Connecting Your Startup

We’re connecting you with investors, mentors, and talents that you can’t imagine before. Make your business grow faster than before!

Designer Culture To Build Product That People Love

What separates great products from good ones? Attractive designs? User testing? Genius designers? Well, these might be contributory factors, but the true distinction lies in how they make users feel

Read More Read article Designer Culture To Build Product That People Love

Startup Clinic for Everyone

Have you ever encountered this problem? You had a product but failed to enter the market or have a team but are less productive? Just chat with us in Startup Clinic program anytime and anywhere.

Read More Read article Designer Culture To Build Product That People Love
Seberapa Penting Legalitas untuk Kemajuan Bisnis?

Seberapa Penting Legalitas untuk Kemajuan Bisnis?

Event Time Icon 17 Juni 2022

Membangun bisnis tidak hanya seputar modal dan profit. Untuk mengembangkan bisnis, terdapat hal lain yang harus anda penuhi sebagai pelaku bisnis, yaitu legalitas bisnis. Setiap bisnis harus memiliki legalitas berupa izin yang sah atas segala kegiatan usaha yang dijalankan secara hukum. Legalitas suatu bisnis dibuktikan dengan kepemilikan dokumen legalitas, seperti legalitas badan usaha, akta pendirian usaha, NPWP Badan Usaha, NIB, Hak Kekayaan Intelektual, dan dokumen perizinan khusus tertentu. Banyak kepentingan pengembangan usaha yang membutuhkan dokumen legalitas, salah satunya adalah mendapatkan pinjaman modal. Pada umumnya, untuk mendapatkan pinjaman modal lebih dari 25 juta rupiah, minimal suatu usaha harus memiliki dokumen legalitas berupa NPWP atau Surat Keterangan Usaha dari kelurahan atau kecamatan setempat. Meskipun banyak kepentingan usaha yang memerlukan legalitas, tapi masih banyak para pelaku bisnis yang abai terhadap legalitas bisnisnya. Mereka beranggapan bahwa proses mengurus legalitas membutuhkan banyak waktu dan biaya yang besar. Padahal, selain sebagai bentuk taat hukum, bisnis yang memiliki legalitas merupakan modal untuk membuat bisnis jadi naik kelas karena sederet keuntungannya yang berguna bagi kemajuan bisnis. Memangnya apa saja sih keuntungan yang akan anda dapat dengan memiliki legalitas bisnis? Yuk, simak 5 keuntungannya di bawah ini! 1. Memiliki perlindungan hukum Perlindungan hukum berkaitan erat dengan legalitas badan usaha. Di Indonesia sendiri, terdapat beragam bentuk legalitas badan usaha, seperti badan usaha yang belum berstatus badan hukum seperti CV. Ada juga badan usaha yang sudah berstatus badan hukum, seperti PT, Yayasan, dan Koperasi. Dengan memiliki legalitas badan usaha yang jelas, usaha dapat mendapatkan perlindungan hukum yang sesuai dan meminimalisir kerugian apabila usaha tidak berjalan dengan semestinya atau mengalami kebangkrutan. Selain itu, Dengan memiliki legalitas, segala kegiatan bisnis akan tercatat secara resmi oleh pemerintah. Sehingga pelaku usaha dapat merasa aman dan fokus mengembangkan bisnis tanpa halangan yang berkaitan dengan hukum. 2. Modal untuk mengembangkan bisnis Ingin melakukan ekspansi bisnis dari skala nasional menjadi internasional? Jangan harap rencana tersebut akan terwujud tanpa adanya legalitas. Ekspansi bisnis ke kancah global tentunya akan melalui proses ekspor impor. Sayangnya, kegiatan ekspor impor memerlukan beberapa dokumen legalitas sebagai bukti bahwa bisnis anda layak untuk melebarkan sayap di ranah internasional. 3. Mudah mendapatkan bantuan dana Faktanya, mengembangkan bisnis tidak cukup hanya mengandalkan profit saja. Seiring dengan meningkatnya keinginan untuk berkembang, bisnis butuh tambahan modal yang salah duanya dapat diperoleh dari investor dan dana pinjaman bank. Investor akan lebih tertarik untuk menanamkan modalnya di bisnis yang memiliki legalitas yang jelas. Selain itu, bank tidak bisa sembarangan mencairkan pinjaman.…. ABP Incubator 2022, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Pentingnya Pajak untuk Masa Depan Bisnis

Pentingnya Pajak untuk Masa Depan Bisnis

Event Time Icon 08 Juni 2022

Batas pelaporan Surat Pajak Tahunan (SPT) jatuh pada 30 April setiap tahunnya, sesuai dengan peraturan wajib pajak yang ditetapkan oleh Ditjen Pajak (DJP). Sedangkan batas Pajak Bulanan jatuh pada setiap tanggal 10 atau 15 tergantung jenis lapisan pajak dan jenis usaha. Sebagai pemilik bisnis, sudahkah Anda membayar dan melapor wajib pajak? Atau apakah justru masih menghindar karena beberapa alasan? Perlu dipertimbangkan untuk melapor wajib pajak, sebab ketaatan pajak memiliki pengaruh yang signifikan untuk bisnis. Tak jarang ada perusahaan yang dibubarkan karena kasus penghindaran pembayaran pajak. Berikut adalah risiko bagi keberlangsungan bisnis jika tidak taat pajak: Terkendala Perizinan Menghindari pembayaran pajak artinya tidak bisa mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS). OSS atau Perizinan Online Terpadu adalah sistem yang disediakan pemerintah bagi pelaku usaha untuk memperoleh perizinan berusaha. Pasalnya, OSS sudah terintegrasi dengan data laporan pajak, sehingga bisnis yang tidak taat pajak akan tercatat oleh DJP yang akan mempersulit proses perizinan usaha. Dikenakan Denda Bagi usaha yang tidak melapor pembayaran pajak akan dikenakan denda sebesar Rp1.000.000, sesuai dengan jumlah Rp100.000 dikalikan 12 bulan masa pajak. Tak perlu khawatir, pembayaran denda saat ini cukup mudah. Anda hanya perlu mempersiapkan STP yang dikirim oleh DJP, lalu mengunjungi laman DJP online dan memasukkan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak). Pembayaran dapat dilakukan secara mudah dengan metode e-billing. Sulit Mendapatkan Kepercayaan Konsumen Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) bagi pengusaha akan mempermudah proses kontrak dengan konsumen dan meningkatkan kredibilitas usaha. Selain itu, DJP memiliki data nama-nama usaha yang tidak taat pajak dan memiliki wewenang untuk mempublikasikannya sewaktu-waktu. Jika usaha anda tidak taat pajak, tentunya akan berisiko menurunkan reputasi usaha anda di mata konsumen. Konsumen akan berpaling kepada bisnis yang taat pajak karena pajak berkaitan dengan legalitas, tanggung jawab, dan komitmen pengusaha dalam menjalankan bisnisnya. Sanksi Blacklist Melalui pengawasan yang sistematis, DJP memiliki Daftar Sasaran Prioritas Panggilan Potensi (DSP3), sehingga Wajib Pajak Badan yang terus menerus menghindari pajak akan dikenakan sanksi penagihan, pencekalan, dan penyanderaan atau Gijzeling oleh DJP. Jika sudah terkena Gijzeling, Wajib Pajak Badan kemungkinan dikenakan asas ultimum remedium untuk melalui tahap penyidikan sampai persidangan, dan berpotensi masuk daftar hitam DJP. Tentunya akan sulit bagi pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya jika mengabaikan risiko di atas. Padahal, ketaatan pajak memberikan berbagai manfaat sebagai berikut: Meningkatkan Kredibilitas Bisnis yang rutin melapor dan membayar pajak membuktikan adanya kesehatan atau stabilitas finansial didalamnya. Sementara itu, bisnis yang seringkali melakukan tax avoidance atau penghindaran pajak demi meningkatkan…. ABP Incubator 2022, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Dibalik Kesederhanaan, ada Kekuatan dari Sebuah MVP.

Dibalik Kesederhanaan, ada Kekuatan dari Sebuah MVP.

Event Time Icon 01 Januari 2022

Dibalik Kesederhanaan, ada Kekuatan dari Sebuah MVP. Suatu hari ada calon customer yang menghubungi nomor WhatsApp business saya. Calon customer tersebut bisa sampai ke nomor saya ternyata dibawa oleh sebuah sosial media bisnis yang saya bangun. Media sosial bisnis saya memang sudah ada sebelum adanya bisnis secara fisik. Waktu itu, yang saya pikirkan adalah "yang penting sampai dulu layanan saya". Benar saja, calon customer tersebut mengetahui layanan UMKM saya melalui media sosial tersebut. Hal yang ingin saya deliver adalah "bisnis tidak harus modal besar untuk branding di awal". Modal awal yang harus dimiliki adalah kemauan untuk menjalankan bisnis itu sendiri, bukan outlet megah, bukan banyaknya karyawan, bukan viralnya produk kita pada saat launching produk. Kemauan menjalankan bisnis dan bagaimana kita bisa menyampaikan layanan kita kepada calon customer. Cara paling sederhana yang bisa kita lakukan untuk menyampaikan layanan UMKM kita kepada calon pelanggan biasa disebut cara kita untuk membuat MVP (Minimum Viable Product). Contoh real untuk menggambarkan MVP adalah jika kita ingin membuat sebuah produk seperti alat untuk memudahkan dan mempercepat orang menempuh perjalanan dari satu tempat ke tempat lain, yang tadinya berjalan, agar lebih mudah dan cepat kita buat alat paling sederhana untuk mewujudkan tujuan itu. Kata kuncinya adalah "lebih mudah dan cepat". Kata kunci tersebut kita sebut juga value. Value yang ingin kita sampaikan kepada orang lain adalah dengan membuat alat paling sederhana yaitu skateboard. Setelah skateboard selesai dibuat dan terbukti value tadi benar-benar tersampaikan, maka kita ubah, kita evaluasi lalu kita perbaiki produk kita menjadi lebih baik lagi. Perbaikan dilakukan sambil bisnis kita tetap berjalan. Contoh skateboard tadi dapat kita adopsi untuk UMKM kita, ketika kita baru mau melangkah untuk membuat sebuah usaha, yang paling bisa kita lakukan adalah membuat MVP agar produk/jasa kita cepat tersampaikan kepada calon pelanggan. Dalam konteks startup biasanya MVP diwujudkan dengan sebuah media sosial yang mengarah pada WhatsApp bisnis kita yang tujuannya adalah agar calon customer dapat segera berkomunikasi atau bahkan berkonsultasi tentang produk kita, langsung dengan kita, setelah MVP pertama sudah bisa memenuhi value yang ingin kita deliver, barulah kita evaluasi lalu kita perbaiki menjadi website misalnya, atau bahkan aplikasi mobile dengan kecerdasan buatan didalamnya yang dapat dengan mudah di diinstall oleh customer kita. Sosial media yang pertama kali saya ceritakan di awal tadi, sekarang sudah saya tambahkan 1 MVP lagi, yaitu website bernama sewatanamanjogja.com Dibalik Kesederhanaan, ada Kekuatan dari Sebuah MVP. Judul ini saya pilih karena hal ini sudah benar-benar terbukti…. ABP Incubator 2022, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Langkah Kecil Agar UMKM Kita Muncul di Mesin Pencari

Langkah Kecil Agar UMKM Kita Muncul di Mesin Pencari

Event Time Icon 10 Oktober 2021

Mesin pencari Google UMKM merupakan salah satu usaha yang dapat menyerap tenaga kerja sehingga dapat membantu negara menurunkan angka pengangguran. UMKM dengan peran pentingnya tersebut harus dikenalkan dengan penggunaan teknologi untuk mendulang keberlangsungan yang lebih pasti dengan terus menerima order baik jasa maupun produk. UMKM dapat bersaing di dunia digital agar memiliki prioritas tinggi untuk dipilih oleh calon customer. Teknologi bersama dengan bisnis yang dimiliki dapat saling bersinergi menciptakan cara pemasaran yang modern. Cara yang dapat meningkatkan kemungkinan calon konsumen untuk mengenal dan kemudian menggunakan produk UMKM kita. Pemasaran digital tidak dapat dijauhkan dari penggunaan internet untuk kebutuhan mencari barang atau jasa yang dibutuhkan. Cara yang paling umum digunakan oleh pengguna internet saat ini adalah mencari melalui mesin pencari populer seperti Google. Jika jutaan orang mencari melalui mesin pencari, artinya UMKM sebaiknya bisa masuk dalam orbit pencarian jutaan orang tersebut melalui mesin pencari yang sama, walaupun untuk bisa muncul di mesin pencari tidaklah mudah, tapi bisa. UMKM dapat masuk menjadi jawaban dalam pencarian Google, tanpa harus mempekerjakan staff IT khusus. Langkah-langkah kecil ini mungkin dapat menjadi tips untuk UMKM agar masuk dalam mesin pencari. Pertama adalah membuat sosial media seperti Instagram, youtube, ataupun tiktok. UMKM tidak harus memiliki website khusus untuk produk/jasa yang dimiliki jika UMKM tersebut masih tergolong baru. Sosial media adalah cara yang paling mudah dan gratis untuk dilakukan, karena lebih dari 50% pengguna internet Indonesia sudah bisa menggunakan sosial media. Mesin pencari biasanya akan mencari berdasarkan keyword yang diinputkan oleh calon konsumen kita maka dari itu nama sosial media bisnis kita pun dapat muncul dengan mudah di pencarian google asalkan konten yang ada di dalam sosial media bisnis secara konsisten di update. Langkah kedua yang sangat mungkin dilakukan adalah menulis, menulis disini berarti kegiatan untuk meningkatkan kemungkinan mesin pencari memiliki kecocokan antara keyword dengan tulisan kita. Kita dapat memanfaatkan penyedia blog gratis seperti blogspot, wordpress, maupun medium. Tulisan bisa berupa ulasan-ulasan tentang keunggulan produk maupun tips-tips lain yang berisi soft selling produk kita. Semakin banyak tulisan maka semakin besar pula kemungkinan UMKM kita dapat muncul di mesin pencari. Jika UMKM kita memang tidak ada tim khusus yang menulis, maka dapat bekerjasama dengan penyedia layanan media online. Konten pada sosial media dan blog dapat mendukung UMKM untuk pemasaran digital, namun selain itu UMKM juga dapat mencoba mendaftarkan produk/jasanya di marketplace-marketplace yang banyak digunakan oleh pembeli-pembeli online. Hal yang juga bisa dipasang pada iklan marketplace UMKM adalah copywriting yang…. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Perusahaan Butuh Culture?

Perusahaan Butuh Culture?

