On Demand Services Startup asal Jogja

On Demand Services Startup asal JogjaBeberapa saat yang lalu saat saya sedang berdiskusi dengan tim pengelola inkubator Amikom terkait perkembangan startup-startup yang kami bina. Muncul suatu topik diskusi yang endingnya adalah komitmen berbagi cerita terkait startup yang kami dampingi, awalnya hanya ditujukan untuk mengisi konten design website yang baru. Namun saya pikir, sekalian aja ditulis di media Medium. Perkembangan startup dalam sebuah negara atau wilayah biasanya dimulai dari berkembangan startup-startup dibidang media, lalu dilanjutkan ke startup di bidang ecommerce baru dilanjutkan dibidang lainnya. Di Indonesia sendiri, setelah era E-commerce dan OTA (Online Travel Agent). Era on demand services dan fintech mulai bermunculan. Banyak startup yang mendapatkan momentum terkait hal ini. Respon pasar terhadap layanan on demand services yang baik membuat salah satu startup asal Yogyakarta juga mendapatkan momentum dan ikut meramaikan industri startup dibidang on demand services. Startup hasil binaan Program Bootcamp dari Inkubator Amikom Business Park yang bernama Hepicar ini, sudah berhasil memperoleh pendanaan pertamanya pada 2019 dengan angka yang cukup fantastis. Dengan pendanaan tersebut mereka telah beroperasi di 3 kota dan meluncurkan aplikasi Hepicar pada Platform Android dan IOS. Hepicar adalah Start up penyedia jasa cuci dan service kendaran on demand. Di kembangkan oleh Nurhidayanto yang memang sudah bertahun-tahun menekuni bisnis dibidang otomotif. Kecintaannya terhadap dunia jasa dan perdagangan bidang otomotif membuat Nurhidayanto keluar dari zona nyaman sebagai pebisnis aki baterai ternama di Jogjakarta dan beralih mengembangkan layanan online bengkel dan cuci mobil Hepicar. Dilihat dari sisi operasional HEPICAR sudah mampu melayani pesanan melalui aplikasi (Android dan IOS), web dan email selama 24/7 non stop. Hepicar memiliki 12 SOP yang berfungsi baik untuk menjalankan operasi. Nurhidayanto selaku founder HEPICAR, mengungkapkan bahwa mereka saat ini sudah mampu memahami bagaimana pola penumbuhan GMV serta bagaimana menggandakan revenue. Berbekal tim yang solid, efektif dan ?expandable? HEPICAR membuka ruang untuk pendanaan lanjutan yang akan mereka gunakan untuk ekspansi ke 9 kota lainnya. Inkubator Amikom Business Park selalu berkomitmen penuh untuk mendukung ecosystem startup di Yogyakarta. Dukungan diberbagai bidang diberikan oleh mereka untuk membantu startup-startup Yogyakarta agar bisa tumbuh dan berkembang ke level yang lebih tinggi. Jadi, jika kamu seorang startup founder dan butuh bantuan untuk membuat startupmu tumbuh lebih cepat, jangan ragu untuk hubungi Inkubator Amikom Business Park atau dikenal juga dengan Inkubator ABP.. ABP Incubator 2020, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Recomended Article

