Perjalanan dalam berusaha untuk tetap berada di lingkungan yang positif

Perjalanan dalam berusaha untuk tetap berada di lingkungan yang positifSeorang motivator terkenal bernama Jim Rohn (Mentor dari Anthony Robbins) berkata “You are the average of the five people you spend the most time with”. Saya bersama 24 penerima Australia Award Scholarship lainnya. (Sydney, 2018) Apa yang diungkapkan oleh Jim Rohn pada kalimat pembuka pada artikel ini menggambarkan betapa besarnya pengaruh lingkungan dalam menentukan keberhasilan seseorang mencapai tujuan hidupnya. Kualitas diri kita merupakan hasil dari nilai rata-rata kualitas 5 orang terdekat kita. Dalam ajaran Agama Islam juga ada hadist yang mengatakan bahwa “Barang siapa menyerupai suatu kaum maka ia termasuk bagian dari mereka”. Yang pointnya juga sama, mengingatkan kita akan besarnya pengaruh lingkungan. John C. Maxwell dalam bukunya yang berjudul Winning with People: Discover the People Principles that Work for You Every Time, juga mengatakan hal serupa. “People can be the wind beneath our wings or the anchor on our boat.” Dia mengatakan bahwa ada dua tipe orang di Dunia ini. Pertama, mereka yang menjadi “angin di bawah sayapmu” (wind beneath your wings), yang mampu membuat kita terbang lebih tinggi. Mereka mendorong kita untuk terus maju dan berkembang. Namun ada juga tipe kedua yaitu mereka yang menjadi “jangkar bagi kapalmu” (anchor on your boat). Mereka akan membuat kapal kita kandas. Untuk itulah kita harus berhati-hati, kadang-kadang tanpa kita sadari, kehadiran para jangkar ini justru membuat kita sulit untuk berkembang. Pada intinya semua tokoh di atas mempunyai kesamaan pandangan bahwa lingkungan memiliki pengaruh yang sangat besar dalam perjalanan hidup seseorang. Saya pun meyakini dua faktor terbesar yang menentukan kesuksesan seseorang adalah lingkungan dan mindset. Dua hal ini menurut saya bagaikan dua mata uang yang tak terpisahkan. Jika kita berada di lingkungan yang baik, maka mindset kita juga menjadi lebih mudah terdorong untuk lebih positif. Jika mindset kita sudah positif, kita juga akan menjaga diri untuk tetap berada di lingkungan positif. Mungkin itu adalah bentuk Continuous Improvement, iterasi yang tidak ada habisnya. Dalam bahasa Jepang sering disebut dengan istilah Kaizen. Pada artikel saya sebelumnya yang berjudul Define Our Purpose of Life Earlier , saya bercerita bahwa saya termasuk salah satu orang yang terlambat untuk menentukan purpose of life saya. Namun dari pada menyesalinya, saya memilih untuk bersyukur. Saya bersyukur karena masih diberikan waktu untuk menyadarinya, sesungguhnya apapun keadaannya kita masih tetap bisa bersyukur. Terlambat menentukan purpose of life biasanya juga berakibat pada terlambatnya memilih lingkungan yang tepat. Namun meski begitu, saya akan coba bagikan point-point dalam perjalanan hidup saya yang bisa disikapi…. ABP Incubator 2020, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Recomended Article

Article Designer Culture To Build Product That People Love

STARTUP TALK#64 “IDEA GENERATION”

