Kehadiran AI dalam Dunia Pendidikan

Kehadiran AI dalam Dunia Pendidikan

Saat ini, ketika teknologi dan AI semakin menjadi bagian dari masyarakat kita, kehidupan sehari-hari pasti akan terpengaruh. Apakah itu baik atau buruk, itu adalah keputusan kalian, tetapi AI merevolusi cara siswa belajar di sekolah, perguruan tinggi, dan universitas, (dan sepertinya tidak ada jalan untuk kembali). Namun, di tengah-tengah algoritma dan analisis data, sangat penting untuk mengingat aspek manusia dalam pendidikan. AI dapat meningkatkan pendidikan, namun tidak dapat menggantikan empati, kreativitas, dan pemikiran kritis yang diberikan oleh pengajar dan interaksi antar manusia. Dengan implementasi yang cermat dan komitmen yang teguh untuk mencapai tujuan pendidikan, kita dapat membuka jalan bagi lingkungan belajar yang lebih inklusif, inovatif, dan berdampak bagi para pelajar di berbagai tingkat pendidikan.


Potensi Penggunaan AI dalam Pendidikan

Pemanfaatan sebagai Asisten Pengajar
AI dapat membantu tugas-tugas tertentu yang memungkinkan pengajar atau pendidik untuk memiliki lebih banyak interaksi dengan rekan-rekan dan siswa mereka. Beberapa penggunaan AI termasuk menangani aktivitas seperti perencanaan pelajaran, membuat materi khusus, merancang lembar kerja, membuat kuis, dan mengeksplorasi pendekatan pengajaran yang berbeda untuk topik akademis yang menantang. Selain itu, AI juga dapat memberikan saran kepada pengajar atau pendidik untuk memenuhi kebutuhan siswa, mendukung mereka dalam penilaian diri, persiapan, dan peningkatan praktik mengajar mereka.

Pembelajaran Adaptif
Perusahaan seperti Pearson, Knewton, Ruangguru, edX menyediakan platform yang dapat menyesuaikan aktivitas dan konten pembelajaran dengan cepat. Umpan balik instan dari penilaian berkelanjutan membantu meningkatkan pendekatan sistem untuk tugas berikutnya. Dengan menganalisis data, algoritma AI mengidentifikasi metode pengajaran terbaik untuk setiap pelajar.

Penilaian Otomatis
Melalui penilaian otomatis, sistem AI memungkinkan para pendidik untuk lebih fokus dalam berinteraksi dengan siswa. Kuis dan tes yang terdiri dari pertanyaan pilihan ganda dapat dengan cepat dan mudah dinilai melalui AI. Dengan penilaian otomatis, subjektivitas dan bias, umpan balik/penjelasan yang buruk, dan jumlah waktu yang dihabiskan dapat dikurangi atau bahkan dihilangkan.

Bimbingan Belajar dengan Kecerdasan Buatan
Sistem bimbingan belajar ini biasanya difokuskan pada satu mata pelajaran, seperti sains, matematika, atau sejarah, untuk meniru interaksi yang dipersonalisasi yang dilakukan seseorang dengan seorang pendidik. Saat ini, beberapa contoh dari sistem bimbingan belajar cerdas ini adalah Khan Academy's Khanmigo, Alison, Coursera yang membantu mata pelajaran yang telah disebutkan sebelumnya, dan Duolingo Chatbot, SquLine.com yang dapat membantu pengguna berbicara dalam bahasa seperti Spanyol, Prancis, dan Italia hingga berbagai bahasa lainnya dengan lancar.

Pemanfaatan sebagai Asisten Administrasi
Administrator sekolah dapat menggunakan AI untuk membuat berbagai jenis cara berkomunikasi dengan orang tua dan siswa melalui buletin dan dokumen keterlibatan masyarakat. Selain itu, AI dapat membantu tugas-tugas seperti penjadwalan kelas, transportasi, atau bahkan acara sekolah untuk siswa. ChatGPT mampu melakukan analisis kontrol kualitas, yang dapat berguna untuk mengevaluasi lingkungan sekolah hingga universitas dan temuan survei.