Article Designer Culture To Build Product That People Love

Langkah Kecil Agar UMKM Kita Muncul di Mesin Pencari

Mesin pencari Google UMKM merupakan salah satu usaha yang dapat menyerap tenaga kerja sehingga dapat membantu negara menurunkan angka pengangguran. UMKM dengan peran pentingnya tersebut harus dikenalkan dengan penggunaan teknologi untuk mendulang keberlangsungan yang lebih pasti dengan terus menerima order baik jasa maupun produk. UMKM dapat bersaing di dunia digital agar memiliki prioritas tinggi untuk dipilih oleh calon customer. Teknologi bersama dengan bisnis yang dimiliki dapat saling bersinergi menciptakan cara pemasaran yang modern. Cara yang dapat meningkatkan kemungkinan calon konsumen untuk mengenal dan kemudian menggunakan produk UMKM kita. Pemasaran digital tidak dapat dijauhkan dari penggunaan internet untuk kebutuhan mencari barang atau jasa yang dibutuhkan. Cara yang paling umum digunakan oleh pengguna internet saat ini adalah mencari melalui mesin pencari populer seperti Google. Jika jutaan orang mencari melalui mesin pencari, artinya UMKM sebaiknya bisa masuk dalam orbit pencarian jutaan orang tersebut melalui mesin pencari yang sama, walaupun untuk bisa muncul di mesin pencari tidaklah mudah, tapi bisa. UMKM dapat masuk menjadi jawaban dalam pencarian Google, tanpa harus mempekerjakan staff IT khusus. Langkah-langkah kecil ini mungkin dapat menjadi tips untuk UMKM agar masuk dalam mesin pencari. Pertama adalah membuat sosial media seperti Instagram, youtube, ataupun tiktok. UMKM tidak harus memiliki website khusus untuk produk/jasa yang dimiliki jika UMKM tersebut masih tergolong baru. Sosial media adalah cara yang paling mudah dan gratis untuk dilakukan, karena lebih dari 50% pengguna internet Indonesia sudah bisa menggunakan sosial media. Mesin pencari biasanya akan mencari berdasarkan keyword yang diinputkan oleh calon konsumen kita maka dari itu nama sosial media bisnis kita pun dapat muncul dengan mudah di pencarian google asalkan konten yang ada di dalam sosial media bisnis secara konsisten di update. Langkah kedua yang sangat mungkin dilakukan adalah menulis, menulis disini berarti kegiatan untuk meningkatkan kemungkinan mesin pencari memiliki kecocokan antara keyword dengan tulisan kita. Kita dapat memanfaatkan penyedia blog gratis seperti blogspot, wordpress, maupun medium. Tulisan bisa berupa ulasan-ulasan tentang keunggulan produk maupun tips-tips lain yang berisi soft selling produk kita. Semakin banyak tulisan maka semakin besar pula kemungkinan UMKM kita dapat muncul di mesin pencari. Jika UMKM kita memang tidak ada tim khusus yang menulis, maka dapat bekerjasama dengan penyedia layanan media online. Konten pada sosial media dan blog dapat mendukung UMKM untuk pemasaran digital, namun selain itu UMKM juga dapat mencoba mendaftarkan produk/jasanya di marketplace-marketplace yang banyak digunakan oleh pembeli-pembeli online. Hal yang juga bisa dipasang pada iklan marketplace UMKM adalah copywriting yang…. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Article Designer Culture To Build Product That People Love

Perusahaan Butuh Culture?

Culture atau budaya, dalam kehidupan kita pasti ada budaya budaya yang terbentuk. Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi, diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sekelompok orang, serta diwariskan dari generasi ke generasi.(link sumber) Dalam definisi tersebut dapat kita maknai bahwa culture tidak hanya terbentuk dalam agama maupun adat istiadat, namun juga dalam organisasi profesional seperti perusahaan. Kita sebagai pemimpin perusahaan tidak mungkin membiarkan perusahaan kita berjalan tanpa “cara hidup”. Karyawan yang kita pimpin biasanya menjalankan arahan dari sistem yang kita bentuk. Sistem yang mungkin berbeda-beda setiap perusahaan, namun ada satu hal yang mungkin akan selalu ada yaitu “cara hidup” perusahaan kita. Sebagai contoh: kita memiliki perusahaan digital misalnya sebuah aplikasi X yang didownload di playstore. Demi mencapai target 1.000.000 downloader, kita membuat review dan testimoni “fake” untuk perusahaan kita tersebut. Cara yang seperti contoh diatas mungkin aja berhasil membuat perusahaan kita mencapai target, namun one day hal itu akan sangat berbahaya untuk perusahaan kita. So, ibarat perjalanan hidup, — Tujuan hidup = Target perusahaan — Cara kita mencapai tujuan hidup kita = Sistem atau program perusahaan — Kepercayaan dalam diri kita = culture perusahaan kita Dari analogi itu kita bisa mengambil beberapa point. Jika ada culture dalam perusahaan aplikasi X tadi, pasti perusahaan itu tidak akan mengambil langkah yang salah. contoh culture perusahaan besar: Contoh budaya Gojek link sumber Culture dapat membuat perusahaan kita menjadi: On The Track, Artinya perusahaan kita tidak akan hanya berorientasi pada tujuan namun juga akan memperhatikan “how to” nya, sesuai ga dengan budaya perusahaan kita. Easy to deliver to the team, Dengan adanya budaya perusahaan yang kita bangun, maka kita dapat dengan lebih mudah menyampaikan kepada tim kita tentang bagaimana perusahaan kita harus berjalan. Maka tidak jarang perusahaan-perusahaan besar memiliki kata-kata budaya yang singkat namun bermakna sangat positif, lalu memajangnya di dinding-dinding, yang dimaksudkan agar karyawan dapat dengan mudah mengingat dan meyakininya. Perusahaan butuh culture? ga butuh, tapi butuh banget…. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Article Designer Culture To Build Product That People Love