Hallo sobat Abp! Kemampuan berimajinasi dan berpikir seseorang mampu menciptakan sebuah gagasan atau ide. Ide yang dimiliki oleh setiap orang berbeda-beda tergantung dengan latar belakang personal dari orang tersebut, baik dari pengalaman maupun lingkungannya. Dengan begitu tindakan yang dipilih akan berbeda-beda sesuai dengan kemampuan masing-masing. Masih banyak orang yang memiliki banyak ide akan tetapi tidak mampu merealisasikannya. Akan lebih baik jika memiliki sebuah ide, kemudian dapat mengeksekusi ide tersebut supaya dapat ditampilkan kepada orang lain. Dengan adanya tindakan-tindakan tersebut kemudian nantinya akan menimbulakan sebuah pemikiran baru atau yang dikenal dengan Idea Generation. Pada event Startup Talk Online Edition yang rutin diadakan oleh ABP Incubator kali ini mengundang salah satu narasumber yaitu Agra Locita beliau menjabat sebagai Marketing dan Program Manager PT Aseli Dagadu Djokdja. . Beliau menjelaskan lebih mengenai berbagai cara pemikiran dan perilaku setiap orang. Startup Talk ini merupakan event yang terbuka untuk umum yang sekaligus bisa menjadi wadah untuk memberikan panggung bagi para pelaku Industri Digital di Yogyakarta untuk sharing tentang pengalamannya. Startup Talk Online Editon yang diselenggarakan pada tanggal 10 Oktober 2020 merupakan Startup Talk yang ke-64, dengan mengangkat pembahasan “Idea Generation”. Dari pembahasan tersebut menejelaskan bahwa Idea Generation merupakan tindakan membentuk ide untuk memiliki pemikiran baru. Pembicara pada Startup Talk kali ini banyak menyampaikan mengenai berbagai macam karakter, cara belajar, dan latar belakang pada setiap orang itu berbeda-beda. Setiap orang dibagi menjadi dua orang yang mempunyai karakter yang berbeda-beda. Didalam dua karakter tersebut terdapat berbagai macam karakter seperti Dominance, Influencing, Cautious, dan Stabilizing. Nah, selain berbeda dalam karakter, setiap orang juga berbeda dalam cara belajar. Seperti yang disampaikan oleh pembicara, bahwa setiap orang itu memiliki cara belajar yang berbeda-beda. Ada tiga hal cara belajar yang disampaikan yang pertama belajar berdasarkan visual yaitu belajar dengan cara melihat dan memahami melalui gambar, yang kedua belajar berdasarkan mendengarkan yaitu belajar dengan cara mendengarkan, yang ketiga belajar berdasarkan meraba yaitu belajar dengan cara memegang dan merasakan teksturnya. Selain dari tiga hal tersebut, ada juga tipe-tipe belajar setiap orang seperti Naturalist, Spatial, Linguistic, Intrapersonal, Interpersonal, Musical, Logical- mathematical dan Bodily kinesthetic. Nah, dengan adanya acara ini yuk bersama-sama mendaftar dan hadir dalam acara Startup Talk berikutnya pada tanggal 24 Oktober 2020. Guna menambah ilmu dari pengalaman para pembicara. Dan jangan sampai ketinggalan info-info dari Abp Inkubator dengan cara mengikuti kami di : Instagram : @abpincubator YouTube : abp incubator Spotify : Abpodcast. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Article Designer Culture To Build Product That People Love

STARTUP TALK #63: “Peran Edtech startup untuk pendidikan di era pandemi”

Halo sobat Abp! Saat ini di Indonesia banyak Endtech-endtech bermunculan seiring berkembangnya teknologi. Kemunculan banyaknya Endtech ini merupakan sebuah dorongan para pelaku startup dalam melakukan inovasi dibidang edukasi dalam membantu proses pembelajaran. Setelah diputuskannya pandemi secara nasional, semua sektor pendidikan di Indonesia dilarang untuk melakukan proses pembelajaran secara tatap muka. Hal ini untuk mencegah penyebaran COVID-19 semakin bertambah dan menyebar luas. Sehingga pemerintah mengalihkan pembelajaran baik siswa dibangku sekolah maupun mahasiswa dibangku kuliah secara daring. Pada event Startup Talk Online Edition yang rutin diadakan oleh ABP Incubator kali ini mengundang salah satu narasumber yaitu Defi Ariyani, beliau menjabat sebagai Bisnis Development dan Marketing di Widya Edu. Beliau menjelaskan lebih mengenai peran yang dilakukan oleh Endtech startup dalam menanggapi permasalahan pendidikan di era pandemi saat ini. Startup Talk ini merupakan event yang terbuka untuk umum yang sekaligus bisa menjadi wadah untuk memberikan panggung bagi para pelaku Industri Digital di Yogyakarta untuk sharing tentang pengalamannya. Startup Talk Online Editon yang diselenggarakan pada tanggal 26 September 2020 merupakan Startup Talk yang ke-63, dengan mengangkat pembahasan “Peran Endtech Startup untuk Pendidikan di Era Pendemi”. Dari pembahasan tersebut menejelaskan bahwa Widya Edu hadir untuk memecahkan persoalan masalah yang muncul dibidang edukasi atau pendidikan .Widya Edu lahir di era pandemi sebagai salah satu Endtech Startup di Indonesia yang memudahkan para pelaku pendidikan baik Pengajar maupun Pelajar. Platform pembelajaran ini disertai dengan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang merupakan salah satu keunggulannya. Widya Edu menggunakan AI Face Recognition Presence Attandance dalam melakukan presensi kehadiran para pesertanya. Keunggulan ini menjadikan supaya bisa mendisplinkan para pesertanya. Widya Edu memberikan beberapa penawaran pelayanan seperti, Live Interactive Class & Private, Learning with Tutors (Marketplace), Learning Management System, Learning Content Materials, dan mengadakan Try Out, Quiz, and Consultation yang mampu menunjang para penggunanya. Hingga saat ini Widya Edu sudah memiliki 1500 pengguna yang tersebar diseluruh Indonesia. Dari beberapa user sudah merasa puas dengan menggunakan platform Widya Edu. Mereka merasa lebih terbantu dengan kehadiran platform ini. Nah, dengan adanya acara ini yuk bersama-sama mendaftar dan hadir dalam acara Startup Talk berikutnya pada tanggal 17 Oktober 2020. Guna menambah ilmu dari pengalaman para pembicara. Dan jangan sampai ketinggalan info-info dari Abp Inkubator dengan cara mengikuti kami di : Instagram : @abpincubator YouTube : abp incubator Spotify : Abpodcast. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Article Designer Culture To Build Product That People Love