Kekurangan AI dalam Pendidikan

Aksesibilitas
Karena tidak semua siswa mungkin tidak memiliki komputer atau akses internet, AI mungkin tidak dapat diakses oleh semua siswa. Kesenjangan teknologi ini dapat memengaruhi bagaimana siswa dari berbagai latar belakang sosial ekonomi mengalami pembelajaran di lingkungan kelas. Siswa mungkin menghadapi tantangan belajar dan akses terbatas ke materi yang diperlukan, yang berarti mereka mungkin kesulitan menyelesaikan pekerjaan rumah, tertinggal, dan menerima nilai yang lebih rendah. Ketika teknologi dan AI menjadi bagian yang lebih besar dalam kehidupan sehari-hari, semakin penting bahwa semua teknologi dapat diakses oleh semua siswa di kelas dan di rumah.

Kecurangan
Baik untuk tugas pekerjaan rumah atau esai, siswa mungkin menggunakan AI untuk membantu mereka menyelesaikan tugas-tugas ini. Dengan pendeteksi penulisan AI seperti TurnItIn dan GPTZero yang digunakan oleh perguruan tinggi, universitas, dan sekolah menengah, penggunaan tulisan yang dihasilkan AI dalam esai dapat memiliki efek yang merugikan karena dianggap sebagai plagiarisme, dan hal ini dapat menyebabkan penerimaan siswa di perguruan tinggi dibatalkan atau nilai otomatis nol dan tindakan disipliner untuk siswa sekolah menengah. Selain itu, siswa yang menggunakan AI untuk mengerjakan tugas mereka mungkin tidak mempelajari konten dan keterampilan yang mereka butuhkan.

Kurangnya Interaksi Sosial
Chatbot AI ini meniru interaksi manusia, tetapi tidak memiliki kemampuan untuk benar-benar memahami apa yang dikatakan orang, sehingga menghasilkan pertukaran yang tidak berarti yang dapat membuat individu merasa kesepian. Dalam lingkungan belajar, ada risiko bahwa siswa mungkin kurang berinteraksi dengan teman sekelas dan pengajar karena mereka menghabiskan lebih banyak waktu dengan AI. Ketika orang merasa terputus dari kelompok sosial mereka karena menghabiskan lebih banyak waktu dengan kecerdasan buatan yang tidak memiliki emosi, mereka mungkin mengalami kemurungan, kecemasan, dan kesepian.

Ketergantungan berlebihan
Terlalu bergantung pada teknologi AI dapat menimbulkan risiko bagi siswa dan pengajar. Bagi siswa, ketergantungan yang berlebihan dapat menghambat pembelajaran dan cara mereka menggunakan keterampilan pemecahan masalah dan berpikir kritis untuk menyelesaikan tugas. Bagi pengajar, mereka dapat mengalihkan waktu mereka ke hal lain karena AI dapat menghasilkan rencana pelajaran dengan cepat. Akibatnya, pengajar mungkin tidak meluangkan waktu untuk membuat atau meninjau rencana pelajaran untuk memenuhi kebutuhan siswa dan mungkin tertarik untuk menggunakan rencana pelajaran yang dibuat oleh AI sebagai gantinya.

