Bagaimana AMIKOM bisa mengubah hidup saya

Bagaimana AMIKOM bisa mengubah hidup saya Bersyukur. Satu kata yang bisa saya ungkapkan saat ini untuk mewakili perasaan saya dapat berkesempatan menjadi keluarga besar Alumni AMIKOM. Sekitar 14 tahun lalu, saat lulus SMA sama sekali tak terbayang bakal kuliah di Universitas AMIKOM. AMIKOM tidak tersebut di doa-doa saya, namun tampaknya Tuhan menjawab doa saya dengan cara lain, Tuhan memberikan apa yang saya butuhkan, bukan apa yang saya inginkan. Dan akhirnya saya ditakdirkan masuk AMIKOM pada tahun 2008. Saya bukanlah anak yang terlahir jenius yang memiliki banyak prestasi ketika sekolah, bahkan bisa dibilang cenderung “bodoh” di masa-masa SMP dan SMA. Seinget saya, saya pernah mendapatkan ranking 36 dari total 40 siswa ketika saya SMP. Saya pernah merasakan dicap sebagai siswa “bodoh” oleh teman-teman kelas, guru dan mungkin juga oleh orang tua sendiri. Bahkan saat itu saya sendiri nyaris pasrah mengakui dan menerima bahwa saya bukanlah orang yang pintar dan berbakat. Tahun 2008 adalah titik balik hidup saya, 180 derajat. AMIKOM berhasil melahirkan saya kembali dengan wujud yang berbeda, dengan tingkat kepercayaan diri yang jauh berbeda. Saat itu setiap mahasiswa baru AMIKOM wajib mengikuti program Pelatihan Super Unggul (PSU), termasuk saya. PSU merupakan program Karakter Building dengan metode NLP untuk membangun karakter mahasiswa baru. Jujur saja saat itu saya juga belum mengerti apa manfaatnya, tetapi perlahan tanpa disadari tingkat kepercayaan diri saya menjadi naik. Bapak Winih Wicaksono, Dosen yang paling berjasa dalam hidup saya. Beliau adalah dosen mata kuliah Algoritma dan Struktur Data pada semester 1. Karena beliaulah saya bisa berubah menjadi pribadi yang lebih percaya diri, beliaulah orang pertama yang saya rasakan memberikan kepercayaan diri bahwa saya mampu dibidang informatika. Saya yang dulunya sering kali dianggap siswa yang “bodoh” ketika sekolah, dalam kelas Algoritma dan Struktur Data saya seolah-olah menjadi siswa yang paling pintar. Sejak saat itu motivasi saya menjadi sangat tinggi. Bersyukur AMIKOM menyediakan ruang yang sangat luas untuk pengembangan diri. AMIKOM memiliki banyak unit bisnis yang memungkinkan mahasiswa untuk kuliah sambil bekerja dibidang yang ditekuni. Saat itu saya semester 3, dan dengan kepercayaan diri yang sudah semakin meningkat saya beranikan diri untuk mendaftar bekerja disalah satu unit usaha AMIKOM yang menangani soal pengembangan inovasi. Alhamdulillah saya di terima. Ini adalah titik balik kedua saya yang membuat hingga saat ini saya tertarik dengan pengembangan inovasi teknologi. Saya ingat betul project pertama di unit bisnis tersebut adalah membuat smart document management yang terintegrasi dengan printer dan scaner. Pimpinan saya saat itu Bapak Arief Setyanto memberikan saya tantangan…. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Recomended Article

