000 Perserta >10 Sesi talkshow dan seminar 25 Startup yang ikut Speed dating Panel Investor ( Dari Angin, Gobi Venture, Salim Venture, Finix, UMG Idealab) Startup Clinic Startup Clinic merupakan program untuk membantu orang-orang yang baru memulai masuk dan tertarik di Industri ini. Peranan inkubator ABP dalam startup clinic adalah sebagai coach, coach tersebut bertugas untuk menggali potensi-potensi yang ada pada peserta program Startup Clinic yang datang ke…. ABP Incubator 2020, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Article Designer Culture To Build Product That People Love

Jogja Startup Day, Acara Lokal Rasa Internasional

Meskipun gelaran Jogja Starutp Day (JSD) 2019 telah usai, namun energi enterpreneurshipnya masih terasa. Banyak pihak memberikan apresiasi positif atas terselenggaranya acara ini. Pasalnya, acara yang diselenggarakan oleh ABP Inkubator bekerjasama dengan Block 71 dan Amikom Computer Club (AMCC) ini sukses menghadirkan 30 narasumber baik berasal dari kota Yogyakarta maupun Singapura. Tak tangung-tanggung, acara ini dukung sepenuhnya oleh Niagahoster, perusahaan penyedia layanan hosting dan domain yang sudah establish dikancah nasional maupun internasional. Sazali Johari sebagai Programme Director Block71 South East Asia pada kesempatan tersebut menyampaikan topik Startup Opportunity in South East Asia. Dihadapan hadirin, Sazali memberikan tips cara supaya founder startup bisa melejitkan potensinya dan saling berkolaborasi di kancah Internasional. Menurutnya, keberadan Block71 di Yogyakarta memperlebar peluang terjadinya kolaborasi antar startup baik dalam satu region maupun internasional. Pada kesempatan terpisah, JSD 2019 memberikan suguhan diskusi panel yang menarik dimana enam entitas investor duduk bersama dalam satu panggung. Sony Rachmady Purnomo sebagai moderator melemparkan pertanyaan-pertanyaan kritis secara bergilir kepada Maria Natasha (PT. Prasetia Dwidharma), Endmund Caruli (Salim Group) dan Gema Minang (ANGIN). Tak kalah seru, pertanyan mendasar dan tajam juga digulirkan kepada Nadia Fonny (Gobi Partners), Jefry Pratama (UMG Idealabs) dan Zissiva Wasito (Finix76). Salah satu pokok bahasan yang dipantik moderator ialah hal-hal apa saja yang paling diperhatikan para investor ketika mengkurasi ratusan pitchdeck. Keenamnya sepakat bahwa pada startup early stage, hal yang paling diperhatiakn adalah komponen dan susunan founders bukan model bisnis ataupun traction. Pada arena pameran, terdapat empat puluh exhibitor yang terdiri atas startup, inkubator dan komunitas. Secara paralel kegiatan pitching dan speed dating diikuti dengan penuh antusias oleh 35 startup, salah satunya Goop yang berasal dari Hongkong. Meskipun sedikit terkendala komunikasi, namun Jhonatan (CEO Goop) sangat antusias dan tetap bisa menjalin relasi dengan peserta lain. Secara umum kegiatan JSD 2019 berlangsung lancar dan impresif kepada ribuan peserta. “Acara ini melebihi ekpektasi kami selaku panitia. Ternyata banyak peserta yang berasal dari luar Yogyakarta bahkan luar negeri. Meskipun dikelola oleh tim kecil, tidak lebih dari tiga puluh orang panitia, namun rasanya JSD 2019 merupakan acara lokal berasa internasional” Ujar Fathin Naufal selaku ketua penyelenggara saat dikonfirmasi.. ABP Incubator 2020, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.


Recomended Event

Event Talk: IoT in Agriculture and Aquaculture Image

24

Jun 2020

Talk: IoT in Agriculture and Aquaculture

Event Time Icon Time : 09.30 - Selesai WIB
Event Location Icon Location : ABP Office [ Get Direction ]
Event Talk: Developing Skill As iOS Dev In News Department

30

Jun 2020

Talk: Developing Skill As iOS Dev In News Department

Event Time Icon Time : 09.30 - Selesai WIB
Event Location Icon Location : ABP Office [ Get Direction ]
Event Talk: Developing Skill As iOS Dev In News Department

15

Jul 2020

Talk: Membuat Startup Yang Berkelanjutan Meski Pandemi Covid-19 Sekalipun

Event Time Icon Time : 09.30 - Selesai WIB
Event Location Icon Location : ABP Office [ Get Direction ]
Event Talk: Sayur Buah Begairah

30

Jul 2020

Talk: Sayur Buah Begairah

Event Time Icon Time : 09.30 - Selesai WIB
Event Location Icon Location : ABP Office [ Get Direction ]