Recomended Article

Article Designer Culture To Build Product That People Love

Startup Talk #122: “Mengembangkan Ide Produk yang Menarik Bagi Pasar dan Investor”

Halo Sobat ABP! Mengawali pekan pertama di Juni 2024 (Sabtu, 08/06/2024) Startup Talk #122 kembali hadir dengan mengangkat tema mengenai “Mengembangkan Ide Produk yang Menarik Bagi Pasar dan Investor”. Startup Talk kali ini tentunya diisi oleh seseorang yang sudah ekspert di bidangnya yaitu Yasa Agung Nugroho yang merupakan CEO sekaligus Founder dari Xerpihan Kata Digital.Xerpihan adalah startup di bidang teknologi bahasa yang berasal dari Indonesia. Berdiri sejak September 2020, Xerpihan berfokus mengembangkan sebuah alat berupa audio-to-text dan aplikasi writing assistant untuk bahasa Indonesia dan Inggris berbasis Artificial Intelligence. Melalui Startup Talk #122 ini, Mas Yasa memaparkan beberapa poin pembahasan, di antaranya yaitu mengenai product-market fit dan product-investor fit dalam mengembangkan produk yang menarik bagi pasar dan investor. Pokok pembahasan kali ini adalah bagaimana mencari impact atau dampak yang diberikan dari produk yang dikembangkan. Product-Market Fit Mas Yasa menuturkan bahwa product-market fit adalah titik di mana sebuah produk yang telah dikembangkan dan ditawarkan ke pasar mampu memenuhi kebutuhan konsumen dengan tepat. Dengan kata lain, product-market fit terjadi ketika produk yang ditawarkan bisnis sangat diminati oleh pasar. “Jika sebuah produk sudah mencapai tahap ini artinya produk itu sudah menemukan target pemasaran yang sangat tepat,” tutur Mas Yasa. Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwasanya ada beberapa variabel utama yang harus diperhatikan dalam membangun product-market fit, di antaranya: Memahami model bisnis: Persiapkan dengan baik model bisnisnya. Tujuannya tentu agar bisnis yang dibangun tidak salah jalan, target pasar, dan strategi dalam memasarkannya.Memahami industri startup: Beliau menuturkan bahwa perlu untuk memahami industri yang menjadi target serta memahami impact yang diberikan. Beliau juga menuturkan bahwa impact yang digabungkan dengan teknologi akan menciptakan hasil yang memuaskan. “Impact first, apps later,” ungkap Mas Yasa.Tech-enabled: Teknologi yang digunakan harus bisa diintegrasikan dalam model bisnisnya dan teknologi yang menjadi target juga harus sesuai. Product-Investor Fit Bagaimana cara memulai perjalanan dalam menciptakan produk yang cocok untuk investor? “Perjalanan awalnya adalah mengikuti banyak event, bertemu investor, dan bertemu banyak orang dari berbagai pihak,” ungkap Mas Yasa. Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwasanya product-investor fit bersifat lebih dinamis karena berdasarkan dari pengalaman secara langsung. Ada beberapa variabel utama yang harus diperhatikan dalam menciptakan produk yang cocok untuk investor, di antaranya: Tren terkini: Memahami tren terkini merupakan langkah krusial bagi startup untuk menarik minat investor. Investor mencari peluang yang menjanjikan dan inovatif, sehingga startup perlu menunjukkan bahwa produk mereka selaras dengan tren pasar yang sedang berkembang.Proyeksi keuangan: Investor ingin melihat gambaran jelas tentang potensi profitabilitas dan keberlanjutan bisnis startup. Proyeksi keuangan yang meyakinkan, termasuk perkiraan pendapatan, biaya, dan keuntungan, akan membantu investor menilai kelayakan investasi dan potensi return on investment (ROI) mereka.Impact: Memiliki dampak yang signifikan, baik secara sosial maupun lingkungan, dapat menjadi daya tarik bagi investor yang ingin mendukung perusahaan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Setelah pemaparan dari pembicara, sesi selanjutnya merupakan sesi QnA. Beberapa peserta cukup interaktif bertanya kepada pembicara mengenai pengembangan produk pada startup. Serta ada pertanyaan menarik pada sesi tersebut “Bagaimana cara meyakinkan investor untuk investasi di startup kita?” Dalam kesempatan itu juga dijawab langsung oleh Mas Yasa. Beliau mengatakan “Jawabannya adalah rekam jejak. Bisa dilihat dari dua hal, seberapa sering kita bertemu dengan investor atau divalidasi oleh sebuah program,” jawab Mas Yasa di sesi QnA dengan peserta Stratup Talk #122. Secara keseluruhan, acara pada Sabtu pekan pertama Juni ini berjalan sangat mengesankan. Startup Talk #122 juga disambut dengan baik oleh para peserta. Hal ini terbukti dengan antusiasme peserta dalam menanggapi serta bertanya terkait pengembangan produk pada startup. Dengan antusiasme peserta yang sangat tinggi ini, Startup Talk #122 kali ini menjadi lebih interaktif. Gimana? Pembahasan yang sangat mengesankan, bukan? Nah, kamu juga bisa datang ke acara Startup Talk selanjutnya, lho. Ke depannya, akan ada Startup Talk lainnya yang diadakan di Basement Unit 5, Universitas Amikom Yogyakarta, tepatnya di ruang seminar ABP Incubator. Jangan lupa ajak teman-temanmu juga, ya. Sampai jumpa di Startup Talk selanjutnya!