Event Time Icon 15 Agustus 2021

Culture atau budaya, dalam kehidupan kita pasti ada budaya budaya yang terbentuk. Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi, diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sekelompok orang, serta diwariskan dari generasi ke generasi.(link sumber) Dalam definisi tersebut dapat kita maknai bahwa culture tidak hanya terbentuk dalam agama maupun adat istiadat, namun juga dalam organisasi profesional seperti perusahaan. Kita sebagai pemimpin perusahaan tidak mungkin membiarkan perusahaan kita berjalan tanpa “cara hidup”. Karyawan yang kita pimpin biasanya menjalankan arahan dari sistem yang kita bentuk. Sistem yang mungkin berbeda-beda setiap perusahaan, namun ada satu hal yang mungkin akan selalu ada yaitu “cara hidup” perusahaan kita. Sebagai contoh: kita memiliki perusahaan digital misalnya sebuah aplikasi X yang didownload di playstore. Demi mencapai target 1.000.000 downloader, kita membuat review dan testimoni “fake” untuk perusahaan kita tersebut. Cara yang seperti contoh diatas mungkin aja berhasil membuat perusahaan kita mencapai target, namun one day hal itu akan sangat berbahaya untuk perusahaan kita. So, ibarat perjalanan hidup, — Tujuan hidup = Target perusahaan — Cara kita mencapai tujuan hidup kita = Sistem atau program perusahaan — Kepercayaan dalam diri kita = culture perusahaan kita Dari analogi itu kita bisa mengambil beberapa point. Jika ada culture dalam perusahaan aplikasi X tadi, pasti perusahaan itu tidak akan mengambil langkah yang salah. contoh culture perusahaan besar: Contoh budaya Gojek link sumber Culture dapat membuat perusahaan kita menjadi: On The Track, Artinya perusahaan kita tidak akan hanya berorientasi pada tujuan namun juga akan memperhatikan “how to” nya, sesuai ga dengan budaya perusahaan kita. Easy to deliver to the team, Dengan adanya budaya perusahaan yang kita bangun, maka kita dapat dengan lebih mudah menyampaikan kepada tim kita tentang bagaimana perusahaan kita harus berjalan. Maka tidak jarang perusahaan-perusahaan besar memiliki kata-kata budaya yang singkat namun bermakna sangat positif, lalu memajangnya di dinding-dinding, yang dimaksudkan agar karyawan dapat dengan mudah mengingat dan meyakininya. Perusahaan butuh culture? ga butuh, tapi butuh banget…. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Mengubah Orang Asing Menjadi Konsumen Paling Loyal di Era Digital

Mengubah Orang Asing Menjadi Konsumen Paling Loyal di Era Digital

Event Time Icon 21 Juli 2021

Pagi itu saya ditelepon oleh seseorang berasal dari sebuah hotel di jogja. Beliau mengungkapkan keinginannya untuk menyewa tanaman di UMKM yang saya bangun bersama tim, yaitu plantb.plant. Berawal dari telepon tersebut, hingga kini kami menjadi mitra. Tidak pernah menyangka sebelumnya, seseorang tersebut adalah pemilik hotelnya langsung. Saya dengan pemilik hotel tersebut tidak saling mengenal sebelumnya, internetlah yang mempertemukan kami, Pemilik usaha dengan pencari jasa. Sewa tanaman jogja seperti ini contoh jasa yang saya tawarkan, kami menyewakan tanaman untuk kantor, bulanan: Sumber foto: https://www.instagram.com/plantb.plant/ Cerita singkat saya itu membuat saya sedikit merenung mengenai teori Market Funneling. Bagaimana seseorang yang sebelumnya tidak mengenal perusahaan kita, hingga akhirnya sangat percaya pada jasa yang kita berikan. Perjalanan panjang tersebut akan saya bahas dalam tulisan ini. Saya belum memiliki platform seperti website khusus, namun saya melakukan hal sederhana yang saya implementasikan untuk mengoptimasi internet. Tahapan dalam market funnel tersebut adalah: Awareness, ini adalah tahap pertama dimana seseorang dari belum mengetahui sama sekali tentang usaha kita. Pemilik usaha perlu untuk membuat edukasi-edukasi untuk mengenalkan produk atau jasa yang kita miliki. Era digital seperti ini memiliki keunggulan yang memudahkan pemilik usaha untuk membuat konten soft selling kepada calon konsumen, sebaliknya calon konsumen juga memiliki kemudahan untuk mencari dan membandingkan vendor yang cocok dengan mereka. pada tahap ini pemilik usaha dapat membuat konten-konten digital di sosial media, media online ataupun website. Consideration, ketika seseorang sudah mulai mengetahui ataupun menyadari keberadaan usaha kita, maka mereka akan berpindah pada tahapan selanjutnya yaitu consideration. pada tahap ini calon konsumen akan memikirkan dengan matang, mencari informasi ke-profesional-an usaha kita dari berbagai sumber, oleh karena itu untuk bisa memastikan kita memenangkan hati calon konsumen, kita perlu membuat agar usaha kita terlihat sangat profesional. Bisa dengan cara membuat website/landing page, membuat wadah testimoni positif dari konsumen yang sudah lebih dulu menggunakan jasa kita, dan yang paling penting adalah keramahan agar customer experience yang baik dapat tercapai. Evaluation, Calon konsumen yang tadinya masih berpikir panjang sekarang akhirnya memilih untuk mencoba menggunakan. Tahap ini penting, karena jika memang layanan kita tidak layak untuk dipakai, maka selesai. Calon konsumen tidak akan menjadi konsumen. Kekecewaan pada masa trial ini yang membuat mereka akan menghentikan tahapan. Hal yang perlu kita lakukan jika calon konsumen sudah sampai sejauh ini adalah menjaga agar kualitas layanan kita sesuai dengan yang mereka harapkan. Adoption, Yay!! selamat!! yang tadinya masih calon konsumen sekarang sudah menjadi konsumen. Kita boleh senang, namun tetap berhati-hati untuk tetap…. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

The Power of Volunteering

The Power of Volunteering

Event Time Icon 07 Mei 2021

Pic.1 Materi Sharing Kekuatan Sukarela Volunteer atau sukarelawan bukan hanya ada ketika ada bencana alam, namun di dunia perkuliahan menjadi volunteer adalah hal yang mungkin dilakukan. Kuliah yang cukup membutuhkan waktu, membuat mahasiswa harus fokus menjadi mahasiswa yang baik. Kriteria mahasiswa yang baik untuk satu orang dengan orang yang lain mungkin saja berbeda. Ada yang mengikuti kuliah dan lulus tepat waktu, itu sudah memenuhi kriteria mahasiswa yang baik. Beberapa mahasiswa merasa menjadi mahasiswa yang baik sudah cukup, namun ketika menjadi mahasiswa Universitas Amikom, semua mahasiswa dikenalkan dengan istilah “Manusia Unggul” dimulai dari “Mahasiswa Unggul”. Pengetahuan mahasiswa unggul didapatkan saat pertama kali menjadi mahasiswa di Amikom. Salah satu kriteria untuk menjadi mahasiswa unggul adalah ketika IQ, EQ, dan SQ tinggi. IQ berhubungan dengan kemampuan intelektual dari seorang mahasiswa. EQ adalah tentang kemampuan mahasiswa mengendalikan emosi, dan SQ adalah tentang kemampuan mahasiswa dalam bertaqwa kepada Tuhan. Ketiga kriteria tersebut diajarkan dengan jelas dan berkesan dalam perkuliahan. Mahasiswa unggul yang tercermin dari mahasiswa Amikom adalah ketika ada suatu kesempatan rekrutmen untuk mahasiswa yang ingin mengasah kriteria kecerdasan dengan bergabung menjadi volunteer. Volunteer dalam hal apapun, hal positif yang mengkonkritkan kontribusi mahasiswa menjadi mahasiswa unggul. Langkah menjadi volunteer adalah langkah besar untuk menjadi bukan hanya mahasiswa yang baik melainkan menjadi mahasiswa unggul. Kesempatan menjadi volunteer di Amikom terbuka lebar untuk mahasiswa. Seperti suatu inkubator startup bernama Amikom Business Park (ABP) misalnya, membuka program volunteer untuk mahasiswa. Bukan gaji yang akan didapatkan, namun manfaat lain yang lebih abadi, yaitu pengalaman. “The more we give, the more we get” tagline itu menjadi benar-benar ada ketika mahasiswa menjadi volunteer. Semakin ikhlas maka semakin banyak manfaat yang didapat. ABP memberi kesempatan bagi siapapun untuk mendapat pengalaman bekerja, berkontribusi membangun ekosistem entrepreneurship di Jogja. Kesempatan yang terbuka misalnya menjadi graphic designer, video content creator, event manager, dan bahkan dalam hal sosial media marketing. Menurut volunteer yang sudah lulus, ada beberapa diantara mereka yang menjadi pengusaha sukses di usia muda, dan juga banyak juga yang dicari untuk bekerja secara profesional di startup sebelum mereka lulus. Satu langkah lebih maju dibanding mahasiswa yang lain. Ilmu pengetahuan yang benar-benar terbukti dipraktekan saat menjadi volunteer berubah menjadi skill yang bernilai. Skill adalah hal yang menjadi nilai tambah seorang mahasiswa untuk dipilih, dibandingkan calon profesional lain. Selain skill yang akan didapatkan, menjadi volunteer juga membuka tali silaturahmi menjadi lebih lebar, bahasa yang lebih keren adalah network yang dimiliki menjadi lebih luas. Circle atau lingkungan…. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Startup Talk #75 :“User Experience Design Process”

Startup Talk #75 :“User Experience Design Process”

Event Time Icon 06 Mei 2021

Halo Sobat ABP..! Startup Talk kembali hadir pada Sabtu (24/04/2021). Stratup Talk #75 tema diskusi yang diangkat ialah User Experience Design Process. Startup Talk kali ini tentunya diisi oleh seseorang yang sudah ekspert dibidangnya yaitu Ibu Rifda Faticha A.A yang merupakan Co-founder dan Project Manager dari Manasta Group, sekaligus salah satu dosen di Universitas Amikom Yogyakarta. Beliau juga merupakan seorang UX Designer serta UX Researcher. Melalui Startup Talk #75 ini, Ibu Rifda Fathica membagikan beberapa proses yang harus dilalui dalam membuat UX Design. Ibu Rifda juga menuturkan UX Deseign Process ini secara sederhana merupakan tampilan yang digunakan untuk membuat pengguna merasa nyaman. “UX Design Process ini secara sederhana adalah membuat tampilan yang nyaman yang bisa digunakan oleh penggunanya” tutur Ibu Rifda Faticha. Adapun lima tahapan dalam UX Design Process yaitu: 1)Research, tahapan awal yang memang harus dilakukan oleh seorang UX Deseigner untuk mengetahui serta memahami pengguna atau user yang kita tuju. 2)Analyse, yaitu dengan melihat aspek user persona, user journey, dan user stories. 3)Design, dalam hal ini sudah masuk pada tahapan user flow yaitu seorang UX Designer harus mulai mendesain tampilan aliran ketika user membuka aplikasi yang kita buat. 4)Validate, yaitu memvalidasi dari tahapan-tahapan sebelumnya. 5)Handout, yaitu proses menjembatani antara UI dan UX menuju Programmer. Startup talk #75 ini juga disambut baik oleh para peserta. Hal ini terbukti dengan antusiasme peserta dalam menanggapi serta bertanya terkait UX Design Process. Dengan antusiasme peserta yang sangat tiggi ini juga, Startup Talk #75 kali ini menjadi lebih interaktif. (redaksi :Devi Anggraeni, editor :Rofiatul Azizah). ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Sustainability for Startup Incubator

Sustainability for Startup Incubator

Event Time Icon 15 April 2021

April 14, 2021, Amikom Business Park (ABP) incubator has completed a series of coaching which is an international collaboration between ABP and PUM Netherlands. Collaboration contains remote coaching for the incubator from PUM. PUM is an organization of experts who share knowledge and experience to strengthen business in other countries. PUM is based in the Netherlands. ABP is fortunate to be part of the program, which runs for approximately 7 weeks. The issue chosen by ABP was about how to make the incubator sustainable even without the help of grant. For 7 weeks PUM explored ABP’s potential. The coach who became an expert was Mr. Cees. Even it is online coaching, but that doesn’t stop ABP team to keep learning. The incubator business model is a concern in this remote coaching session. The business model run by an incubator must be clear about the objectives of the incubator itself. As an incubator, ABP is a fairly mature incubator. ABP has quite a lot of strengths. Every session of the coaching, there is always a value that can be retrieved. The objective of an incubator must be clear, although the activities carried out by the incubator are a lot, all of these activities must aim at the same objectives. The lessons learned from this coaching are: The objective must be clear. The incubation process must be really good (from the customer, entry criteria, incubation process, and exit criteria) Startups that have passed must continue to be successful financial model clarifies the business model “The main task of the incubator is to incubate, so the result of the incubation is what will make the incubator sustain.”. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Startup Talk #74 :”Content Marketing 101

Startup Talk #74 :”Content Marketing 101"

Event Time Icon 14 April 2021

Halo Sobat ABP ! Startup Talk kembali hadir pada Sabtu (27/03/2021). Kali ini di Stratup Talk #74 tema diskusi yang diangkat ialah “Content Marketing 101”. Nah mengapa 101? Secara istilah 101 ini menggambarkan suatu hal secara general. Tentunya dalam diskusi ini menghadirkan seseorang yang sudah ekspert dibidang ini yaitu Muhammad Fathi Rauf seorang VP Marketing at Eduka System. Dalam pembukaannya Muhammad Fathi Rauf atau yang lebih akrab disapa Rauf ini memaparkan, bahwasanya content marketing itu ialah cara kita membuat konten dan akhirnya terdistribusikan dengan baik sesuai dengan target pasar kita. “How to recreate content to rejeact audience, sesederhana itu” tutur Mas Rauf. Beliau juga menuturkan jika Content Marketing itu tidak hanya digunakan di media sosial saja, tetapi secara umum segala kegiatan yang berhubungan dengan membuat konten. Lebih jauh Mas Rauf juga membagikan lima Lifcycle Content yang biasa ia gunakan,yaitu 1)Research, 2)Ideation and planning, 3) Creation and Optimization, 4)Distribution, 5)Analysis. Menurutnya ke lima tips tersebut merupakan strategi yang sering ia gunakan “Secara mindset kita harus memahami ke lima lifcycle content ini dan semuanya harus dilakukan secara seimbang” ungkap Mas Rauf. Sebuah tips menarikpun dibagikan Mas Rauf pada kesempatan Stratup Talk #74 ini. Beliau menuturkan kita harus memahami alur kerja pembuatan konten ”Hal ini memang bukan pakem nya. Tapi saya pakai ini selama lima tahun, so far ini bekerja. Ada content strategist, content writer, graphic designer and social media admin” jelas Mas Rauf. Pada sesi akhir diskusi, Mas Rauf mengingatkan bahwasanya dalam dunia marketing tidak jauh dari kata mencoba dan gagal “Di dunia marketing itu tidak jauh dari kata testing, jadi try and fail an try again, jadi ya jangan menyerah dengan ah ternyata konten kita jelek ya harus testing lagi, jadi jangan berhenti buat testing” Pungkas Mas Rauf menutup Stratup Talk#74 (Redaktur :Devi Anggraeni, Editor :Rofiatul Azizah). ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Bagaimana AMIKOM bisa mengubah hidup saya

Bagaimana AMIKOM bisa mengubah hidup saya

Event Time Icon 06 April 2021

Bersyukur. Satu kata yang bisa saya ungkapkan saat ini untuk mewakili perasaan saya dapat berkesempatan menjadi keluarga besar Alumni AMIKOM. Sekitar 14 tahun lalu, saat lulus SMA sama sekali tak terbayang bakal kuliah di Universitas AMIKOM. AMIKOM tidak tersebut di doa-doa saya, namun tampaknya Tuhan menjawab doa saya dengan cara lain, Tuhan memberikan apa yang saya butuhkan, bukan apa yang saya inginkan. Dan akhirnya saya ditakdirkan masuk AMIKOM pada tahun 2008. Saya bukanlah anak yang terlahir jenius yang memiliki banyak prestasi ketika sekolah, bahkan bisa dibilang cenderung “bodoh” di masa-masa SMP dan SMA. Seinget saya, saya pernah mendapatkan ranking 36 dari total 40 siswa ketika saya SMP. Saya pernah merasakan dicap sebagai siswa “bodoh” oleh teman-teman kelas, guru dan mungkin juga oleh orang tua sendiri. Bahkan saat itu saya sendiri nyaris pasrah mengakui dan menerima bahwa saya bukanlah orang yang pintar dan berbakat. Tahun 2008 adalah titik balik hidup saya, 180 derajat. AMIKOM berhasil melahirkan saya kembali dengan wujud yang berbeda, dengan tingkat kepercayaan diri yang jauh berbeda. Saat itu setiap mahasiswa baru AMIKOM wajib mengikuti program Pelatihan Super Unggul (PSU), termasuk saya. PSU merupakan program Karakter Building dengan metode NLP untuk membangun karakter mahasiswa baru. Jujur saja saat itu saya juga belum mengerti apa manfaatnya, tetapi perlahan tanpa disadari tingkat kepercayaan diri saya menjadi naik. Bapak Winih Wicaksono, Dosen yang paling berjasa dalam hidup saya. Beliau adalah dosen mata kuliah Algoritma dan Struktur Data pada semester 1. Karena beliaulah saya bisa berubah menjadi pribadi yang lebih percaya diri, beliaulah orang pertama yang saya rasakan memberikan kepercayaan diri bahwa saya mampu dibidang informatika. Saya yang dulunya sering kali dianggap siswa yang “bodoh” ketika sekolah, dalam kelas Algoritma dan Struktur Data saya seolah-olah menjadi siswa yang paling pintar. Sejak saat itu motivasi saya menjadi sangat tinggi. Bersyukur AMIKOM menyediakan ruang yang sangat luas untuk pengembangan diri. AMIKOM memiliki banyak unit bisnis yang memungkinkan mahasiswa untuk kuliah sambil bekerja dibidang yang ditekuni. Saat itu saya semester 3, dan dengan kepercayaan diri yang sudah semakin meningkat saya beranikan diri untuk mendaftar bekerja disalah satu unit usaha AMIKOM yang menangani soal pengembangan inovasi. Alhamdulillah saya di terima. Ini adalah titik balik kedua saya yang membuat hingga saat ini saya tertarik dengan pengembangan inovasi teknologi. Saya ingat betul project pertama di unit bisnis tersebut adalah membuat smart document management yang terintegrasi dengan printer dan scaner. Pimpinan saya saat itu Bapak Arief Setyanto memberikan saya tantangan…. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Merasa idemu bagus, lalu mau bikin startup. Yakin?