Startup Talks 48

Sleman — Amikom Business Park (ABP) Inkubator kembali melaksanakan Startup Talks (Sabtu, 1/2). Mengambil tema Implementasi Artificial Intelegent dan Big Data di Indonesia dan mengundang Ibnu Abdissalam, selaku Head of Solusi247 Yogyakarta membuat peserta begitu antusias. Ibnu mengungkapkan Solusi247 sudah dari tahun 2012 fokus dalam sistem big data. Revolusi industry 4.0 membuat bigdata, Internet of the Thinks (IoT), Internet of the City (IoC), serta Artificial Intelegent (AI) akan menjadi global trend. AI sebenarnya produk lama yang ada dalam jurnal penelitian, namun baru bisa dikembangkan karena dunia sedang dalam pembaharuan teknologi. “Sekarang Indonesia sedang pakai 4G LTE, tapi Korea Selatan sudah menjajaki sistem 5G”, ucap Ibnu. Pembaruan teknologi sangat cepat terjadi, jika tidak mengikuti pasti tertinggal. Pembaruan teknologi, juga mendorong terciptanya pengembangan teknologi. Misal adanya google assistant, sangat membantu pengguna smart phone saat ini. Itu salah satu contoh penerapan sederhana dari AI. Ibnu juga mengungkapkan, teknologi AI bisa diterapkan dalam aspek kesehatan di rumah sakit. “AI bisa juga diterapkan dalam membantu suster atau perawat dalam menulis diagnosa pasien. Dulu perlu waktu dalam menulis diagnosa, namun dengan AI bisa diatasi dengan singkat”, ucap Ibnu. Selain itu AI bisa juga di integrasikan dengan Big Data dalam mendeteksi penyakit untuk pasien. Hal itu sudah dilakukan di China, dan bukan tidak mungkin juga diterapkan di Indonesia. “Jadi AI kedepannya mungkin bisa menjadi rules untuk membantuk para dokter dalam bertugas”, ucap Ibnu. Ibnu menambahkan, pada dasarnya data itu sama tapi memang dari size yang berbeda, yang membedakan adalah teknik, tools, dan arsitekturnya. “Movement tradisional teknis nantinya sudah tidak akan dipakai, industri akan beralih ke sistem yang cepat dan akurat”, ucap Ibnu. Data yang di-generate saat ini sudah susah jika dikerjakan dengan teknis tradisional, karena membutuhkan biaya yang sangat besar. “Movement big data sistemnya jika ada aplikasi bertemu dengan internet dan didukung oleh GPS maka akan menghasilkan data yang besar”, tambah Ibnu. Sebagai contoh, ada sekian grup WA jika semua aktif dan saling bertukar data misal foto atau video pasti akan memperlambat kinerja smart phone. Bisa juga dengan aplikasi ojek online, saat menyalakan GPS maka akan berpengaruh pada tingkat batrey yang berkurang. Semua hal tersebut disebabkan alur data generate yang tinggi dan mempengaruhi kinerja smart phone. Red. wah. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Article Designer Culture To Build Product That People Love