Article Designer Culture To Build Product That People Love

Nggak Hanya Karyawan, Jadi Mahasiswa Juga Bisa Dapat Penghasilan! Ini dia 5 Tips Jitu Raup Penghasilan Tambahan

Pernah nggak sih kamu sebagai mahasiswa merasakan uang saku yang mulai menipis di akhir bulan? Apalagi.. kalau kebutuhan pribadi yang harus selalu dipenuhi. Tak heran, banyak mahasiswa yang mencari cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Mungkin, kamu salah satunya.. Kabar baiknya, di era digital ini, ada banyak peluang untuk mahasiswa yang ingin menambah pundi-pundi rupiah, lho! Tak hanya menguntungkan finansial, beberapa cara ini juga bisa menambah pengalaman dan memperluas jaringan pertemanan. Penasaran? Yuk, simak beberapa tips jitu hasilkan cuan sembari kuliah berikut ini: 1. Jual Keahlianmu dengan Menjadi Freelancer Kamu punya bakat menulis, desain grafis, atau jago ngoding? Manfaatkan keahlianmu itu untuk menjadi freelancer! Saat ini, banyak platform online yang menghubungkan freelancer dengan klien yang membutuhkan jasa mereka. Beberapa platform populer seperti Fiverr, Upwork, dan Sribulance bisa menjadi pilihan untuk memulai. Kamu bisa menawarkan berbagai layanan seperti penulisan artikel, pembuatan konten media sosial, desain logo, web development, dan masih banyak lagi.   2. Bangun Personal BrandingDi era digital ini, personal branding menjadi semakin penting, tak terkecuali bagi para mahasiswa. Personal branding dapat diartikan sebagai upaya membangun citra diri yang positif dan profesional di mata orang lain. Ini menyebabkan kamu memiliki reputasi yang tentunya bisa kamu kembangkan untuk menambang penghasilan.   3. Bekerja Part Time Nah, ini yang paling banyak dicari mahasiswa. Banyak kafe, restoran, atau toko yang membutuhkan karyawan part-time untuk membantu melayani pelanggan. Kamu bisa mencari pekerjaan part-time yang sesuai dengan jadwal kuliahmu.   4. Jualan Online: Manfaatkan Platform Digital untuk Raup Keuntungan Di era digital ini, siapapun bisa menjadi pengusaha. Mahasiswa pun tak terkecuali. Dengan memanfaatkan platform e-commerce atau media sosial, kamu bisa membuka toko online dan menjual berbagai produk, seperti makanan dan minuman, baju, produk, atau bahkan menjual jasa.   5. Mengikuti Lomba dan Kompetisi Banyak lomba dan kompetisi yang diadakan dengan hadiah menarik, seperti uang tunai, laptop, atau gadget. Kamu bisa mengikuti lomba dan kompetisi yang sesuai dengan minat dan bakatmu.   Tips Sukses Menghasilkan Cuan Sembari Kuliah: Tetapkan tujuan yang jelas: Apa yang ingin kamu capai dengan mendapatkan penghasilan tambahan? Apakah untuk membeli gadget baru, menabung untuk liburan, atau membantu biaya kuliah?Manajemen waktu yang efektif: Pastikan kamu bisa membagi waktu antara kuliah, bekerja, dan istirahat dengan baik. Jangan sampai kegiatanmu di luar kuliah mengganggu studimu.Tekun dan pantang menyerah: Mencari penghasilan tambahan membutuhkan usaha dan ketekunan. Jangan mudah patah semangat jika kamu belum mendapatkan hasil yang maksimal di awal.Jaga profesionalisme: Selalu berikan pelayanan terbaik kepada pelangganmu. Jaga komunikasi yang baik dan penuhi tugasmu dengan tepat waktu. Menghasilkan cuan sembari kuliah bukan hal yang mustahil. Dengan tekun, kreatif, dan disiplin, kamu bisa mencapai tujuan finansialmu dan meringankan beban orang tua. Menjadi mahasiswa bukan berarti kamu tidak bisa mendapatkan penghasilan tambahan. Dengan tekad, kerja keras, dan kreativitas, kamu bisa mencapai tujuan finansialmu dan bahkan membangun bisnis yang sukses di masa depan. Ingatlah, kuncinya adalah untuk selalu proaktif dan berani mencoba peluang baru. Jangan ragu untuk keluar dari zona nyaman dan terus belajar untuk mengembangkan diri. Semoga artikel ini bermanfaat dan menginspirasimu untuk meraih penghasilan tambahan sebagai mahasiswa!