Merasa idemu bagus, lalu mau bikin startup. Yakin?

Event Time Icon 02 April 2021

Beberapa tahun terakhir ini, di Indonesia baru booming tentang startup digital. Melihat keberhasilan Gojek, Tokopedia, Traveloka, Bukalapak yang menjadi deretan startup dengan valuasi lebih dari 13 Triliun Rupiah mungkin membuat banyak orang mulai ingin menjadi the next Nadiem Makarim, the next William Tanuwijaya, atau mungkin ingin menjadi the next Achmad Zaky. Tak terkecuali deretan mahasiswa jurusan informatika. Beriringan dengan semakin banyaknya program yang mendorong pertumbuhan startup digital, semakin banyak pula mahasiswa yang merasa bahwa idenya akan menjadi the next Gojek dimasa yang akan datang. Yah, meskipun ditahun 2018 ini tampaknya sudah mulai berkurang, mungkin karena sudah banyak yang berfikir realistis bahwa mendirikan startup itu bukanlah suatu hal yang mudah, lagi pula sudah mulai terbukti banyak yang tumbang juga. Lalu, Bermimpi besar untuk menjadi the next Nadiem Makarim apakah salah? Tentu saja tidak. Hanya saja kita sering kali hanya melihat kesuksesannya saja, tidak banyak yang melihat perjuangan dan kerja keras dibalik itu semua. Apakah kamu yakin mau berjuang dan bekerja keras jika kamu tetap memilih untuk membuat startup? Coba tanyakan lagi pada dirimu sendiri, apa sih alasan kamu sampai akhirnya kamu memutuskan ingin membangun startup? Jika alasannya karena kamu ingin menjadi kaya, sebaiknya pikirkan kembali deh keputusanmu untuk membangun startup. Karena kalau tujuannya untuk sekedar menjadi kaya, banyak cara yang bisa ditempuh lho tanpa harus membuat startup. Membuka usaha dibidang non teknologi juga bisa membuat kaya lho, buktinya hingga tahun 2018, belum ada tuh founder startup asal indonesia yang tercatat sebagai 10 besar orang terkaya di Indonesia. Jika alasannya karena kamu gak ingin kerja sama orang atau mungkin bingung mau ngapain karena sulit mencari kerja, sebaiknya coba pikirkan kembali. Dah yakin mau bikin startup? Seperti yang kita tahu Nadiem Makarim mendirikan gojek bukan karena dia sulit mencari kerja, dia lulusan MBA Harvard Business School lho, dan dia juga pernah bekerja beberapa tahun di perusahaan dengan jabatan yang tinggi. Jadi jika kamu merasa skillmu masih biasa-biasa saja, sebaiknya mulailah dengan mencari pengalaman bekerja di startup yang sedang berkembang untuk mencari ilmu sebanyak-banyaknya sebelum pada akhirnya kamu membangun startupmu sendiri. Namun jika alasanmu ingin membangun startup karena kamu melihat suatu masalah yang besar, yang menurut kamu harus segera diselesaikan. Dan kamu juga merasa bahwa kamu mampu berkontribusi untuk memecahkan masalah tersebut serta mau mencurahkan seluruh waktu, energi, pikiran, dan seluruh sumber dayamu untuk menyelesaikan masalah itu. Maka mulailah berikhtiar. Apakah ada jaminan berhasil? Belum tentu. Maka cobalah mulai dengan mencari jawaban dari…. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Memulai dari Melihat Tujuan Akhir

Memulai dari Melihat Tujuan Akhir

Event Time Icon 02 April 2021

Saya yakin setiap orang pasti menginginkan masa depan yang cerah, berkecukupan, punya banyak waktu untuk keluarga, punya cukup uang dan bahagia dunia akhirat. Tapi ternyata tidak setiap orang bisa beruntung mencapai titik itu, kadang keinginan tidak sesuai dengan realita. Pada tulisan ini saya ingin mengajak kita berfikir sejenak, mengapa banyak orang tidak bisa mencapai masa depan yang cerah dan berkecukupan. Tahukah kamu bahwa setengah kekayaan di dunia ini ternyata hanya dikuasai oleh 1% orang (orang orang yang sangat kaya). Coba pikir mengapa bisa seperti itu? Dan seandainya semua total uang di dunia ini dibagi rata keseluruh populasi yang ada di dunia, maka 5 tahun setelah itu komposisinya kan kembali lagi >50% kekayaan dunia hanya akan dikuasai oleh segelintir orang saja. Mengapa bisa seperti itu? Coba pikirkan! Ya mungkin ini Hukum Alam untuk mencapai keseimbangan. Saya sendiri juga gak yakin apa alasannya selain karena Hukum Alam, karena setiap hal di dunia ini pastinya diciptakan untuk bisa saling melengkapi. Walaupun hal itu mungkin adalah hukum alam, tapi kita harus ikthiar dong. Seandainya didunia ini memang ditakdirkan ada sebagian orang menjadi miskin, sebagian menjadi cukup, dan sebagian menjadi kaya. Setidaknya kita harus bisa memastikan bahwa kita gak masuk dalam kategori miskin. Syukur-syukur kita bisa dikategori lebih dari cukup atau sangat berkecukupan. Lalu apa yang harus kita lakukan? Mungkin kita bisa memulai dengan lebih banyak melihat dan lebih banyak mendengar dengan pikiran terbuka. Melihat keatas dan melihat kebawah. Saya akan sharing satu hal dibenak saya yang menurut saya ini menjadi point terpenting agar kita bisa memiliki masa depan yang kita inginkan. Apakah itu? Jawabannya adalah, berani bermimpi besar dan berani menetapkan tujuan hidup sedini mungkin. selanjutnya adalah yakin bahwa kita bisa mencapai itu bagaimanapun caranya. Biasanya orang yang menjadi biasa aja, adalah orang-orang yang takut untuk mempunyai mimpi. Takut untuk menetapkan tujuan. Jadi ya hidupnya cuma lempeng-lempeng aja ngikutin arus. Orang-orang tipe ini adalah orang-orang yang biasanya takut kecewa jika harapannya tidak sesuai kenyataan. Jadi dari pada kecewa mereka memilih untuk tidak punya mimpi yang terlalu besar, tidak menetapkan tujuan yang besar. Sebagian orang digolongan ini, dia tidak mempunyai mimpi besar, namun dia sudah bisa mensyukuri dari apa yang dia dapat, dan itu cukup bagus. Tapi ada juga orang digolongan ini, sudah tidak memiliki goal yang spesifik tapi kerjaannya ngeluh terus dengan keadaan. Bahkan dilevel akut, mereka justru menebar virus iri, dengki, fitnah pada orang-orang disekitarnya yang tidak memiliki pola pikir yang sama dengan…. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Setiap hal yang besar selalu diawali dengan sebuah langkah kecil.

Setiap hal yang besar selalu diawali dengan sebuah langkah kecil.

Event Time Icon 02 April 2021

Di artikel sebelumnya, Masa depan suram, Salah siapa? sebenarnya saya ingin bercerita soal goal. Dimana untuk kita bisa mencapai suatu tujuan, hal yang wajib harus ada adalah tujuan itu sendiri. Jika kita tidak punya tujuan, kita pasti akan sulit menentukan arah. Di artikel sebelumnya saya ilustrasikan dengan sebuah puzzle, dimana 2 orang diminta untuk menyusun puzzle yang komplek. Orang yang pertama dikasih tau dulu hasil akhir puzzlenya akan membentuk gambar apa, dan satu orang lainnya tanpa dikasih tau terlebih dahulu. Umumnya, yang sudah bisa membayangkan dan tau hasil akhir puzzlenya seperti apa relatif lebih cepat menyelesaikan puzzle tersebut. Sama halnya kehidupan nyata, orang yang sudah bisa menentukan goal-nya relatif lebih cepat mencapai goal tersebut. Namun kadang masih banyak orang meskipun sudah tahu goalnya apa, mereka masih kesulitan mencapai goal tersebut. Banyak diantara mereka yang tidak tahu bagaimana cara mereka bisa mencapai goal tersebut dan harus mulai dari mana. Menurut saya itu normal, ketika kita sudah tahu tujuan kita mau kemana wajar saja kalau kadang kita bingung. Dan itu bagus, berarti kamu masih care terhadap goal itu. Mari kita analogikan menjadi sebuah perjalanan, anggap kamu tinggal di Jogja dan sudah menetapkan tujuan bahwa kamu ingin ke Singapore untuk liburan. Dengan sudah menetapkan tujuan artinya kamu sudah melewati fase pertama yaitu menetapkan goal. Fase kedua adalah bicara mengenai How to nya, bagaimana kita bisa mencapai goal itu. Untuk dapat pergi ke Singapore ada beberapa tahapan yang harus ditempuh. Bikin Paspor Beli Tiket Pesawat Jogja — Singapore PP Kelihatannya mudah, tapi kadang aktualnya tidak selalu semulus itu. Bagaimana kalau kita ternyata tidak punya uang untuk beli tiket atau sekedar biaya untuk bikin paspor aja gak punya. Jawaban saya adalah udah jalanin dulu aja dan mulai dari hal-hal yang paling sederhana yang bisa kamu lakuin. Hal-hal kecil apa sih contohnya? Kamu bisa mulai dengan berdoa dulu, plus minta doa orang tua bahwa kamu ingin mencapai goal itu. (ini adalah salah cara yang ampuh yang sudah sering saya praktekkan, Insyaallah Allah lain kali saya akan berbagi cerita soal hal ini) Kamu bisa mulai dengan menabung. Atau apapun yang bisa kamu lakukan, lakukan aja dulu. Kadang kita baru akan tau arah beberapa saat setelah kita mulai jalan. Jadi menurut saya mulai aja dulu dengan sesuatu yang bisa kita mulai sambil tetap memikirkan goal kita tersebut. Insyallah akan ada momentum dimana kita menjadi ada kesempatan untuk mengakselerasi langkah kita hingga menjadi cepat sampai tujuan. Satu hal lagi…. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Tentang Relatifitas, Kaya Miskin, Pandai Bodoh, Sukses Gagal. Apakah semua itu Relatif?

Tentang Relatifitas, Kaya Miskin, Pandai Bodoh, Sukses Gagal. Apakah semua itu Relatif?

Event Time Icon 02 April 2021

Sukses. Kata yang sering kita dengar. Setiap orang mungkin punya pandangan yang berbeda dalam menyikapi arti kata Sukses. Namun, bagi kebanyakan orang mungkin arti kata sukses itu adalah sukses secara financial dan karir. Pernah suatu ketika, saat saya mengisi sharing suatu acara, MC nya memperkenalkan saya sebagai orang yang sudah sukses, padahal jujur saya sendiri masih merasa belum sukses. Pernah juga saat ngobrol dengan teman lama, dibilang sukses karena sudah punya kendaraan dan punya rumah. Bagi saya sendiri atau bagi orang yang jauh lebih hebat dari saya, tentu saja saya mah masih bagaikan butiran debu. Tapi mungkin bagi orang tertentu saya sudah dianggap sukses. Lalu sukses itu sendiri apa sih? Apakah sukses itu relatif tergantung sedang dilingkungan mana kita berada. Menurut saya, ya. Karena masih banyak yang mengukur kesuksesan seseorang dengan ukuran sepatu dia sendiri. Terkait Pandai dan Bodoh apakah itu Relatif juga? Menurut saya ya. Saya pernah disuatu kondisi saya dianggap paling bodoh, dan pernah juga dikondisi dimana dianggap paling pintar. Saya akan coba bagikan cerita saya. Saat saya SD, saya relatif dikenal sebagai anak yang cukup pintar. Kelas 1–3 SD saya sering mendapatkan juara 1. Dan kelas 4–6, setidaknya masih 5 besar di kelas. Saat itu saya dianggap tidak bodoh. Masuk ke SMP, saya diminta mendaftar di SMP terbaik sekabupaten tempat saya tinggal, dan kalau gak salah saat itu SMP tersebut ranking 4 seprovinsi DIY. Saat itu seleksi masuk SMP dilaksanakan dengan test masuk, walaupun pada akhirnya saya diterima di SMP tersebut, saya berada diposisi ranking 210 dari 240 siswa yang diterima. Dan masa-masa kelas 1 SMP sampai kelas 3 SMP adalah masa-masa saya dianggap orang bodoh dikelas, Rekor ranking terbaik saya ketika semesteran adalah ranking 27 dari 40 siswa, dan Rekor ranking terburuk saya waktu itu ranking 37 dari 40 siswa. Di cap sebagai siswa yang bodoh tentu saya tidak enak, faktanya siswa yang dicap bodoh dan tidak punya skill lain yang mencolok rawan di bully. Bersyukur saya dulu tidak terlalu kena bully. Masa-masa SMP ditutup dengan Ujian Nasional dengan 3 mata pelajaran yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Saya dapat mengumpulkan total nilai 27, dengan rincian Matematika dapat nilai 10, Bahasa Indonesia 9.7, dan Bahasa Inggris 7.3 . Walaupun rata-rata nya sudah 9.00 namun ternyata banyak siswa yang mendapatkan nilai lebih baik dari nilai saya tersebut. Masa-masa SMP adalah masa-masa dimana saya merasa bodoh. Masuk ke SMA, saya masuk ke SMA terbaik sekabupaten. Waktu itu…. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Define Our Purpose of Life Earlier