Article Designer Culture To Build Product That People Love

The Power of Volunteering

Pic.1 Materi Sharing Kekuatan Sukarela Volunteer atau sukarelawan bukan hanya ada ketika ada bencana alam, namun di dunia perkuliahan menjadi volunteer adalah hal yang mungkin dilakukan. Kuliah yang cukup membutuhkan waktu, membuat mahasiswa harus fokus menjadi mahasiswa yang baik. Kriteria mahasiswa yang baik untuk satu orang dengan orang yang lain mungkin saja berbeda. Ada yang mengikuti kuliah dan lulus tepat waktu, itu sudah memenuhi kriteria mahasiswa yang baik. Beberapa mahasiswa merasa menjadi mahasiswa yang baik sudah cukup, namun ketika menjadi mahasiswa Universitas Amikom, semua mahasiswa dikenalkan dengan istilah “Manusia Unggul” dimulai dari “Mahasiswa Unggul”. Pengetahuan mahasiswa unggul didapatkan saat pertama kali menjadi mahasiswa di Amikom. Salah satu kriteria untuk menjadi mahasiswa unggul adalah ketika IQ, EQ, dan SQ tinggi. IQ berhubungan dengan kemampuan intelektual dari seorang mahasiswa. EQ adalah tentang kemampuan mahasiswa mengendalikan emosi, dan SQ adalah tentang kemampuan mahasiswa dalam bertaqwa kepada Tuhan. Ketiga kriteria tersebut diajarkan dengan jelas dan berkesan dalam perkuliahan. Mahasiswa unggul yang tercermin dari mahasiswa Amikom adalah ketika ada suatu kesempatan rekrutmen untuk mahasiswa yang ingin mengasah kriteria kecerdasan dengan bergabung menjadi volunteer. Volunteer dalam hal apapun, hal positif yang mengkonkritkan kontribusi mahasiswa menjadi mahasiswa unggul. Langkah menjadi volunteer adalah langkah besar untuk menjadi bukan hanya mahasiswa yang baik melainkan menjadi mahasiswa unggul. Kesempatan menjadi volunteer di Amikom terbuka lebar untuk mahasiswa. Seperti suatu inkubator startup bernama Amikom Business Park (ABP) misalnya, membuka program volunteer untuk mahasiswa. Bukan gaji yang akan didapatkan, namun manfaat lain yang lebih abadi, yaitu pengalaman. “The more we give, the more we get” tagline itu menjadi benar-benar ada ketika mahasiswa menjadi volunteer. Semakin ikhlas maka semakin banyak manfaat yang didapat. ABP memberi kesempatan bagi siapapun untuk mendapat pengalaman bekerja, berkontribusi membangun ekosistem entrepreneurship di Jogja. Kesempatan yang terbuka misalnya menjadi graphic designer, video content creator, event manager, dan bahkan dalam hal sosial media marketing. Menurut volunteer yang sudah lulus, ada beberapa diantara mereka yang menjadi pengusaha sukses di usia muda, dan juga banyak juga yang dicari untuk bekerja secara profesional di startup sebelum mereka lulus. Satu langkah lebih maju dibanding mahasiswa yang lain. Ilmu pengetahuan yang benar-benar terbukti dipraktekan saat menjadi volunteer berubah menjadi skill yang bernilai. Skill adalah hal yang menjadi nilai tambah seorang mahasiswa untuk dipilih, dibandingkan calon profesional lain. Selain skill yang akan didapatkan, menjadi volunteer juga membuka tali silaturahmi menjadi lebih lebar, bahasa yang lebih keren adalah network yang dimiliki menjadi lebih luas. Circle atau lingkungan…. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Article Designer Culture To Build Product That People Love

Startup Talk #75 :“User Experience Design Process”

Halo Sobat ABP..! Startup Talk kembali hadir pada Sabtu (24/04/2021). Stratup Talk #75 tema diskusi yang diangkat ialah User Experience Design Process. Startup Talk kali ini tentunya diisi oleh seseorang yang sudah ekspert dibidangnya yaitu Ibu Rifda Faticha A.A yang merupakan Co-founder dan Project Manager dari Manasta Group, sekaligus salah satu dosen di Universitas Amikom Yogyakarta. Beliau juga merupakan seorang UX Designer serta UX Researcher. Melalui Startup Talk #75 ini, Ibu Rifda Fathica membagikan beberapa proses yang harus dilalui dalam membuat UX Design. Ibu Rifda juga menuturkan UX Deseign Process ini secara sederhana merupakan tampilan yang digunakan untuk membuat pengguna merasa nyaman. “UX Design Process ini secara sederhana adalah membuat tampilan yang nyaman yang bisa digunakan oleh penggunanya” tutur Ibu Rifda Faticha. Adapun lima tahapan dalam UX Design Process yaitu: 1)Research, tahapan awal yang memang harus dilakukan oleh seorang UX Deseigner untuk mengetahui serta memahami pengguna atau user yang kita tuju. 2)Analyse, yaitu dengan melihat aspek user persona, user journey, dan user stories. 3)Design, dalam hal ini sudah masuk pada tahapan user flow yaitu seorang UX Designer harus mulai mendesain tampilan aliran ketika user membuka aplikasi yang kita buat. 4)Validate, yaitu memvalidasi dari tahapan-tahapan sebelumnya. 5)Handout, yaitu proses menjembatani antara UI dan UX menuju Programmer. Startup talk #75 ini juga disambut baik oleh para peserta. Hal ini terbukti dengan antusiasme peserta dalam menanggapi serta bertanya terkait UX Design Process. Dengan antusiasme peserta yang sangat tiggi ini juga, Startup Talk #75 kali ini menjadi lebih interaktif. (redaksi :Devi Anggraeni, editor :Rofiatul Azizah). ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Article Designer Culture To Build Product That People Love