STARTUP TALK #62: “Membangun dan Mengelola Studio Desain Grafis”

Hallo sobat Abp! Sebagai salah satu bagian dari industri kreatif, di Indonesia sendiri desain grafis mengalami perkembangan yang pesat dan meluas. Kebutuhan desain grafis saat ini bukan hanya menjadi kebutuhan para pelaku usaha di bidang kreatif saja, akan tetapi hampir semua bidang industri membutuhkan ide kreatif dari para desainer grafis. Dengan terbukanya peluang usaha desain grafis ini, para desainer grafis dapat memanfaatkan keahliannya untuk menciptakan suatu bisnis kreatif dengan membangun sebuah studio grafis. Nah, pada kesempatan kali ini ABP Incubator mengadakan event Startup Talk Online Edition yang rutin diadakan setiap 2 minggu sekali. Pada event ini ABP mengundang seorang narasumber yang ahli dan kompeten dalam bidang desain grafis. Yaitu, Rizki Kurniawan Darsono selaku Founder INIPAGI. Beliau akan menjelaskan lebih mengenai apa saja yang perlu di persiapkan sebelum membangun Studio Desain Grafis. Starup Talk ini merupakan event yang terbuka untuk umum yang sekaligus bisa menjadi wadah untuk memberikan panggung bagi para pelaku Industri Digital di Yogyakarta untuk sharing tentang pengalamannya. Event Startup Talk Online Editon yang diselenggarakan pada tanggal 12 September 2020 merupakan Startup Talk yang ke-62 dengan mengangkat tema “Membangun dan Mengelola Studio Desain Grafis”. Dari tema tersebut ada 7 hal penting yang disampaikan oleh pembicara dalam membangun dan mengelola studio desain grafis yaitu pendiri, kerjaan, pemasaran, keuangan, visi, tim, dan budaya. Dalam membangun studio desain grafis bisa didirikan dengan dua cara, yaitu secara sendiri dan secara bersama-sama. Dari kedua cara tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Apabila studio itu didirikan secara sendiri, maka akan lebih mudah menjalankannya. Akan tetapi ketika kebuntuan ide, maka akan ditanggung sendiri permasalahan dalam pekerjaan. Sedangkan apabila membangun studio secara bersama-sama, maka ide yang muncul dilakukan secara bersama-sama, dan akan lebih mudah dalam mengerjakan pekerjaan karena dapat dibagi-bagi. Nah, dengan adanya acara ini yuk bersama-sama mendaftar dan hadir dalam acara Startup Talk berikutnya pada tanggal 3 Oktober 2020. Guna menambah ilmu dari pengalaman para pembicara. Dan jangan sampai ketinggalan info-info dari Abp Inkubator dengan cara mengikuti kami di : Instagram : @abpincubator YouTube : abp incubator Spotify : Abpodcast. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.


Recomended Event

Event Talk: IoT in Agriculture and Aquaculture Image

24

Jun 2020

Talk: IoT in Agriculture and Aquaculture

Event Time Icon Time : 09.30 - Selesai WIB
Event Location Icon Location : ABP Office [ Get Direction ]
Event Talk: Developing Skill As iOS Dev In News Department

30

Jun 2020

Talk: Developing Skill As iOS Dev In News Department

Event Time Icon Time : 09.30 - Selesai WIB
Event Location Icon Location : ABP Office [ Get Direction ]
Event Talk: Developing Skill As iOS Dev In News Department

15

Jul 2020

Talk: Membuat Startup Yang Berkelanjutan Meski Pandemi Covid-19 Sekalipun

Event Time Icon Time : 09.30 - Selesai WIB
Event Location Icon Location : ABP Office [ Get Direction ]
Event Talk: Sayur Buah Begairah

30

Jul 2020

Talk: Sayur Buah Begairah

Event Time Icon Time : 09.30 - Selesai WIB
Event Location Icon Location : ABP Office [ Get Direction ]