Define Our Purpose of Life Earlier

Event Time Icon 02 April 2021

Purpose of Life, seingat saya istilah Purpose of Life ini pertama kali saya dengar dari Bro Yasa Paramita Singgih, pendiri Men’s Republic. Saya kenal dia pada awal tahun 2016, pada saat sama-sama jadi Finalist Wirausaha Muda Mandiri 2015. Aigiva, 1 Tahun 10 Bulan Saya mendapatkan ide menulis ini saat kemarin nemenin anak saya main dan tiba tiba muncul pertanyaan dipikiran saya Kira-kira apa kontribusi yang bisa saya lakukan agar anak ini kelak akan menjadi anak yang lebih hebat dan lebih bermanfaat dibanding Ayahnya? Saya harap, anak saya tidak perlu mengulangi kesalahan-kesalahan yang pernah saya lakukan. Salah satunya adalah terlambat start. Jujur saja saya baru mulai tahu saya harus berjalan ke arah mana saat saya kuliah semester 2. Dan saya pikir itu sangat terlambat. Seadainya saya bisa tahu lebih cepat, saya bisa menentukan prioritas prioritas dan tidak buang buang waktu untuk hal-hal yang tidak align dengan goal saya. Waktu itu, masa-masa SD, SMP, SMA saya lalui hari demi hari tanpa tahu tujuannya, saya tidak pernah benar benar tahu saya kelak ingin menjadi apa, bahkan saya juga tidak benar benar tahu ingin kuliah dimana dan jurusan apa. Alhasil nilai-nilai saya juga seadanya kala itu, mungkin karena saya tidak benar-benar tahu alasan kenapa saya harus belajar. Mungkin banyak juga yang merasakan hal yang sama dengan saya. Pernah suatu ketika, saat saya sharing di suatu acara secara random saya tanya beberapa peserta, setelah lulus apa rencana kalian? Dari sekitar 5 orang, hanya 1 orang aja yang bisa ceritakan planingnya. Meskipun terlihat sederhana, ternyata menentukan Purpose of Life sedini mungkin bukan perkara mudah, banyak faktor yang mempengaruhinya. Beberapa hal ini adalah faktor yang sangat mempengaruhi menurut pengalaman saya : Lingkungan Umumnya di masa-masa SD SMP SMA, lingkungan yang menjadi pengaruh paling dominan untuk kita adalah lingkungan keluarga. Karena secara umum anak akan cenderung mendengarkan dan mengikuti perintah orang tua. Kata perintah dikalimat sebelumnya saya cetak tebal karena sering kali orang tua hanya memberikan perintah, tanpa dikasih tahu alasan dibalik perintah tersebut. Atau sebenarnya sudah dikasih tahu, tapi orang tua tidak sadar atau bisa jadi tidak mau tau apakah anak sudah benar-benar memahami why nya atau belum. Menurut saya penting untuk orang tua sering-sering mengajak diskusi anak terkait masa depan, itu akan membantu anak lebih cepat menemukan purpose nya. Selain itu penting juga untuk orang tua sering-sering bercerita value value positif yang tetap harus dipegang si anak, itu akan membantu membentengi anak dalam perjalanan untuk mencapai…. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Perjalanan dalam berusaha untuk tetap berada di lingkungan yang positif

Perjalanan dalam berusaha untuk tetap berada di lingkungan yang positif

Event Time Icon 02 April 2021

Seorang motivator terkenal bernama Jim Rohn (Mentor dari Anthony Robbins) berkata “You are the average of the five people you spend the most time with”. Saya bersama 24 penerima Australia Award Scholarship lainnya. (Sydney, 2018) Apa yang diungkapkan oleh Jim Rohn pada kalimat pembuka pada artikel ini menggambarkan betapa besarnya pengaruh lingkungan dalam menentukan keberhasilan seseorang mencapai tujuan hidupnya. Kualitas diri kita merupakan hasil dari nilai rata-rata kualitas 5 orang terdekat kita. Dalam ajaran Agama Islam juga ada hadist yang mengatakan bahwa “Barang siapa menyerupai suatu kaum maka ia termasuk bagian dari mereka”. Yang pointnya juga sama, mengingatkan kita akan besarnya pengaruh lingkungan. John C. Maxwell dalam bukunya yang berjudul Winning with People: Discover the People Principles that Work for You Every Time, juga mengatakan hal serupa. “People can be the wind beneath our wings or the anchor on our boat.” Dia mengatakan bahwa ada dua tipe orang di Dunia ini. Pertama, mereka yang menjadi “angin di bawah sayapmu” (wind beneath your wings), yang mampu membuat kita terbang lebih tinggi. Mereka mendorong kita untuk terus maju dan berkembang. Namun ada juga tipe kedua yaitu mereka yang menjadi “jangkar bagi kapalmu” (anchor on your boat). Mereka akan membuat kapal kita kandas. Untuk itulah kita harus berhati-hati, kadang-kadang tanpa kita sadari, kehadiran para jangkar ini justru membuat kita sulit untuk berkembang. Pada intinya semua tokoh di atas mempunyai kesamaan pandangan bahwa lingkungan memiliki pengaruh yang sangat besar dalam perjalanan hidup seseorang. Saya pun meyakini dua faktor terbesar yang menentukan kesuksesan seseorang adalah lingkungan dan mindset. Dua hal ini menurut saya bagaikan dua mata uang yang tak terpisahkan. Jika kita berada di lingkungan yang baik, maka mindset kita juga menjadi lebih mudah terdorong untuk lebih positif. Jika mindset kita sudah positif, kita juga akan menjaga diri untuk tetap berada di lingkungan positif. Mungkin itu adalah bentuk Continuous Improvement, iterasi yang tidak ada habisnya. Dalam bahasa Jepang sering disebut dengan istilah Kaizen. Pada artikel saya sebelumnya yang berjudul Define Our Purpose of Life Earlier , saya bercerita bahwa saya termasuk salah satu orang yang terlambat untuk menentukan purpose of life saya. Namun dari pada menyesalinya, saya memilih untuk bersyukur. Saya bersyukur karena masih diberikan waktu untuk menyadarinya, sesungguhnya apapun keadaannya kita masih tetap bisa bersyukur. Terlambat menentukan purpose of life biasanya juga berakibat pada terlambatnya memilih lingkungan yang tepat. Namun meski begitu, saya akan coba bagikan point-point dalam perjalanan hidup saya yang bisa disikapi…. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Perjalanan Panjang Startup Digital beserta Tahapan Pendanaannya

Perjalanan Panjang Startup Digital beserta Tahapan Pendanaannya

Event Time Icon 26 Maret 2021

stage illustration Startup, atau biasa disebut perusahaan pemula berbasis teknologi adalah perusahaan yang tidak bisa disamakan dengan dengan UMKM. Ada beberapa perbedaan yang ada, namun satu yang merupakan pembahasan dalam tulisan ini, yaitu skema pendanaan. Skema pendanaan startup bukan hanya pada saat startup tersebut dibangun di awal. Startup akan mencari suntikan dana terus menerus untuk meningkatkan nilai perusahaan dan untuk melakukan exponential growth. Exponential growth adalah pertumbuhan yang sangat cepat pada suatu perusahaan. Pertumbuhan biasanya 1–10% per tahun, namun jika kita berbicara pertumbuhan startup haruslah 10 kali lebih cepat dibanding perusahaan konvensional. Besarnya pendanaan tergantung seberapa siap startup menerima dana, artinya setiap startup memiliki pencapaian yang berbeda-beda dan kebutuhan yang bervariasi. Satu startup bisa saja mendapat pendanaan sampai 1 miliar rupiah jika startup tersebut sudah memvalidasi bisnis model yang sudah dijalankan dengan menunjukkan adanya traksi yang bagus. Traksi adalah salah satu acuan keberhasilan sebuah startup. Traksi dapat berupa jumlah user aktif, banyaknya pendapatan, dan masih banyak faktor yang masuk dalam kategori traksi. Traksi dari masing-masing startup merupakan gambaran luaran dari konsep bisnis yang menjadi salah satu pertimbangan investor dalam memberikan pendanaan. Berikut adalah perjalanan panjang startup untuk memperjuangkan traksi dan pendanaanya: Tahap Ide, tahap dimana startup benar-benar baru akan dilahirkan. Founder dari startup biasanya melihat masalah yang terjadi di lingkungan mereka dan memiliki empati untuk menyelesaikannya dengan membangun startup digital. Permasalahan yang berasal dari founder bukan berarti pasti permasalahan khalayak yang harus diselesaikan. Perlu ada validasi ide pada tahap ini. Validasi bisa berupa survei kecil-kecilan untuk memastikan bahwa masalah tersebut adalah masalah bersama, dan solusi yang ditawarkan adalah solusi yang benar-benar menjawab permasalahan. Kenapa harus masalah bersama? Karena, goal dari membangun startup ini adalah teknologi yang harapannya merupakan produk yang dibutuhkan oleh banyak orang. Pada tahap ini pendana yang pasti ada adalah founder itu sendiri. Tahap Seed/Benih, Ide yang sudah divalidasi pada tahap sebelumnya, selanjutnya dapat dibangun menjadi Minimum Viable Product (MVP). Startup dapat memulai membuat purwarupa dan mencoba purwarupa tersebut ke user. Founder startup juga dapat bergabung ke inkubator startup untuk mendapatkan akses ke komunitas startup, akses ke pendana seperti investor, dan mendapat mentoring dari ahli. Inkubator startup paling populer di jogja tahun 2019 versi komunitas jogja startup adalah inkubator milik Universitas Amikom Yogyakarta bernama Amikom Business Park (ABP incubator). Para founder pada tahap ini cukup mengakses instagram @abpincubator atau website www.abpincubator.com untuk mendapat informasi lebih lanjut. Pendanaan yang biasanya ada untuk startup tahap ini adalah dari hibah maupun…. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Startup Talk #73 :”When Data Becomes Dangerous”

Startup Talk #73 :”When Data Becomes Dangerous”

Event Time Icon 15 Maret 2021

Halo Sobat ABP, Mengisi penghujung minggu ke-2 di bulan Maret ini Sabtu(13/03/2021) Startup Talk hadir kembali melalui kegiatan Stratup Talk #73. Kegiatan kali ini mengusung tema yang sangat informatif yaitu “When Data Becomes Dangerous” tentunya diisi oleh pembicara yang sudah ekspert di bidangnya siapa lagi kalau bukan R.Anggoro Prasetya yang merupakan Co-founder dari Kedata. Dalam Stratup Talk #73 ini, Mas Anggoro menjelaskan bahwasanya data itu sangat penting untuk dijaga ”Betapa pentingnya sebuah data dan kita juga harus bisa paham untuk apa data itu” ungkap Mas Anggoro. Lebih jauh, acara ini banyak diisi dengam sesi QnA dimana banyak bahasan yang menyinggung bahwasanya masyarakat kita masih kurang aware dengan keamanan data masing-masing terutama dalam menggunakan aplikasi. Menyikapi hal tersebut Mas Anggoro pun berpesan bahwasanya kita harus pintar-pintar mem-protect diri “ Ya kita harus bisa melihat term and condition, kita juga harus bisa membaca dan memahami setiap permission yang masuk ke hp kita” tutur Mas Anggoro. Inti dari pembahasan kali ini ialah kita harus sadar dan memiliki kepedulian terhadap data-data kita, karena praktek jual beli data memang jelas adanya maka dari itu Mas Anggoro pun berpesan “intinya kita harus memiliki ke hati-hatian “ pungkas Mas Anggoro pada sesi akhir kegiatan. (red: Devi Anggraeni, editor: Rofiatul Azizah). ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

STARTUP TALK#64 “IDEA GENERATION”

STARTUP TALK#64 “IDEA GENERATION”

Event Time Icon 06 Maret 2021

Hallo sobat Abp! Kemampuan berimajinasi dan berpikir seseorang mampu menciptakan sebuah gagasan atau ide. Ide yang dimiliki oleh setiap orang berbeda-beda tergantung dengan latar belakang personal dari orang tersebut, baik dari pengalaman maupun lingkungannya. Dengan begitu tindakan yang dipilih akan berbeda-beda sesuai dengan kemampuan masing-masing. Masih banyak orang yang memiliki banyak ide akan tetapi tidak mampu merealisasikannya. Akan lebih baik jika memiliki sebuah ide, kemudian dapat mengeksekusi ide tersebut supaya dapat ditampilkan kepada orang lain. Dengan adanya tindakan-tindakan tersebut kemudian nantinya akan menimbulakan sebuah pemikiran baru atau yang dikenal dengan Idea Generation. Pada event Startup Talk Online Edition yang rutin diadakan oleh ABP Incubator kali ini mengundang salah satu narasumber yaitu Agra Locita beliau menjabat sebagai Marketing dan Program Manager PT Aseli Dagadu Djokdja. . Beliau menjelaskan lebih mengenai berbagai cara pemikiran dan perilaku setiap orang. Startup Talk ini merupakan event yang terbuka untuk umum yang sekaligus bisa menjadi wadah untuk memberikan panggung bagi para pelaku Industri Digital di Yogyakarta untuk sharing tentang pengalamannya. Startup Talk Online Editon yang diselenggarakan pada tanggal 10 Oktober 2020 merupakan Startup Talk yang ke-64, dengan mengangkat pembahasan “Idea Generation”. Dari pembahasan tersebut menejelaskan bahwa Idea Generation merupakan tindakan membentuk ide untuk memiliki pemikiran baru. Pembicara pada Startup Talk kali ini banyak menyampaikan mengenai berbagai macam karakter, cara belajar, dan latar belakang pada setiap orang itu berbeda-beda. Setiap orang dibagi menjadi dua orang yang mempunyai karakter yang berbeda-beda. Didalam dua karakter tersebut terdapat berbagai macam karakter seperti Dominance, Influencing, Cautious, dan Stabilizing. Nah, selain berbeda dalam karakter, setiap orang juga berbeda dalam cara belajar. Seperti yang disampaikan oleh pembicara, bahwa setiap orang itu memiliki cara belajar yang berbeda-beda. Ada tiga hal cara belajar yang disampaikan yang pertama belajar berdasarkan visual yaitu belajar dengan cara melihat dan memahami melalui gambar, yang kedua belajar berdasarkan mendengarkan yaitu belajar dengan cara mendengarkan, yang ketiga belajar berdasarkan meraba yaitu belajar dengan cara memegang dan merasakan teksturnya. Selain dari tiga hal tersebut, ada juga tipe-tipe belajar setiap orang seperti Naturalist, Spatial, Linguistic, Intrapersonal, Interpersonal, Musical, Logical- mathematical dan Bodily kinesthetic. Nah, dengan adanya acara ini yuk bersama-sama mendaftar dan hadir dalam acara Startup Talk berikutnya pada tanggal 24 Oktober 2020. Guna menambah ilmu dari pengalaman para pembicara. Dan jangan sampai ketinggalan info-info dari Abp Inkubator dengan cara mengikuti kami di : Instagram : @abpincubator YouTube : abp incubator Spotify : Abpodcast. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

STARTUP TALK #63: “Peran Edtech startup untuk pendidikan di era pandemi”

STARTUP TALK #63: “Peran Edtech startup untuk pendidikan di era pandemi”