Sustainability for Startup Incubator

April 14, 2021, Amikom Business Park (ABP) incubator has completed a series of coaching which is an international collaboration between ABP and PUM Netherlands. Collaboration contains remote coaching for the incubator from PUM. PUM is an organization of experts who share knowledge and experience to strengthen business in other countries. PUM is based in the Netherlands. ABP is fortunate to be part of the program, which runs for approximately 7 weeks. The issue chosen by ABP was about how to make the incubator sustainable even without the help of grant. For 7 weeks PUM explored ABP’s potential. The coach who became an expert was Mr. Cees. Even it is online coaching, but that doesn’t stop ABP team to keep learning. The incubator business model is a concern in this remote coaching session. The business model run by an incubator must be clear about the objectives of the incubator itself. As an incubator, ABP is a fairly mature incubator. ABP has quite a lot of strengths. Every session of the coaching, there is always a value that can be retrieved. The objective of an incubator must be clear, although the activities carried out by the incubator are a lot, all of these activities must aim at the same objectives. The lessons learned from this coaching are: The objective must be clear. The incubation process must be really good (from the customer, entry criteria, incubation process, and exit criteria) Startups that have passed must continue to be successful financial model clarifies the business model “The main task of the incubator is to incubate, so the result of the incubation is what will make the incubator sustain.”. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Article Designer Culture To Build Product That People Love

Startup Talk #74 :”Content Marketing 101"

Halo Sobat ABP ! Startup Talk kembali hadir pada Sabtu (27/03/2021). Kali ini di Stratup Talk #74 tema diskusi yang diangkat ialah “Content Marketing 101”. Nah mengapa 101? Secara istilah 101 ini menggambarkan suatu hal secara general. Tentunya dalam diskusi ini menghadirkan seseorang yang sudah ekspert dibidang ini yaitu Muhammad Fathi Rauf seorang VP Marketing at Eduka System. Dalam pembukaannya Muhammad Fathi Rauf atau yang lebih akrab disapa Rauf ini memaparkan, bahwasanya content marketing itu ialah cara kita membuat konten dan akhirnya terdistribusikan dengan baik sesuai dengan target pasar kita. “How to recreate content to rejeact audience, sesederhana itu” tutur Mas Rauf. Beliau juga menuturkan jika Content Marketing itu tidak hanya digunakan di media sosial saja, tetapi secara umum segala kegiatan yang berhubungan dengan membuat konten. Lebih jauh Mas Rauf juga membagikan lima Lifcycle Content yang biasa ia gunakan,yaitu 1)Research, 2)Ideation and planning, 3) Creation and Optimization, 4)Distribution, 5)Analysis. Menurutnya ke lima tips tersebut merupakan strategi yang sering ia gunakan “Secara mindset kita harus memahami ke lima lifcycle content ini dan semuanya harus dilakukan secara seimbang” ungkap Mas Rauf. Sebuah tips menarikpun dibagikan Mas Rauf pada kesempatan Stratup Talk #74 ini. Beliau menuturkan kita harus memahami alur kerja pembuatan konten ”Hal ini memang bukan pakem nya. Tapi saya pakai ini selama lima tahun, so far ini bekerja. Ada content strategist, content writer, graphic designer and social media admin” jelas Mas Rauf. Pada sesi akhir diskusi, Mas Rauf mengingatkan bahwasanya dalam dunia marketing tidak jauh dari kata mencoba dan gagal “Di dunia marketing itu tidak jauh dari kata testing, jadi try and fail an try again, jadi ya jangan menyerah dengan ah ternyata konten kita jelek ya harus testing lagi, jadi jangan berhenti buat testing” Pungkas Mas Rauf menutup Stratup Talk#74 (Redaktur :Devi Anggraeni, Editor :Rofiatul Azizah). ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.


Recomended Event

Event Talk: IoT in Agriculture and Aquaculture Image

24

Jun 2020

Talk: IoT in Agriculture and Aquaculture

Event Time Icon Time : 09.30 - Selesai WIB
Event Location Icon Location : ABP Office [ Get Direction ]
Event Talk: Developing Skill As iOS Dev In News Department

30

Jun 2020

Talk: Developing Skill As iOS Dev In News Department

Event Time Icon Time : 09.30 - Selesai WIB
Event Location Icon Location : ABP Office [ Get Direction ]
Event Talk: Developing Skill As iOS Dev In News Department

15

Jul 2020

Talk: Membuat Startup Yang Berkelanjutan Meski Pandemi Covid-19 Sekalipun

Event Time Icon Time : 09.30 - Selesai WIB
Event Location Icon Location : ABP Office [ Get Direction ]
Event Talk: Sayur Buah Begairah

30

Jul 2020

Talk: Sayur Buah Begairah

Event Time Icon Time : 09.30 - Selesai WIB
Event Location Icon Location : ABP Office [ Get Direction ]