Mengubah Orang Asing Menjadi Konsumen Paling Loyal di Era Digital

Pagi itu saya ditelepon oleh seseorang berasal dari sebuah hotel di jogja. Beliau mengungkapkan keinginannya untuk menyewa tanaman di UMKM yang saya bangun bersama tim, yaitu plantb.plant. Berawal dari telepon tersebut, hingga kini kami menjadi mitra. Tidak pernah menyangka sebelumnya, seseorang tersebut adalah pemilik hotelnya langsung. Saya dengan pemilik hotel tersebut tidak saling mengenal sebelumnya, internetlah yang mempertemukan kami, Pemilik usaha dengan pencari jasa. Sewa tanaman jogja seperti ini contoh jasa yang saya tawarkan, kami menyewakan tanaman untuk kantor, bulanan: Sumber foto: https://www.instagram.com/plantb.plant/ Cerita singkat saya itu membuat saya sedikit merenung mengenai teori Market Funneling. Bagaimana seseorang yang sebelumnya tidak mengenal perusahaan kita, hingga akhirnya sangat percaya pada jasa yang kita berikan. Perjalanan panjang tersebut akan saya bahas dalam tulisan ini. Saya belum memiliki platform seperti website khusus, namun saya melakukan hal sederhana yang saya implementasikan untuk mengoptimasi internet. Tahapan dalam market funnel tersebut adalah: Awareness, ini adalah tahap pertama dimana seseorang dari belum mengetahui sama sekali tentang usaha kita. Pemilik usaha perlu untuk membuat edukasi-edukasi untuk mengenalkan produk atau jasa yang kita miliki. Era digital seperti ini memiliki keunggulan yang memudahkan pemilik usaha untuk membuat konten soft selling kepada calon konsumen, sebaliknya calon konsumen juga memiliki kemudahan untuk mencari dan membandingkan vendor yang cocok dengan mereka. pada tahap ini pemilik usaha dapat membuat konten-konten digital di sosial media, media online ataupun website. Consideration, ketika seseorang sudah mulai mengetahui ataupun menyadari keberadaan usaha kita, maka mereka akan berpindah pada tahapan selanjutnya yaitu consideration. pada tahap ini calon konsumen akan memikirkan dengan matang, mencari informasi ke-profesional-an usaha kita dari berbagai sumber, oleh karena itu untuk bisa memastikan kita memenangkan hati calon konsumen, kita perlu membuat agar usaha kita terlihat sangat profesional. Bisa dengan cara membuat website/landing page, membuat wadah testimoni positif dari konsumen yang sudah lebih dulu menggunakan jasa kita, dan yang paling penting adalah keramahan agar customer experience yang baik dapat tercapai. Evaluation, Calon konsumen yang tadinya masih berpikir panjang sekarang akhirnya memilih untuk mencoba menggunakan. Tahap ini penting, karena jika memang layanan kita tidak layak untuk dipakai, maka selesai. Calon konsumen tidak akan menjadi konsumen. Kekecewaan pada masa trial ini yang membuat mereka akan menghentikan tahapan. Hal yang perlu kita lakukan jika calon konsumen sudah sampai sejauh ini adalah menjaga agar kualitas layanan kita sesuai dengan yang mereka harapkan. Adoption, Yay!! selamat!! yang tadinya masih calon konsumen sekarang sudah menjadi konsumen. Kita boleh senang, namun tetap berhati-hati untuk tetap…. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Article Designer Culture To Build Product That People Love