Article Designer Culture To Build Product That People Love

Program Inkubasi Koperasi 2024 Part I

Inkubator Amikom Business Park telah menyelenggarakan kegiatan “Program Inkubasi Koperasi 2024” selama 4 hari hari yaitu pada tanggal 30 april, 2 mei, 3 mei dan 6 mei 2024. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara luring bagi koperasi yang berada di wilayah D.I Yogyakarta dan daring untuk koperasi diluar D.I Yogyakarta. Agenda ini diikuti sebanyak 20 koperasi dari beberapa sektor, peserta sesi sebelumnya yang merupakan binaan Dinas Koperasi di wilayah D.I Yogyakarta dan sekitarnya. Adapun koperasi telah melalui seleksi tim LPDB   Latar belakang kegiatan Pada tahun 2024, LPDB KUMKM merespon kebutuhan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing koperasi di Indonesia. Melalui pengalaman dan pemahaman yang luas dalam mendukung sektor UMKM, LPDB KUMKM menyadari bahwa koperasi memiliki potensi besar untuk menjadi pilar ekonomi yang kuat, terutama dalam mendorong inklusi keuangan, penciptaan lapangan kerja, dan pembangunan ekonomi lokal. Oleh karena itu, LPDB KUMKM menginisiasi Program Inkubator Kewirausahaan pada tahun 2024. Program ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan akses dan sumber daya kepada koperasi - koperasi terpilih untuk meningkatkan kapasitas manajerial dan operasional mereka. Dengan demikian, koperasi peserta dapat memajukan usaha mereka, memberikan manfaat bagi anggota, dan Pembangunan ekonomi lokal. Melalui program ini, koperasi diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju transformasi sektor koperasi yang lebih dinamis dan inklusif di Indonesia.   Tujuan kegiatan Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memberikan kontribusi yang signifikan dalam menumbuhkan ekosistem kewirausahaan yang dinamis dan berkelanjutan serta memperkuat peran koperasi dalam membangun masa depan ekonomi Indonesia, berupa: 1. Memberikan pendampingan yang komprehensif kepada tenant koperasi dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam manajemen koperasi, seperti tata kelola kelembagaan, usaha, keuangan, model bisnis dan digitalisasi. 2. Mendorong peningkatan kualitas manajemen dan operasional koperasi untuk meningkatkan daya saing dan kesejahteraan anggotanya. 3. Mendukung pengembangan koperasi sebagai entitas ekonomi yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat lokal.pilan, teknologi, dan riset.   Dengan menghadirkan narasumber yang mumpuni dibidangnya, materi yang dibawakan didalam kegiatan ini beragam namun tetap saling berkesinambungan.   Sebut saja  soal aggaran dasar koperasi atau ADK yang menetapkan landasan hukum, struktur organisasi dan prosedur pengambilan keputusan bagi koperasi diikuti dengan materi tentang manajemen kelembagaan koperasi yang merupakan fondasi penting dalam menjalankan operasi koperasi secara efektif dan berkelanjutan. Setelah terciptanya tatanan koperasi yang diatur dalam ADK dan fondasi dalam menjalankan koperasi, narasumber lain mengantar para peserta untuk menggali topik mengenai model dan rencana bisnis yang tepat untuk para pelaku koperasi serta bagaimana sebuah rencana bisnis yang terperinci dapat menjadi panduan strategis bagi koperasi dalam mencapai tujuan-tujuannya. Rencana bisnis dan rambu-rambu yang sudah tersusun sangat mungkin terdistraksi dan akhirnya terbengkalai jika tidak diimbangi dengan tata kelola yang baik, maka ABP Inkubator selaku penyelenggara kegiatan ini menghadirkan narasumber yang berbagi pengetahuan tentang tata kelola yang baik agar sebuah bisnis dapat tetap bertahan dan eksis dimasyarakat. Dalam sebuah bisnis dan koperasi, laporan keuangan dan peletakan anggaran merupakan isu sensitif yang harus dikelola dengan baik, tentu hal ini juga menjadi topik pembahasan dikegiatan ini.   Baiklah sobat ABP, itulah rangkaian materi dan pembahasan Program Inkubasi Koperasi 2024 Part I, sampai bertemu dibulan Juni untuk penyelenggaraan part II yaa. SEMANGAT !  