Event Time Icon 06 Maret 2021

Halo sobat Abp! Saat ini di Indonesia banyak Endtech-endtech bermunculan seiring berkembangnya teknologi. Kemunculan banyaknya Endtech ini merupakan sebuah dorongan para pelaku startup dalam melakukan inovasi dibidang edukasi dalam membantu proses pembelajaran. Setelah diputuskannya pandemi secara nasional, semua sektor pendidikan di Indonesia dilarang untuk melakukan proses pembelajaran secara tatap muka. Hal ini untuk mencegah penyebaran COVID-19 semakin bertambah dan menyebar luas. Sehingga pemerintah mengalihkan pembelajaran baik siswa dibangku sekolah maupun mahasiswa dibangku kuliah secara daring. Pada event Startup Talk Online Edition yang rutin diadakan oleh ABP Incubator kali ini mengundang salah satu narasumber yaitu Defi Ariyani, beliau menjabat sebagai Bisnis Development dan Marketing di Widya Edu. Beliau menjelaskan lebih mengenai peran yang dilakukan oleh Endtech startup dalam menanggapi permasalahan pendidikan di era pandemi saat ini. Startup Talk ini merupakan event yang terbuka untuk umum yang sekaligus bisa menjadi wadah untuk memberikan panggung bagi para pelaku Industri Digital di Yogyakarta untuk sharing tentang pengalamannya. Startup Talk Online Editon yang diselenggarakan pada tanggal 26 September 2020 merupakan Startup Talk yang ke-63, dengan mengangkat pembahasan “Peran Endtech Startup untuk Pendidikan di Era Pendemi”. Dari pembahasan tersebut menejelaskan bahwa Widya Edu hadir untuk memecahkan persoalan masalah yang muncul dibidang edukasi atau pendidikan .Widya Edu lahir di era pandemi sebagai salah satu Endtech Startup di Indonesia yang memudahkan para pelaku pendidikan baik Pengajar maupun Pelajar. Platform pembelajaran ini disertai dengan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang merupakan salah satu keunggulannya. Widya Edu menggunakan AI Face Recognition Presence Attandance dalam melakukan presensi kehadiran para pesertanya. Keunggulan ini menjadikan supaya bisa mendisplinkan para pesertanya. Widya Edu memberikan beberapa penawaran pelayanan seperti, Live Interactive Class & Private, Learning with Tutors (Marketplace), Learning Management System, Learning Content Materials, dan mengadakan Try Out, Quiz, and Consultation yang mampu menunjang para penggunanya. Hingga saat ini Widya Edu sudah memiliki 1500 pengguna yang tersebar diseluruh Indonesia. Dari beberapa user sudah merasa puas dengan menggunakan platform Widya Edu. Mereka merasa lebih terbantu dengan kehadiran platform ini. Nah, dengan adanya acara ini yuk bersama-sama mendaftar dan hadir dalam acara Startup Talk berikutnya pada tanggal 17 Oktober 2020. Guna menambah ilmu dari pengalaman para pembicara. Dan jangan sampai ketinggalan info-info dari Abp Inkubator dengan cara mengikuti kami di : Instagram : @abpincubator YouTube : abp incubator Spotify : Abpodcast. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Startup Talks 48

Startup Talks 48

Event Time Icon 06 Maret 2021

Sleman — Amikom Business Park (ABP) Inkubator kembali melaksanakan Startup Talks (Sabtu, 1/2). Mengambil tema Implementasi Artificial Intelegent dan Big Data di Indonesia dan mengundang Ibnu Abdissalam, selaku Head of Solusi247 Yogyakarta membuat peserta begitu antusias. Ibnu mengungkapkan Solusi247 sudah dari tahun 2012 fokus dalam sistem big data. Revolusi industry 4.0 membuat bigdata, Internet of the Thinks (IoT), Internet of the City (IoC), serta Artificial Intelegent (AI) akan menjadi global trend. AI sebenarnya produk lama yang ada dalam jurnal penelitian, namun baru bisa dikembangkan karena dunia sedang dalam pembaharuan teknologi. “Sekarang Indonesia sedang pakai 4G LTE, tapi Korea Selatan sudah menjajaki sistem 5G”, ucap Ibnu. Pembaruan teknologi sangat cepat terjadi, jika tidak mengikuti pasti tertinggal. Pembaruan teknologi, juga mendorong terciptanya pengembangan teknologi. Misal adanya google assistant, sangat membantu pengguna smart phone saat ini. Itu salah satu contoh penerapan sederhana dari AI. Ibnu juga mengungkapkan, teknologi AI bisa diterapkan dalam aspek kesehatan di rumah sakit. “AI bisa juga diterapkan dalam membantu suster atau perawat dalam menulis diagnosa pasien. Dulu perlu waktu dalam menulis diagnosa, namun dengan AI bisa diatasi dengan singkat”, ucap Ibnu. Selain itu AI bisa juga di integrasikan dengan Big Data dalam mendeteksi penyakit untuk pasien. Hal itu sudah dilakukan di China, dan bukan tidak mungkin juga diterapkan di Indonesia. “Jadi AI kedepannya mungkin bisa menjadi rules untuk membantuk para dokter dalam bertugas”, ucap Ibnu. Ibnu menambahkan, pada dasarnya data itu sama tapi memang dari size yang berbeda, yang membedakan adalah teknik, tools, dan arsitekturnya. “Movement tradisional teknis nantinya sudah tidak akan dipakai, industri akan beralih ke sistem yang cepat dan akurat”, ucap Ibnu. Data yang di-generate saat ini sudah susah jika dikerjakan dengan teknis tradisional, karena membutuhkan biaya yang sangat besar. “Movement big data sistemnya jika ada aplikasi bertemu dengan internet dan didukung oleh GPS maka akan menghasilkan data yang besar”, tambah Ibnu. Sebagai contoh, ada sekian grup WA jika semua aktif dan saling bertukar data misal foto atau video pasti akan memperlambat kinerja smart phone. Bisa juga dengan aplikasi ojek online, saat menyalakan GPS maka akan berpengaruh pada tingkat batrey yang berkurang. Semua hal tersebut disebabkan alur data generate yang tinggi dan mempengaruhi kinerja smart phone. Red. wah. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

STARTUP TALK #62: “Membangun dan Mengelola Studio Desain Grafis”

STARTUP TALK #62: “Membangun dan Mengelola Studio Desain Grafis”

Event Time Icon 06 Maret 2021

Hallo sobat Abp! Sebagai salah satu bagian dari industri kreatif, di Indonesia sendiri desain grafis mengalami perkembangan yang pesat dan meluas. Kebutuhan desain grafis saat ini bukan hanya menjadi kebutuhan para pelaku usaha di bidang kreatif saja, akan tetapi hampir semua bidang industri membutuhkan ide kreatif dari para desainer grafis. Dengan terbukanya peluang usaha desain grafis ini, para desainer grafis dapat memanfaatkan keahliannya untuk menciptakan suatu bisnis kreatif dengan membangun sebuah studio grafis. Nah, pada kesempatan kali ini ABP Incubator mengadakan event Startup Talk Online Edition yang rutin diadakan setiap 2 minggu sekali. Pada event ini ABP mengundang seorang narasumber yang ahli dan kompeten dalam bidang desain grafis. Yaitu, Rizki Kurniawan Darsono selaku Founder INIPAGI. Beliau akan menjelaskan lebih mengenai apa saja yang perlu di persiapkan sebelum membangun Studio Desain Grafis. Starup Talk ini merupakan event yang terbuka untuk umum yang sekaligus bisa menjadi wadah untuk memberikan panggung bagi para pelaku Industri Digital di Yogyakarta untuk sharing tentang pengalamannya. Event Startup Talk Online Editon yang diselenggarakan pada tanggal 12 September 2020 merupakan Startup Talk yang ke-62 dengan mengangkat tema “Membangun dan Mengelola Studio Desain Grafis”. Dari tema tersebut ada 7 hal penting yang disampaikan oleh pembicara dalam membangun dan mengelola studio desain grafis yaitu pendiri, kerjaan, pemasaran, keuangan, visi, tim, dan budaya. Dalam membangun studio desain grafis bisa didirikan dengan dua cara, yaitu secara sendiri dan secara bersama-sama. Dari kedua cara tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Apabila studio itu didirikan secara sendiri, maka akan lebih mudah menjalankannya. Akan tetapi ketika kebuntuan ide, maka akan ditanggung sendiri permasalahan dalam pekerjaan. Sedangkan apabila membangun studio secara bersama-sama, maka ide yang muncul dilakukan secara bersama-sama, dan akan lebih mudah dalam mengerjakan pekerjaan karena dapat dibagi-bagi. Nah, dengan adanya acara ini yuk bersama-sama mendaftar dan hadir dalam acara Startup Talk berikutnya pada tanggal 3 Oktober 2020. Guna menambah ilmu dari pengalaman para pembicara. Dan jangan sampai ketinggalan info-info dari Abp Inkubator dengan cara mengikuti kami di : Instagram : @abpincubator YouTube : abp incubator Spotify : Abpodcast. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Startup Talk 46 :“Bagaimana Startup di 2020”

Startup Talk 46 :“Bagaimana Startup di 2020”

Event Time Icon 06 Maret 2021

Hallo sobat Abp! Selamat tahun baru 2020 ya, seiring berjalannya waktu maka semakin banyak pula Startup yang mulai bermunculan nih dari Unicorn, Decacorn, hingga Hectocorn. Namun ternyata, kata-kata ini masih terdengar asing bagi Indonesia. Maka dari itu tahun 2020 ini merupakan momentum yang tepat untuk memulai suatu gebrakan untuk membangun Startup. Jika kita mendengar kata Startup, hal pertama yang ada dipikiran kita tentang Startup adalah Gojek, Bukalapak, Tokopedia, dan lain sebagainya. Ya, nama-nama tersebut memang merupakan salah satu Startup yang ada di Indonesia. Maka dari itu, Abp Incubator akan mengadakan event Startup Talk yang rutin diadakan setiap 2 minggu sekali. Event ini merupakan event yang terbuka untuk umum yang sekaligus bisa menjadi wadah untuk memberikan panggung bagi para pelaku Industri Digital di Yogyakarta untuk sharing tentang pengalamannya. Pada event Startup Talk yang akan diselenggarakan pada tanggal 04 Januari 2020 merupakan Startup Talk yang ke-46 dengan mengangkat tema “Bagaimana Startup di Tahun 2020”. Startup sendiri adalah sesuatu yang merujuk pada perusahaan yang belum lama beroperasi dan masih dalam masa pengembangan. Jadi, pada kesempatan kali ini Abp Incubator akan mengundang 3 narasumber yang ahli dan kompeten dalam bidangStartup. Yaitu, Zissiva Wasito selaku Chief Strategy Officer Finix76, Ahmad Amirudin selaku Manager DILO Yogyakarta dan Azmi Ansyah selaku CEO Medika Digital Nusantara. Mereka akan menjelaskan lebih mengenai Startup yang akan menjadi tren, pendanaan dari para Investor, serta valuasi yang masih relevan di tahun 2020. Dengan mengikuti Startup Talk46 ini akan memberikan wawasan untuk lebih mengenal dan memecahkan masalah mengenai Startup yang masih membingungkan banyak orang.. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Special Startup Talk: “Cracking The Coding Interview”

Special Startup Talk: “Cracking The Coding Interview”

Event Time Icon 06 Maret 2021

Instagram: @abpincubator Hallo sobat Abp! Perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat orang-orang membutuhkan sesuatu yang ringkas dan cepat. Sadarkah bahwa di era serba digital ini, belajar coding sama pentingnya dengan belajar membaca atau menulis. Orang yang tidak memiliki background tentang IT, menganggap bahwa belajar coding terdengar membingungkan dan sulit untuk dikuasai. Sebenarnya mempelajari coding tidak membingungkan seperti yang dianggap banyak orang. Karena, ada banyak cara seru untuk belajar coding. Untuk mendapatkan keseruan dalam belajar coding, sobat dapat mencarinya sesuai dengan selera masing-masing. Abp Incubator akan mengadakan event Startup Talk yang rutin diadakan setiap 2 minggu sekali. Event ini merupakan event yang terbuka untuk umum yang sekaligus bisa menjadi wadah untuk memberikan panggung bagi para pelaku Industri Digital di Yogyakarta untuk berbagi cerita tentang pengalamannya. Event Startup Talk yang akan diselenggarakan pada tanggal 21 Desember 2019 mendatang merupakan Startup Talk yang ke-45 dengan mengangkat tema “Cracking The Coding Interview”. Coding Interview merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan seorang programmer, sehingga ia tidak bisa lolos begitu saja. Ini adalah rintangan pertama yang harus mereka lewati untuk mendapatkan pekerjaan pengembang perangkat lunak. Pada kesempatan kali ini Abp Incubator akan mengundang 2 narasumber yang ahli dan kompeten dalam bidang Coding Interview. Yaitu, Muhammad Wachid Kusuma selaku Senior Software di Development Engineer GDP LABS dan Galih Andy Pradana selaku Principal Software di Development Engineer. Mereka akan menjelaskan lebih mengenai tentang Coding Interview untuk mengetahui bagaimana mengungkap petunjuk dan detail tersembunyi dalam sebuah pertanyaan dan solusinya. Dengan mengikuti Startup Talk45 ini akan memberikan wawasan untuk memecahkan masalah mengenai coding interview yang masih membingungkan bagi banyak orang yang tidak memiliki background IT.. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Startup Talk #72 :”Bagaimana Proses Ide Menjadi Bisnis”

Startup Talk #72 :”Bagaimana Proses Ide Menjadi Bisnis”

Event Time Icon 06 Maret 2021

Hallo, Sobat ABP..! Menutup akhir pekan di Februari 2021 pada Sabtu (27/02/2021) ABP mengadakan Startup Talk #72 dengan mengangkat tema “Bagaimana Proses Ide Menjadi Produk Bisnis” pada kesempatan kali ini diisi oleh pembicara yang expert tentunya yaitu Kak Arvin Claudy Frobenius yang merupakan Manajer Inkubasi di ABP Incubator. Pada kesempatan kali ini, Kak Arvin memaparkan proses yang harus disiapkan untuk melakukan bisnis, yaitu : 1. Menentukan Masalah, hal ini merupakan proses mendasar untuk memulai suatu bisnis; 2. Menentukan Ide; 3. Menentukan segmentasi Pasar; 4. Mengembangkan produk. Kak Arvin juga menegaskan bahwasanya dalam berbisnis hal yang penting untuk dilakukan adalah melihat adanya permintaan pasar yang sesuai dengan konsep demand-supply “Harus ada interaksi antara ketersediaan dan permintaan produk” Ia juga menambahkan “ karena apa yang kita tawarkan, belum tentu yang mereka inginkan” tegas Kak Arvin. Ia juga menjelaskan dalam membuat suatu produk bukan kepada kepemilikannya tetapi solusi dan manfaat apa yang diberikan, “karena produk adalah proses” Ungkap Kak Arvin. Ia menambahkan jika produk sudah ada jangan menunda untuk release produk “Segerakan release produk, jangan nunggu. Cari user awal kemudian lakukan validasi produk lagi” ungkapnya dalam pemaparan terakhirnya. Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih satu jam ini berlangsung secara interaktif. Tak lupa pada sesi penutup Kak Arvin menutup acara ini dengan sebuah quotes dari Agus H. Yudhoyono “Bermimpilah tapi jangan terlalu lama. Segera bangun untuk mewujudkannya” Pungkas Kak Arvin dalam Startup Talks #72.. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Taxi Drone?—?Frogs 282