The Power of Volunteering

Pic.1 Materi Sharing Kekuatan Sukarela Volunteer atau sukarelawan bukan hanya ada ketika ada bencana alam, namun di dunia perkuliahan menjadi volunteer adalah hal yang mungkin dilakukan. Kuliah yang cukup membutuhkan waktu, membuat mahasiswa harus fokus menjadi mahasiswa yang baik. Kriteria mahasiswa yang baik untuk satu orang dengan orang yang lain mungkin saja berbeda. Ada yang mengikuti kuliah dan lulus tepat waktu, itu sudah memenuhi kriteria mahasiswa yang baik. Beberapa mahasiswa merasa menjadi mahasiswa yang baik sudah cukup, namun ketika menjadi mahasiswa Universitas Amikom, semua mahasiswa dikenalkan dengan istilah “Manusia Unggul” dimulai dari “Mahasiswa Unggul”. Pengetahuan mahasiswa unggul didapatkan saat pertama kali menjadi mahasiswa di Amikom. Salah satu kriteria untuk menjadi mahasiswa unggul adalah ketika IQ, EQ, dan SQ tinggi. IQ berhubungan dengan kemampuan intelektual dari seorang mahasiswa. EQ adalah tentang kemampuan mahasiswa mengendalikan emosi, dan SQ adalah tentang kemampuan mahasiswa dalam bertaqwa kepada Tuhan. Ketiga kriteria tersebut diajarkan dengan jelas dan berkesan dalam perkuliahan. Mahasiswa unggul yang tercermin dari mahasiswa Amikom adalah ketika ada suatu kesempatan rekrutmen untuk mahasiswa yang ingin mengasah kriteria kecerdasan dengan bergabung menjadi volunteer. Volunteer dalam hal apapun, hal positif yang mengkonkritkan kontribusi mahasiswa menjadi mahasiswa unggul. Langkah menjadi volunteer adalah langkah besar untuk menjadi bukan hanya mahasiswa yang baik melainkan menjadi mahasiswa unggul. Kesempatan menjadi volunteer di Amikom terbuka lebar untuk mahasiswa. Seperti suatu inkubator startup bernama Amikom Business Park (ABP) misalnya, membuka program volunteer untuk mahasiswa. Bukan gaji yang akan didapatkan, namun manfaat lain yang lebih abadi, yaitu pengalaman. “The more we give, the more we get” tagline itu menjadi benar-benar ada ketika mahasiswa menjadi volunteer. Semakin ikhlas maka semakin banyak manfaat yang didapat. ABP memberi kesempatan bagi siapapun untuk mendapat pengalaman bekerja, berkontribusi membangun ekosistem entrepreneurship di Jogja. Kesempatan yang terbuka misalnya menjadi graphic designer, video content creator, event manager, dan bahkan dalam hal sosial media marketing. Menurut volunteer yang sudah lulus, ada beberapa diantara mereka yang menjadi pengusaha sukses di usia muda, dan juga banyak juga yang dicari untuk bekerja secara profesional di startup sebelum mereka lulus. Satu langkah lebih maju dibanding mahasiswa yang lain. Ilmu pengetahuan yang benar-benar terbukti dipraktekan saat menjadi volunteer berubah menjadi skill yang bernilai. Skill adalah hal yang menjadi nilai tambah seorang mahasiswa untuk dipilih, dibandingkan calon profesional lain. Selain skill yang akan didapatkan, menjadi volunteer juga membuka tali silaturahmi menjadi lebih lebar, bahasa yang lebih keren adalah network yang dimiliki menjadi lebih luas. Circle atau lingkungan…. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.


Recomended Event

Event Talk: IoT in Agriculture and Aquaculture Image

24

Jun 2020

Talk: IoT in Agriculture and Aquaculture

Event Time Icon Time : 09.30 - Selesai WIB
Event Location Icon Location : ABP Office [ Get Direction ]
Event Talk: Developing Skill As iOS Dev In News Department

30

Jun 2020

Talk: Developing Skill As iOS Dev In News Department

Event Time Icon Time : 09.30 - Selesai WIB
Event Location Icon Location : ABP Office [ Get Direction ]
Event Talk: Developing Skill As iOS Dev In News Department

15

Jul 2020

Talk: Membuat Startup Yang Berkelanjutan Meski Pandemi Covid-19 Sekalipun

Event Time Icon Time : 09.30 - Selesai WIB
Event Location Icon Location : ABP Office [ Get Direction ]
Event Talk: Sayur Buah Begairah

30

Jul 2020

Talk: Sayur Buah Begairah

Event Time Icon Time : 09.30 - Selesai WIB
Event Location Icon Location : ABP Office [ Get Direction ]