Article Designer Culture To Build Product That People Love

Pengaruh Sosial Media Instagram dalam Menangkal Penyebaran Kabar Hoax

Media sosial telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari, dengan instagram sebagai salah satu platform yang paling populer di dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, instagram tidak hanya digunakan sebagai alat berbagi momen dan berkomunikasi tetapi juga sebagai media untuk menyebarkan informasi. Namun, seiring dengan meningkatnya penggunaan instagram, tantangan yang dihadapi juga semakin besar, terutama dalam hal penyebaran kabar hoax atau informasi palsu. Minku akan membahas pengaruh instagram dalam menangkal penyebaran kabar hoax serta langkah-langkah yang telah diambil oleh platform ini untuk mengatasi masalah tersebut.   Peningkatan Kesadaran Publik  Salah satu cara instagram membantu menangkal penyebaran hoax adalah melalui peningkatan kesadaran publik. Instagram secara aktif mempromosikan akun-akun yang terpercaya dan berkolaborasi dengan organisasi pemeriksa fakta. Fitur ini membantu pengguna untuk lebih kritis dalam menilai kebenaran informasi yang mereka terima. Kampanye edukasi mengenai literasi digital dan bagaimana mengidentifikasi berita palsu juga sering muncul di halaman utama instagram.   Algoritma dan Teknologi Deteksi  Instagram menggunakan algoritma canggih yang mampu mendeteksi pola penyebaran informasi palsu. Algoritma ini mengecek konten yang diunggah, mencari tanda-tanda tertentu yang biasa ditemukan dalam hoax sesuai aturan yang dibuat oleh pihak instagram. Selain itu, instagram juga memanfaatkan teknologi pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan untuk menyaring dan memverifikasi informasi sebelum konten tersebut mencapai khalayak luas.   Kerjasama dengan Pihak Ketiga  Instagram bekerja sama dengan berbagai organisasi pemeriksa fakta di seluruh dunia. Jaringan global ini mencakup mitra yang disertifikasi oleh Jaringan Pemeriksa Fakta Internasional (IFCN), seperti AFP, FactCheck.org, dan PolitiFact. Organisasi-organisasi ini secara independen meninjau dan memberi peringkat pada konten, membantu mengidentifikasi dan mengurangi penyebaran informasi palsu di platform. Ketika suatu konten ditandai mengandung hoax, organisasi ini akan memverifikasi kebenaran informasi tersebut. Jika konten tersebut dinyatakan hoax, instagram akan menandainya dan mengurangi visibilitasnya di feed pengguna.   Fitur Pelaporan oleh Pengguna  Instagram menyediakan fitur yang memungkinkan pengguna melaporkan konten yang mereka anggap sebagai hoaxdan mengganggu. Dengan cara ini, pihak instagram turut serta dalam menjaga keakuratan informasi di platform ini. Setiap laporan akan ditinjau oleh tim moderator dan jika terbukti sebagai hoax, konten tersebut akan segera dihapus atau diberi peringatan.   