Taxi Drone?—?Frogs 282

Event Time Icon 26 Februari 2021

Masih seputar topik yang sama dengan tulisan saya sebelumnya, yaitu bercerita soal startup startup di lingkungan Inkubator Amikom. Kali ini saya akan sedikit bercerita terkait Taxi Drone Frogs. Uji Coba Frogs di Lanud Gading Mungkin anda sudah cukup familiar dengan alat transportasi udara seperti pesawat maupun helicopter. Namun startup asal Jogja bernama Frogs ini mengusung konsep yang berbeda, Drone yang saat ini umumnya digunakan untuk alat survey dan photography mereka kembangkan menjadi sebuah drone penumpang yang ditujukan untuk mengatasi masalah transportasi dimasa depan. Cikal bakal Frogs sendiri lahir di Ruang Meeting Inkubator Amikom Business Park pada awal tahun 2017. Saat itu ada seorang Angel Investor yang kebetulan datang ke kantor Inkubator Amikom Business Park untuk melihat startup-startup yang potensial. Singkat secerita tak lama setelah pertemuan itu, terjalin kerjasama untuk mengembangkan project ambisius yaitu pengembangan Drone Passenger, yang akhirnya di kasih nama Frogs 282. Taxi drone ini di klaim menjadi drone penumpang pertama buatan Indonesia, Frogs ini diuji coba untuk pertama kalinya di Lapangan Udara Gading, Playen, Gunungkidul, Yogyakarta, Sabtu (7/3/2020). Meskipun perjalanan untuk mendapatkan izin terbang komersil dari taxi drone ini masih sangat panjang. Namun tim Frogs optimis bahwa bisnis drone merupakan bisnis yang menjanjikan dimasa depan. Saat ini selain melakukan research pengembangan Taxi Drone, mereka juga membuat drone drone lainnya seperti drone surveillance dan drone sprayer yang saat ini memang sudah bisa diterima dipasar. Perusahaan Frogs Indonesia terdiri dari sekitar 20 orang pekerja yang 100% berkewarganegaraan Indonesia, ini menunjukkan bahwa kemampuan orang-orang Indonesia tidak kalah dengan orang-orang di luar negeri. Drone Passenger Frogs menjadi bukti nyata anak anak muda Indonesia bisa berhasil menghasilkan karya yang tak kalah dengan karya orang luar negeri. Dengan support system yang tepat, karya-karya spektakuler bisa lahir dari Indonesia, dalam hal ini khususnya Yogyakarta. Inkubator Amikom Business Park merupakan salah satu part dari support system tersebut dimana memiliki peran yang sangat penting untuk membina startup di tahapan early stage sebelum akhirnya di hubungkan ke Angel Investor maupun Venture Capital.. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Startup Talk #71:“Siap Berkarir di Dunia Digital Melalui Pelatihan Berbasis Magang Online”

Startup Talk #71:“Siap Berkarir di Dunia Digital Melalui Pelatihan Berbasis Magang Online”

Event Time Icon 26 Februari 2021

Halo Sobat ABP! Masa pandemi menuntut kita untuk selalu kreatif dan menjadi manusia yang solutif. Tentunya ini bukan menjadi penghalang kita untuk tetap produktif dan mencari pengalaman. Terlebih bagi seorang job seeker harus tetap optimis dan semangat dalam mencari pekerjaan. (Sabtu,13/02/2021) Startup Talk #71 melakukan sharing session dengan tema “Siap Berkarir di Dunia Digital, Melalui Pelatihan Berbasis Magang Online” diisi oleh pembicara hebat Kak Tuhfatussalisah yang merupakan Lead Social Media Engagement Amikom Center. Acara yang diadakan secara virtual ini berlangsug selama satu jam dengan sangat informatif. Pada kesempatan ini Kak Tuhfatusasalisah memaparkan beberap hal yang harus disiapkan sebagai seorang pencari kerja yaitu : 1. Harus memiliki pengalaman dan menyiapkan prototype 2. Harus bisa bekerja pintar 3. Upgrade skill, baik itu hard skill ataupun soft skill 4. Kita harus mencari tahu apa yang dibutuhkan oleh perusahaan yang kita tuju dan harus tahu kredibilitas perusahaannya Dari poin-poin diatas tentunya hal-hal itu juga bisa dipenuhi sebelum kita bekerja dengan mengikuti terlebih dahulu program magang, melalui magang kita akan bisa belajar dan mendapatkan pengalaman-pengalaman. Sehingga perusahaanpun akan mudah untuk melirik kita. Pada kesempatan ini dalam pemaparanya Kak Tuhfatussalisah juga memberikan informasi bahwasanya saat ini magang online bisa menjadi solusi ditengah kondisi pandemi seperti sekarang, beliau pun menyarakan untuk mengikuti instagram @amikomcenter “Untuk mencari pengalaman Magang online bisa di cek di @amikomcenter program-program yang disediakan disini sudah relatable dengan pekerjaan-pekerjaan yang sedang banyak dicari di 2020–2021.program ini berada di bawah lingkungan akademisi.” Pungkas Kak Tuhfatusasalisah pada sesi akhir pemaparan materi. Pada sesi akhir pula ditutup oleh pernyataan dari Kak Rofiatul Azizah sebagi moderator dalam Startup Talk #71 kali ini. “Magang itu penting banget, karena perusahaan itu butuh karyawan yang sudah punya pengalaman kerja.” (Redaksi: Devi Anggraeni, Editor: Rofiatul Azizah). ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Taxi Drone?—?Frogs 282

Taxi Drone?—?Frogs 282

Event Time Icon 26 Februari 2021

Masih seputar topik yang sama dengan tulisan saya sebelumnya, yaitu bercerita soal startup startup di lingkungan Inkubator Amikom. Kali ini saya akan sedikit bercerita terkait Taxi Drone Frogs. Uji Coba Frogs di Lanud Gading Mungkin anda sudah cukup familiar dengan alat transportasi udara seperti pesawat maupun helicopter. Namun startup asal Jogja bernama Frogs ini mengusung konsep yang berbeda, Drone yang saat ini umumnya digunakan untuk alat survey dan photography mereka kembangkan menjadi sebuah drone penumpang yang ditujukan untuk mengatasi masalah transportasi dimasa depan. Cikal bakal Frogs sendiri lahir di Ruang Meeting Inkubator Amikom Business Park pada awal tahun 2017. Saat itu ada seorang Angel Investor yang kebetulan datang ke kantor Inkubator Amikom Business Park untuk melihat startup-startup yang potensial. Singkat secerita tak lama setelah pertemuan itu, terjalin kerjasama untuk mengembangkan project ambisius yaitu pengembangan Drone Passenger, yang akhirnya di kasih nama Frogs 282. Taxi drone ini di klaim menjadi drone penumpang pertama buatan Indonesia, Frogs ini diuji coba untuk pertama kalinya di Lapangan Udara Gading, Playen, Gunungkidul, Yogyakarta, Sabtu (7/3/2020). Meskipun perjalanan untuk mendapatkan izin terbang komersil dari taxi drone ini masih sangat panjang. Namun tim Frogs optimis bahwa bisnis drone merupakan bisnis yang menjanjikan dimasa depan. Saat ini selain melakukan research pengembangan Taxi Drone, mereka juga membuat drone drone lainnya seperti drone surveillance dan drone sprayer yang saat ini memang sudah bisa diterima dipasar. Perusahaan Frogs Indonesia terdiri dari sekitar 20 orang pekerja yang 100% berkewarganegaraan Indonesia, ini menunjukkan bahwa kemampuan orang-orang Indonesia tidak kalah dengan orang-orang di luar negeri. Drone Passenger Frogs menjadi bukti nyata anak anak muda Indonesia bisa berhasil menghasilkan karya yang tak kalah dengan karya orang luar negeri. Dengan support system yang tepat, karya-karya spektakuler bisa lahir dari Indonesia, dalam hal ini khususnya Yogyakarta. Inkubator Amikom Business Park merupakan salah satu part dari support system tersebut dimana memiliki peran yang sangat penting untuk membina startup di tahapan early stage sebelum akhirnya di hubungkan ke Angel Investor maupun Venture Capital.. ABP Incubator 2021, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

ICHIBOT, Startup Bervisi Besar untuk Indonesia.

ICHIBOT, Startup Bervisi Besar untuk Indonesia.

Event Time Icon 09 Oktober 2020

Pada Tahun 2019 Amikom Business Park (ABP) Inkubator mencapai keberhasilan dimana ada 8 startup binaan ABP yang berhasil mendapatkan pendanaan. Diantara delapan startup tersebut, terdapat satu startup yang telah 2 kali berturut-turut mendapatkan pendanaan, startup tersebut adalah “ICHIBOT”. Startup ICHIBOT membawa kesuksesan yang terlihat dari journey pada awal mendaftar menjadi tenan ABP hingga kini, ICHIBOT berhasil melipatgandakan omset. ICHIBOT berhasil mengubah omset yang awalnya hanya belasan juta, menjadi mencapai lebih dari 1 Miliar Rupiah. Omset yang kini bernilai sangat besar tersebut bukan tanpa perjuangan. Startup pengembang robot edukasi ini didirikan oleh tiga orang founder, yakni Fahruddin Hasan, Angga Priyatmoko, dan Slamet Hari Mukti. Ketiganya bertemu saat berpartisipasi dalam lomba Line Follower masing-masing beradu dengan robot yang dikembangkannya. Lantas ketiganya sepakat untuk menyatukan ide, membuat produk yang lebih sempurna untuk dikomersialkan. Pada Akhir 2017, ICHIBOT dipertemukan dengan Donni Prabowo, salah satu pengelola Inkubator ABP. Pertemuan tersebut melahirkan kesepakatan berupa program inkubasi untuk ICHIBOT. Program inkubasi adalah program yang dimiliki oleh ABP Inkubator untuk membantu startup dalam hal bisnis, teknis, dan memperoleh pendanaan. Founder ICHIBOT menyadari bahwa keahlian dari masing-masing tim masih dalam ranah teknis elektronika, mereka membutuhkan pengetahuan bisnis di luar keahlian para founder. Program inkubasi ABP membuka peluang untuk pendanaan yang pada saat itu ada yaitu dari KEMENRISTEKDIKTI. ICHIBOT terpilih untuk presentasi produk di Jakarta pada tahun 2018. Setelah presentasi tersebut, ICHIBOT dinyatakan lolos dan berhak mendapat permodalan pada tahap seed funding. Pendanaan yang didapatkan oleh ICHIBOT memberi energi baru untuk melesat bersama program-program inkubasi yang terus mengawal kesuksesan ICHIBOT. Produksi robot menjadi berlipat lebih banyak. Prestasi cemerlang pada tahun pertama pendanaan membuat ICHIBOT menjadi perusahaan yang disegani pada kompetisi robot line follower tingkat SMP. Semangat pantang menyerah yang dimiliki membuat ICHIBOT direkomendasikan oleh ABP untuk mengikuti pendanaan tahap kedua dari KEMENRISTEKDIKTI. Benar saja, ICHIBOT berhasil mendapatkan pendanaan tahap kedua yang berfokus pada pemasaran untuk memperbesar pasar. Hingga sekarang, ICHIBOT menjadi startup yang telah melebarkan sayap pada pelatihan-pelatihan robotik untuk remaja untuk menyiapkan generasi muda dalam menghadapi industri 4.0. ICHIBOT, adalah startup yang dikembangkan berdasarkan kebutuhan robot untuk edukasi di Indonesia. Visi besar ICHIBOT adalah ingin membantu memenuhi kebutuhan robot untuk mendukung industri dalam negeri, mengembangkan robot untuk membantu aktivitas manusia, dan memenuhi kebutuhan robot sebagai sarana riset dan pengembangan teknologi.. ABP Incubator 2020, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Ratusan Pengunjung Meramaikan Jogja Startup Day 2019

Ratusan Pengunjung Meramaikan Jogja Startup Day 2019

Event Time Icon 09 Oktober 2020

Jogja Startup Day 2019 resmi dibuka hari ini Sabtu, 2 November 2019 dan akan berlangsung selama dua hari. Sensasi dan energi enterpreneurship sangat terasa ditambah antusiame pengunjung yang jumlahnya luar biasa. Tidak hanya peserta dari Jogja, melainkan dari Klaten, Solo, Surabaya bahkan Bangkok semua saling menjalin networking dan berbagi insight satu sama lain dalam satu acara. Tercatat terdapat 40 Starutp Exhibitor, 30 narasumber, 10 sesi talkshow paralel, 6 Investor dan 10 Komunitas IT&Bisnis. Acara ini diselenggarakan oleh ABP Incubator, Block 71 dan AMCC. Berikut highlight kegiatan selama hari pertama berlangsung. Opening Ceremony dilakukan oleh Rektor Universitas Amikom Yogyakarta, Prof.M. Suyanto. Conference sesi pertama, dibuka oleh Fajrin Rasyid presiden startup unicorn Indonesia, Bukalapak. Topik yang disampaikan How To Start A Billion Dollar “Unicorn” Startup. Dilanjutkan sesi kedua, diskusi panel dengan tema Why Investors Won’t Invest in Your Startup?. Panelis terdiri atas 6 perwakilan entitas investor dimoderatori oleh Sony Rachmadi (Run System). Sesi ketiga, disampaikan oleh Sazali Johari (Programme Director Block71 South East Asia) dengan tema Startup Opportunity in South East Asia. Pada saat yang bersamaan pada stage terpisah, diskusi panel perwakilan komunitas Yogya Android Community, Facebook Dev C, UXID Jogja, Google Developer Group dan JogjaJS. Diskusi enam panelis ini membahas topik Why We Need Join IT Community. Speed dating oleh 40 startup. Sesi penutup hari pertama, diskusi panel bertema Reasons Why There’s No Unicorn in Jogja. Moderator mengulik banyak hal mulai dari local wisdom jogja hingga kesiapan jogja untuk ekosistem startup. Diskusi panel dihadiri oleh Rico Anggoro (Koordinator Indonesia Startup Founder-IDSF), Arif Faqihudin (Co-founder Srawoeng), Ahmad Amirudin-Manager at DILo (Digital Innovation Lounge) Yogyakarta, Danang Juffry (Hub manager Block 71) dan Saga Iqranegara (Co-founder Sertiva) Keesokan harinya, acara-acara pada hari Minggu 3 November 2019 tidak kalah seru. Tema How to Start a Sustainable Startup akan dibahas sejak pagi, dilanjutkan Do Startup Need Incubator? pada siang harinya. Sedangkan topik Why 90% Startup Fail? akan diulik oleh empat panelis pada sore harinya. Ingin merasakan juga Sensasi dan energi enterpreneurship? Datang dan beli tiketnya melalui www.jogjastartupday.com atau beli on the spot!. ABP Incubator 2020, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

ABP Incubator sebagai salah satu Startup Ecosystem builder di Jogja

ABP Incubator sebagai salah satu Startup Ecosystem builder di Jogja

Event Time Icon 09 Oktober 2020

Dalam 5 tahun terakhir, ecosystem industri digital berkembang dengan sangat pesat di beberapa kota besar di Indonesia. Salah satu indikator berkembangnya ecosystem digital di suatu daerah ditandai dengan banyaknya kegiatan yang lahir dari komunitas-komunitas penggiat industri digital. Banyaknya coworking space serta inkubator bisnis juga merupakan daya ungkit untuk mewadahi event-event komunitas agar bisa tumbuh secara subur. Inkubator ABP merupakan salah satu inkubator yang sedang mencoba untuk berkontribusi menumbuhkan ecosystem startup di Yogyakarta. Inkubator ini sebenarnya sudah berdiri dari tahun 2013. Pada awalnya inkubator ABP di inisiasi dari kerja sama antara Universitas Amikom dan Kementrian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) dengan nama “Inkubator Industri Telematika Yogyakarta”. Beriringan dengan berakhirnya program kominfo pada akhir tahun 2015, Inkubator ini di kelola secara mandiri dibawah Unit Usaha Yayasan Amikom dan berganti nama menjadi “Inkubator Amikom Business Park (ABP)”. Inkubator ABP memiliki beberapa program sebagai bentuk kontribusinya menumbuhkan ecosystem industri digital di Yogyakarta. Startup Talk Startup Talk merupakan event yang rutin di selenggarakan oleh inkubator ABP setiap 2 minggu sekali. Event ini merupakan event yang terbuka untuk umum yang sekaligus bisa menjadi wadah untuk memberikan panggung bagi para pelaku Industri Digital di Yogyakarta untuk sharing tentang pengalamannya. Sampai sejauh ini, sudah terselenggara 43 kali kegiatan dengan topik yang berbeda-beda, mulai dari pembahasan yang sifatnya teknikal maupun bisnis. Startup Conference Sebagai bagian dari pembentuk ecosystem, ABP juga menyelenggarakan event yang mengundang speaker dengan kabiber Nasional maupun Internasional. Harapannya bisa semakin banyak lagi pihak yang melirik Jogja sebagai salah satu tempat dengan ecosystem startup digital yang baik. Startup Conference biasanya ABP adakan 1 sampai 2 kali dalam 1 tahun. Di tahun 2018, Event startup confference yang ABP adakan pada tanggal 12 Mei 2018, dengan speaker Natali Ardianto, Co-founder & ex CTO tiket.com. Dan tahun ini, 2–3 November 2019, ABP Incubator bekerja sama dengan berbagai pihak menyelenggarakan Event Startup Terbesar di Jogja di Tahun 2019. Yaitu Jogja Startup Day (jogjastartupday). Dalam acara ini ABP Incubator mengundang : 40 Exhibitor 56 Peserta Pitching Competition 30 Narasumber 5 Komunitas 4 Inkubator 6 Investor >1000 Perserta >10 Sesi talkshow dan seminar 25 Startup yang ikut Speed dating Panel Investor ( Dari Angin, Gobi Venture, Salim Venture, Finix, UMG Idealab) Startup Clinic Startup Clinic merupakan program untuk membantu orang-orang yang baru memulai masuk dan tertarik di Industri ini. Peranan inkubator ABP dalam startup clinic adalah sebagai coach, coach tersebut bertugas untuk menggali potensi-potensi yang ada pada peserta program Startup Clinic yang datang ke…. ABP Incubator 2020, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Jogja Startup Day, Acara Lokal Rasa Internasional

Jogja Startup Day, Acara Lokal Rasa Internasional

Event Time Icon 09 Oktober 2020

Meskipun gelaran Jogja Starutp Day (JSD) 2019 telah usai, namun energi enterpreneurshipnya masih terasa. Banyak pihak memberikan apresiasi positif atas terselenggaranya acara ini. Pasalnya, acara yang diselenggarakan oleh ABP Inkubator bekerjasama dengan Block 71 dan Amikom Computer Club (AMCC) ini sukses menghadirkan 30 narasumber baik berasal dari kota Yogyakarta maupun Singapura. Tak tangung-tanggung, acara ini dukung sepenuhnya oleh Niagahoster, perusahaan penyedia layanan hosting dan domain yang sudah establish dikancah nasional maupun internasional. Sazali Johari sebagai Programme Director Block71 South East Asia pada kesempatan tersebut menyampaikan topik Startup Opportunity in South East Asia. Dihadapan hadirin, Sazali memberikan tips cara supaya founder startup bisa melejitkan potensinya dan saling berkolaborasi di kancah Internasional. Menurutnya, keberadan Block71 di Yogyakarta memperlebar peluang terjadinya kolaborasi antar startup baik dalam satu region maupun internasional. Pada kesempatan terpisah, JSD 2019 memberikan suguhan diskusi panel yang menarik dimana enam entitas investor duduk bersama dalam satu panggung. Sony Rachmady Purnomo sebagai moderator melemparkan pertanyaan-pertanyaan kritis secara bergilir kepada Maria Natasha (PT. Prasetia Dwidharma), Endmund Caruli (Salim Group) dan Gema Minang (ANGIN). Tak kalah seru, pertanyan mendasar dan tajam juga digulirkan kepada Nadia Fonny (Gobi Partners), Jefry Pratama (UMG Idealabs) dan Zissiva Wasito (Finix76). Salah satu pokok bahasan yang dipantik moderator ialah hal-hal apa saja yang paling diperhatikan para investor ketika mengkurasi ratusan pitchdeck. Keenamnya sepakat bahwa pada startup early stage, hal yang paling diperhatiakn adalah komponen dan susunan founders bukan model bisnis ataupun traction. Pada arena pameran, terdapat empat puluh exhibitor yang terdiri atas startup, inkubator dan komunitas. Secara paralel kegiatan pitching dan speed dating diikuti dengan penuh antusias oleh 35 startup, salah satunya Goop yang berasal dari Hongkong. Meskipun sedikit terkendala komunikasi, namun Jhonatan (CEO Goop) sangat antusias dan tetap bisa menjalin relasi dengan peserta lain. Secara umum kegiatan JSD 2019 berlangsung lancar dan impresif kepada ribuan peserta. “Acara ini melebihi ekpektasi kami selaku panitia. Ternyata banyak peserta yang berasal dari luar Yogyakarta bahkan luar negeri. Meskipun dikelola oleh tim kecil, tidak lebih dari tiga puluh orang panitia, namun rasanya JSD 2019 merupakan acara lokal berasa internasional” Ujar Fathin Naufal selaku ketua penyelenggara saat dikonfirmasi.. ABP Incubator 2020, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

8 Startup Peserta Inkubasi Mensukseskan Jogja Starup Day 2019

8 Startup Peserta Inkubasi Mensukseskan Jogja Starup Day 2019

Event Time Icon 09 Oktober 2020

Acara startup terbesar akhir tahun di Yogyakarta, Jogja Startup Day (JSD) 2019 telah usah digelar. Yogyakarta kembali menunjukkan potensi dan gairahnya sebagai kota pelajar sekaligus enterpreneur digital. Bagi kalangan pelaku industri Startup, Yogyakarta dipandang sebagai kota penuh talent. Terbukti ribuan peserta JSD 2019 yang sebagian besar Mahasiswa menghadiri berbagai sesi talkshow dan seminar. Salah satunya, seminar disajikan oleh presiden Bukalapak, Fajrin Rasyid bertema How To Start A Billion Dollar “Unicorn” Startup. Pada saat yang bersamaan, JSD 2019 diikuti oleh empat puluh exhibitor dari dalam dan luar negeri. Puluhan exhibitor ini terdiri atas startup, inkubator dan komunitas. Delapan diataranya merupakan startup binaan Amikom Business Park (ABP Inkubator) yang tampil pada sesi Demo Day dihadapan para investor. “Dengan tampilnya startup binaan Kami pada sesi Demo Day, maka berakhir pula program inkubasi PPBT 2019” Ujar Akbarul selaku manajer program inkubasi saat dilakukan konfirmasi. Salah satu program inkubasi yang dilakukan adalah mengakses funding senilai 300–500 Juta Rupiah melalui program PPBT dari Kemenristekdikti. Selain funding, ABP Inkubator juga memberikan pendampingan dalam hal legal, marketing dan teknologi. Lebih dari itu, peserta inkubasi juga mendapatkan fasilitas outing bersama-sama. “Kami beryukur, funding yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk melesatkan omset dan target bisnisnya. Bahkan beberapa diataranya direkomendasikan oleh tim dari Ristekdikti untuk mengakses funding lebih tinggi nominalnya.” Imbuh Akbarul pada Senin (4/11/2019). Berikut delapan startup hasil program pendampingan selama delapan bulan. Myeda (Kedata), merupakan platform solusi bagi orang yang tidak memiliki skill programming namun perlu menggali insight sekumpulan data untuk memperoleh informasi yang lebih berharga. Simonkori, sebuah alat monitoring berteknologi Internet of Things yang mampu menggantikan peran manusia dalam menyusun komposisi nutrisi pada area perkebunan hydroponik. Egrotek, merupakan alat berteknologi Internet of Things yang mampu mengotomasi proses produksi Jamur. Whouse, menyediakan layanan sewa homestay dengan standarisasi dan kualitas tertentu serta mengutamakan pelayanan kepada kostumer. Zamzamy & Jamrana, sebuah game board untuk anak didukung dengan teknologi Augmented Reality. Ichibot, robot pembalap berbasis line follower. Meskipun berkantor di salah satu sudut kota Yogyakarta, namun produk ichibot mampu menembus pasar internasional. Aeropro, merupakan brand pesawat tanpa awak (drone). Bermula dari hobi, kini founder Aeropro mampu menciptakan berbagai varian pesawat tanpa awak untuk memenuhi kebutuhan militer. Restoku, adalah platform one stop solution untuk kebutuhan bisnis restoran mulai dari point of sales (POS) hingga manajemen karyawan. Hingga saat ini, restoku memiliki puluhan ribu pengguna tersebar di seluruh Nusantara.. ABP Incubator 2020, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Jogja di Mata Venture Capital : Gudangnya Talent

Jogja di Mata Venture Capital : Gudangnya Talent

Event Time Icon 09 Oktober 2020

Acara Jogja Startup Day (JSD) 2019 yang diselenggarakan Amikom Business Park (ABP Inkubator) pada 2–3 November kemarin, mengagetkan industri per-startup-an. Bagaimana tidak, dalama satu waktu penyelenggara berhasil mendatangkan tiga puluh narasumber termasuk enam diantaranya adalah venture capital atau investor. Jogja Startup Day Berkesan Menurut Gema Minang (ANGIN), acara JSD 2019 sangat berkesan mengingat acara serupa seringkali diadakan di Jakarta namun kali ini justru diselenggarakan dari kota pelajar. Dalam konteks pengembangan ekosistem startup, JSD 2019 menjanjikan banyak hal salah satunya regenerasi pelaku startup. Berdasarkan catatan, pengunjung acara didominasi oleh enterpreneur-enterpreneur muda bahkan banyak diantaranya Mahasiswa. “Kota Jogja memiliki banyak keunggulan salah satunya talent yang melimpah.” Ujar Gema pada waktu diskusi di ruang ABP Inkubator. Namun menurutnya masih ada catatan-catatan yang perlu dibenahi untuk menjadikan kota Jogja layak sebagai pusat bisnis Startup, salah satunya eksposure. Rupanya analisis ini sejalan dengan hasil diskusi panel pada sesi “Why There’s no Unicorn from Jogja” pada waktu terpisah. Diskusi panel pada sesi Why Investor Won’t invest in your startup bersama enam VC JSD 2019, merupakan acara lokal rasa internasional. Tercatat terdapat 40 Starutp Exhibitor, 30 narasumber, 10 sesi talkshow paralel, 6 Investor dan 10 Komunitas IT&Bisnis. Acara ini diselenggarakan oleh ABP Incubator, Block 71 dan AMCC. Selain perwakilan Angle Investor Indonesia (ANGIN), terdapat lima entitas venture capital yang turut meramaikan pula acara Jogja Startup Day 2019. Sony Rachmady Purnomo sebagai moderator melemparkan pertanyaan-pertanyaan kritis secara bergilir kepada Maria Natasha (PT. Prasetia Dwidharma), Endmund Caruli (Salim Group) dan Gema Minang (ANGIN). Tak kalah seru, pertanyan mendasar dan tajam juga digulirkan kepada Nadia Fonny (Gobi Partners), Jefry Pratama (UMG Idealabs) dan Zissiva Wasito (Finix76). Salah satu pokok bahasan yang dipantik moderator ialah hal-hal apa saja yang paling diperhatikan para investor ketika mengkurasi ratusan pitchdeck. Keenamnya sepakat bahwa pada startup early stage, hal yang paling diperhatiakn adalah komponen dan susunan founders bukan model bisnis ataupun traction.. ABP Incubator 2020, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Gagal 33 Kali Pitching, Startup ini Akhirnya dapat Funding

Gagal 33 Kali Pitching, Startup ini Akhirnya dapat Funding

Event Time Icon 09 Oktober 2020

Nurhidayanto, founder hepicar menceritakan perjalanan startupnya pada Jogja Startup day 2019 Gelaran Jogja Startup Day 2019 disebut-sebut sebagai acara lokal rasa internasional (sumber). Pada kesempatan tersebut, empat orang founder startup asal Yogyakarta saling berbagi kisah perjalanan gagalnya. Dipandu oleh Adjie Purbojati (Lunasbos) sebagai moderatornya, keempat founder tersebut yakni Nurhidayanto (Hepicar), Gisneo (Wideboard), Delta P. (Qiscus) dan Ray (Bantu Ternak) berbagi dalam kemasan diskusi panel bertajuk Why 90% Startup Fail. Kepiawaian sang moderator dalam memantik pertanyaan menggelitik, membuat para penonton terlarut dalam canda dan impresif. Satu persatu narasumber menceritakan latarbelakangnya dalam membangun perusahaan. Delta, pada kesempatan itu, menceritakan bahwa Qiscus merupakan perusahaan kedua setelah sebelumnya gagal membuktikan model bisnis dengan produk lain. “Mungkin tidak banyak yang tahu Qiscus, karena kami lebih banyak bermain sektor B2B. Bukalapak, Kata.ai dan Telkom merupakan contoh beberapa partner bisnis Kami”. Ujar Delta pada sesi diskusi panel. Meskipun Qiscus melejit dengan pesat, namun kesuksesannya tidak terlepas dari proses perjalanan yang aral melintang. Gagal pitching berkali-kali Tiba giliran founder Hepicar, Nurhidayanto, menceritakan perjalanan bisnisnya yang mengesankan. Latarbelakang pendidikanya sama sekali tidak berhubungan dengan teknologi. Jauh dari urusan dunia startup. Bermula dari bisnis ritel Aki, dia melihat fenomena pergeseran pola transaksi pelangganya. Hingga pada satu momentum Nurhidayanto nekat terjun dalam dunia digital startup. “Kami mengawali hepicar dengan strategi Bootstrap selama kurang lebih satu tahun, sambil menghabiskan jatah kegagalan pitching sebanyak 33 kali”, ujar Nurhidayanto menjawab pertanyaan moderator. Sebuah pelajaran yang sangat berharga untuk bersikap pantang menyerah bagi founder. Para hadirin semakin larut dalam suasana. Bagaimana tidak, keempat narasumber memiliki kemampuan story telling yang luar biasa hebat. Bercerita merupakan salah satu kemampuan yang wajib dimiliki oleh founder, untuk menyampaikan gagasan dan visinya kepada orang lain. Nurhidayanto melanjutkan kisah-kisah kegagalan inspratif yang harus disikapi positif selama membesarkan Hepicar. Hepicar merupakan platform digital penyedia on demand service perawatan serta perbaikan kendaraan bermotor. Dilansir dari situs resminya, hepicar menyediakan lebih dari tiga puluh layanan perawatan mulai dari cuci mobil panggilan, ganti aki mobil panggilan hingga layanan derek. Saat ini layanan tersedia pada area Yogyakarta dan sekitarnya. Hepicar merupakan salah satu startup peserta program-program inkubasi yang diselenggarakan oleh ABP Incubator. Motor Kinclong usai talkshow Selama ajang Jogja Startup Day 2019 berlangsung, Hepicar memberikan layanan cuci gratis kepada para pengunjung. Berbagai kolaborasi serta feedback positif diberikan oleh pelanggan. Salah satu layanan yang diberikan adalah cuci waterless dengan teknik khusus tanpa air sedikitpun. Secara umum kegiatan JSD 2019 berlangsung lancar dan impresif kepada ribuan peserta. “Acara…. ABP Incubator 2020, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

On Demand Services Startup asal Jogja

On Demand Services Startup asal Jogja

Event Time Icon 09 Oktober 2020

Beberapa saat yang lalu saat saya sedang berdiskusi dengan tim pengelola inkubator Amikom terkait perkembangan startup-startup yang kami bina. Muncul suatu topik diskusi yang endingnya adalah komitmen berbagi cerita terkait startup yang kami dampingi, awalnya hanya ditujukan untuk mengisi konten design website yang baru. Namun saya pikir, sekalian aja ditulis di media Medium. Perkembangan startup dalam sebuah negara atau wilayah biasanya dimulai dari berkembangan startup-startup dibidang media, lalu dilanjutkan ke startup di bidang ecommerce baru dilanjutkan dibidang lainnya. Di Indonesia sendiri, setelah era E-commerce dan OTA (Online Travel Agent). Era on demand services dan fintech mulai bermunculan. Banyak startup yang mendapatkan momentum terkait hal ini. Respon pasar terhadap layanan on demand services yang baik membuat salah satu startup asal Yogyakarta juga mendapatkan momentum dan ikut meramaikan industri startup dibidang on demand services. Startup hasil binaan Program Bootcamp dari Inkubator Amikom Business Park yang bernama Hepicar ini, sudah berhasil memperoleh pendanaan pertamanya pada 2019 dengan angka yang cukup fantastis. Dengan pendanaan tersebut mereka telah beroperasi di 3 kota dan meluncurkan aplikasi Hepicar pada Platform Android dan IOS. Hepicar adalah Start up penyedia jasa cuci dan service kendaran on demand. Di kembangkan oleh Nurhidayanto yang memang sudah bertahun-tahun menekuni bisnis dibidang otomotif. Kecintaannya terhadap dunia jasa dan perdagangan bidang otomotif membuat Nurhidayanto keluar dari zona nyaman sebagai pebisnis aki baterai ternama di Jogjakarta dan beralih mengembangkan layanan online bengkel dan cuci mobil Hepicar. Dilihat dari sisi operasional HEPICAR sudah mampu melayani pesanan melalui aplikasi (Android dan IOS), web dan email selama 24/7 non stop. Hepicar memiliki 12 SOP yang berfungsi baik untuk menjalankan operasi. Nurhidayanto selaku founder HEPICAR, mengungkapkan bahwa mereka saat ini sudah mampu memahami bagaimana pola penumbuhan GMV serta bagaimana menggandakan revenue. Berbekal tim yang solid, efektif dan ?expandable? HEPICAR membuka ruang untuk pendanaan lanjutan yang akan mereka gunakan untuk ekspansi ke 9 kota lainnya. Inkubator Amikom Business Park selalu berkomitmen penuh untuk mendukung ecosystem startup di Yogyakarta. Dukungan diberbagai bidang diberikan oleh mereka untuk membantu startup-startup Yogyakarta agar bisa tumbuh dan berkembang ke level yang lebih tinggi. Jadi, jika kamu seorang startup founder dan butuh bantuan untuk membuat startupmu tumbuh lebih cepat, jangan ragu untuk hubungi Inkubator Amikom Business Park atau dikenal juga dengan Inkubator ABP.. ABP Incubator 2020, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Petani Jamur Kini Sudah Tidak Khawatir, Ada Inovasi dari Egrotek.