Edukasi dan Literasi Digital  Selain tindakan langsung terhadap konten hoax, instagram juga berfokus pada edukasi pengguna. Instagram sering mengadakan kampanye literasi digital yang mengajarkan pengguna cara mengenali informasi palsu, pentingnya memeriksa sumber informasi dan bagaimana melaporkan konten yang mencurigakan. Dengan meningkatkan literasi digital, Instagram membantu pengguna menjadi lebih cerdas dalam mengkonsumsi dan berbagi informasi.   Tantangan dan Hambatan  Meskipun sudah banyak upaya yang dilakukan, tantangan dalam menangkal hoax di instagram masih besar. Salah satu hambatan utama adalah kecepatan penyebaran informasi di era digital yang sering kali lebih cepat daripada proses verifikasi. Selain itu, adaptasi pelaku hoax terhadap teknologi juga menjadi tantangan tersendiri, karena mereka terus mencari cara baru untuk mengelabui sistem deteksi dengan dibantu tools yang semakin canggih pula   Kesimpulan  Instagram memiliki peran penting dalam menangkal penyebaran kabar hoax. Peningkatan kesadaran publik, penggunaan teknologi canggih, kerjasama dengan pihak ketiga, dan edukasi literasi digital merupakan beberapa strategi utama yang diterapkan. Meski tantangan masih ada, upaya pencegahan bersama dari platform, pengguna, dan organisasi pemeriksa fakta dapat mengurangi dampak negatif hoax dan meningkatkan kualitas informasi di instagram. Dengan demikian, instagram tidak hanya berfungsi sebagai media sosial, tetapi juga sebagai penjaga kebenaran informasi di dunia digital.   So, tetap bijak dalam bersosial media ya sobat ABP! dan siap menjadi pihak yang menolak dan melaporkan segala bentuk hoax.


Recomended Event

Event Talk: IoT in Agriculture and Aquaculture Image

24

Jun 2020

Talk: IoT in Agriculture and Aquaculture

Event Time Icon Time : 09.30 - Selesai WIB
Event Location Icon Location : ABP Office [ Get Direction ]
Event Talk: Developing Skill As iOS Dev In News Department

30

Jun 2020

Talk: Developing Skill As iOS Dev In News Department

Event Time Icon Time : 09.30 - Selesai WIB
Event Location Icon Location : ABP Office [ Get Direction ]
Event Talk: Developing Skill As iOS Dev In News Department

15

Jul 2020

Talk: Membuat Startup Yang Berkelanjutan Meski Pandemi Covid-19 Sekalipun

Event Time Icon Time : 09.30 - Selesai WIB
Event Location Icon Location : ABP Office [ Get Direction ]
Event Talk: Sayur Buah Begairah

30

Jul 2020

Talk: Sayur Buah Begairah

Event Time Icon Time : 09.30 - Selesai WIB
Event Location Icon Location : ABP Office [ Get Direction ]