Petani Jamur Kini Sudah Tidak Khawatir, Ada Inovasi dari Egrotek.

Event Time Icon 09 Oktober 2020

KEMENRISTEK melalui program PPBT memberikan hibah berupa modal untuk mengembangkan usaha berbasis teknologi. Agrobisnis menjadi salah satu sektor yang menyumbang devisa untuk negara. Petani-petani menggunakan pengetahuan dan cara tradisional untuk memproduksi produk dari lahan mereka masing-masing. Berbeda dengan petani sayuran, petani jamur membutuhkan ketelitian tinggi untuk mengukur kelembaban area tanam atau kumbung jamur. Pada waktu tertentu petani perlu mengecek kelembaban jamur, karena jika tidak sesuai, maka hasil tidak optimal. Semakin hari, semakin banyak warga Indonesia yang memiliki perangkat pintar dengan koneksi internet di dalamnya. Prosentase pengguna internet semakin banyak. Teknologi Internet of Things (IoT) sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, namun, tidak semua petani dapat memanfaatkan atau membangun perangkat sendiri untuk mendukung produktivitas. Pekerjaan menjadi petani masih banyak dilakukan secara manual. Sigit Pramono, adalah orang yang menangkap adanya masalah ini. Sigit lalu membangun tim untuk menyelesaikan masalah tersebut. Sigit dan tim berhasil menciptakan alat bernama Egrotek. Alat yang dapat membantu petani jamur. Dikutip dari republika, Egrotek menghadirkan dua perangkat. Perangkat lunak berupa aplikasi di platform Android dan perangkat sensor yang ditempatkan di rumah jamur. Selain menjalankan alat penyiraman, sensor itu dibekali kemampuan untuk memantau suhu dan kelembaban real-time. Proses kerja sensor di rumah jamur, tiap data yang tercatat dikirim ke basis data. Lalu, basis data yang ada di cloud dianalisis. Melalui aplikasi, petani bisa melakukan konfigurasi tingkat kelembaban maksimal dan minimal yang diinginkan, sesuai karakteristik jamur yang ditanam. Setelah itu, secara otomatis perangkat penyiraman akan bekerja jika diperlukan untuk menyesuaikan kelembaban suhu. Aplikasi turut menampilkan grafik suhu di kumbung jamur. Penemuan Sigit ini sudah mendapat pendanaan dari Pemerintah melalui program PPBT bersama inkubator Amikom Business Park (ABP). Inkubator ABP mengawal perjalanan perusahaan Egrotek hingga saat ini. Egrotek dengan tujuan mulia nya, membantu para petani jamur, semoga dapat terus berkembang memajukan pertanian indonesia. Petani jamur kini sudah tidak perlu repot mengecek kelembaban secara langsung setiap waktu, cukup memonitor dari smartphone saja.. ABP Incubator 2020, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

4 Startup yang menarik perhatian di acara kickoff Program Inkubasi di Inkubator ABP

4 Startup yang menarik perhatian di acara kickoff Program Inkubasi di Inkubator ABP

Event Time Icon 09 Oktober 2020

Naufal sebagai CEO gifood mengisi sharing session dalam rangkaian acara Kickoff Program Inkubasi Bertepatan dengan hari kartini, 21 April 2018, Inkubator Amikom Business Park (ABP) mengadakan acara Kickoff Program Inkubasi pada batch 2018. Para startup yang akan di inkubasi terdiri dari beberapa bidang, diantaranya Messenger, Finance, Robotic, dan Manufacturing. Terdapat 4 startup binaan inkubator ABP yang akan mulai diinkubasi sampai dengan bulan Oktober 2018. Masing-masing startup ini telah memperoleh pendanaan awal kurang lebih $20.000 atau sekitar 300.000.000 Rupiah untuk menjalankan bisnis mereka. Dengan adanya pendanaan awal tersebut diharapkan mereka dapat mencapai product market/fit dan bertumbuh secara maksimal saat demo day di bulan Oktober nanti. Berikut ini adalah profil singkat masing-masing startup. Lunasbos Lunasbos merupakan platform untuk mencatat utang dua arah. Lunasbos digunakan untuk mempermudah masyarakat dalam pencatatan utang piutang sehingga tidak terjadi kesalahpahaman dikemudian hari. Adji sebagai CEO Lunasbos percaya, lunasbos akan menjadi salah satu platform terbaik untuk memecahkan masalah utang piutang. Aplikasi lunasbos sudah dapat di download melalui google play atau melalui official landing page lunasbos.com. Kawan Messanger Kawan Messenger adalah platform yang menggabungkan antara platform ecommerce dan platform messenger. Jadi, di dalam aplikasi messenger terdapat satu halaman yang berisikan produk-produk yang dijual oleh penggunanya, lengkap dengan fitur cart, shipping dan metode pembayaran. Aplikasi kawanmessanger saat ini bisa di download melalui google play atau melalui website mereka yaitu kawanmessenger.com Pigmi Mini 3D Printer Pigmi Mini 3D Printer hadir untuk pengguna smartphone yang ingin mencetak objek 3D dengan smartphonenya. Saat ini mencetak bentuk 3D sebagai prototype produk sudah menjadi kebutuhan banyak pihak. Ruslan, sebagai CEO Pigmi Mini 3D Printer menangkap peluang ini dengan menghadirkan printer 3D mini yang mudah digunakan serta terjangkau dari sisi harga. Ichibot Ichibot merupakan robot untuk kebutuhan edukasi yang membidik segmen pasar sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA. Angga sebagai CEO Ichibot mengaku prihatin atas konsumsi gadget yang berlebihan bagi anak-anak. Dari latar belakang tersebut Angga bersama tim mencoba memberikan alternatif permainan berupa merakit robot dan kemudian mendorong siswa untuk mengikuti kompetisi robot baik tingkat nasional maupun internasional. Hingga saat ini robot ichibot sudah memenangkan beberapa kompetisi robot baik tingkat nasional maupun internasional. Anda dapat mengunjungi website resmi mereka melalui team-ichibot.id untuk mendapatkan informasi lebih lengkap. foto bersama sesuai Kickoff Ceremony Seusai acara Ceremony Kickoff Program Inkubasi dilanjutkan dengan acara sharing session yang dikemas melalui event Startuptalk. Startuptalk merupakan event sharing yang rutin diadakan oleh Inkubator ABP setiap 2 minggu sekali sebagai wujud kontribusi membangun…. ABP Incubator 2020, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Merasa idemu bagus, lalu mau bikin startup. Yakin?

Merasa idemu bagus, lalu mau bikin startup. Yakin?

Event Time Icon 09 Oktober 2020

http://www.pqs.pe/sites/default/files/2017/07/actualidad/pqs-startup-caracteristicas.jpg Beberapa tahun terakhir ini, di Indonesia baru booming tentang startup digital. Melihat keberhasilan Gojek, Tokopedia, Traveloka, Bukalapak yang menjadi deretan startup dengan valuasi lebih dari 13 Triliun Rupiah mungkin membuat banyak orang mulai ingin menjadi the next Nadiem Makarim, the next William Tanuwijaya, atau mungkin ingin menjadi the next Achmad Zaky. Tak terkecuali deretan mahasiswa jurusan informatika. Beriringan dengan semakin banyaknya program yang mendorong pertumbuhan startup digital, semakin banyak pula mahasiswa yang merasa bahwa idenya akan menjadi the next Gojek dimasa yang akan datang. Yah, meskipun ditahun 2018 ini tampaknya sudah mulai berkurang, mungkin karena sudah banyak yang berfikir realistis bahwa mendirikan startup itu bukanlah suatu hal yang mudah, lagi pula sudah mulai terbukti banyak yang tumbang juga. Lalu, Bermimpi besar untuk menjadi the next Nadiem Makarim apakah salah? Tentu saja tidak. Hanya saja kita sering kali hanya melihat kesuksesannya saja, tidak banyak yang melihat perjuangan dan kerja keras dibalik itu semua. Apakah kamu yakin mau berjuang dan bekerja keras jika kamu tetap memilih untuk membuat startup? Coba tanyakan lagi pada dirimu sendiri, apa sih alasan kamu sampai akhirnya kamu memutuskan ingin membangun startup? Jika alasannya karena kamu ingin menjadi kaya, sebaiknya pikirkan kembali deh keputusanmu untuk membangun startup. Karena kalau tujuannya untuk sekedar menjadi kaya, banyak cara yang bisa ditempuh lho tanpa harus membuat startup. Membuka usaha dibidang non teknologi juga bisa membuat kaya lho, buktinya hingga tahun 2018, belum ada tuh founder startup asal indonesia yang tercatat sebagai 10 besar orang terkaya di Indonesia. Jika alasannya karena kamu gak ingin kerja sama orang atau mungkin bingung mau ngapain karena sulit mencari kerja, sebaiknya coba pikirkan kembali. Dah yakin mau bikin startup? Seperti yang kita tahu Nadiem Makarim mendirikan gojek bukan karena dia sulit mencari kerja, dia lulusan MBA Harvard Business School lho, dan dia juga pernah bekerja beberapa tahun di perusahaan dengan jabatan yang tinggi. Jadi jika kamu merasa skillmu masih biasa-biasa saja, sebaiknya mulailah dengan mencari pengalaman bekerja di startup yang sedang berkembang untuk mencari ilmu sebanyak-banyaknya sebelum pada akhirnya kamu membangun startupmu sendiri. Namun jika alasanmu ingin membangun startup karena kamu melihat suatu masalah yang besar, yang menurut kamu harus segera diselesaikan. Dan kamu juga merasa bahwa kamu mampu berkontribusi untuk memecahkan masalah tersebut serta mau mencurahkan seluruh waktu, energi, pikiran, dan seluruh sumber dayamu untuk menyelesaikan masalah itu. Maka mulailah berikhtiar. Apakah ada jaminan berhasil? Belum tentu. Maka cobalah mulai dengan mencari jawaban dari…. ABP Incubator 2020, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

ABP Incubator sebagai salah satu Startup Ecosystem builder di Jogja

ABP Incubator sebagai salah satu Startup Ecosystem builder di Jogja

Event Time Icon 09 Oktober 2020

Dalam 5 tahun terakhir, ecosystem industri digital berkembang dengan sangat pesat di beberapa kota besar di Indonesia. Salah satu indikator berkembangnya ecosystem digital di suatu daerah ditandai dengan banyaknya kegiatan yang lahir dari komunitas-komunitas penggiat industri digital. Banyaknya coworking space serta inkubator bisnis juga merupakan daya ungkit untuk mewadahi event-event komunitas agar bisa tumbuh secara subur. Inkubator ABP merupakan salah satu inkubator yang sedang mencoba untuk berkontribusi menumbuhkan ecosystem startup di Yogyakarta. Inkubator ini sebenarnya sudah berdiri dari tahun 2013. Pada awalnya inkubator ABP di inisiasi dari kerja sama antara Universitas Amikom dan Kementrian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) dengan nama “Inkubator Industri Telematika Yogyakarta”. Beriringan dengan berakhirnya program kominfo pada akhir tahun 2015, Inkubator ini di kelola secara mandiri dibawah Unit Usaha Yayasan Amikom dan berganti nama menjadi “Inkubator Amikom Business Park (ABP)”. Inkubator ABP memiliki beberapa program sebagai bentuk kontribusinya menumbuhkan ecosystem industri digital di Yogyakarta. Startup Talk Startup Talk merupakan event yang rutin di selenggarakan oleh inkubator ABP setiap 2 minggu sekali. Event ini merupakan event yang terbuka untuk umum yang sekaligus bisa menjadi wadah untuk memberikan panggung bagi para pelaku Industri Digital di Yogyakarta untuk sharing tentang pengalamannya. Sampai sejauh ini, sudah terselenggara 43 kali kegiatan dengan topik yang berbeda-beda, mulai dari pembahasan yang sifatnya teknikal maupun bisnis. Startup Conference Sebagai bagian dari pembentuk ecosystem, ABP juga menyelenggarakan event yang mengundang speaker dengan kabiber Nasional maupun Internasional. Harapannya bisa semakin banyak lagi pihak yang melirik Jogja sebagai salah satu tempat dengan ecosystem startup digital yang baik. Startup Conference biasanya ABP adakan 1 sampai 2 kali dalam 1 tahun. Di tahun 2018, Event startup confference yang ABP adakan pada tanggal 12 Mei 2018, dengan speaker Natali Ardianto, Co-founder & ex CTO tiket.com. Dan tahun ini, 2–3 November 2019, ABP Incubator bekerja sama dengan berbagai pihak menyelenggarakan Event Startup Terbesar di Jogja di Tahun 2019. Yaitu Jogja Startup Day (jogjastartupday). Dalam acara ini ABP Incubator mengundang : 40 Exhibitor 56 Peserta Pitching Competition 30 Narasumber 5 Komunitas 4 Inkubator 6 Investor >1000 Perserta >10 Sesi talkshow dan seminar 25 Startup yang ikut Speed dating Panel Investor ( Dari Angin, Gobi Venture, Salim Venture, Finix, UMG Idealab) Startup Clinic Startup Clinic merupakan program untuk membantu orang-orang yang baru memulai masuk dan tertarik di Industri ini. Peranan inkubator ABP dalam startup clinic adalah sebagai coach, coach tersebut bertugas untuk menggali potensi-potensi yang ada pada peserta program Startup Clinic yang datang ke…. ABP Incubator 2020, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Masa depan suram, Salah siapa?

Masa depan suram, Salah siapa?

Event Time Icon 09 Oktober 2020

Saya yakin setiap orang pasti menginginkan masa depan yang cerah, berkecukupan, punya banyak waktu untuk keluarga, punya cukup uang dan bahagia dunia akhirat. Tapi ternyata tidak setiap orang bisa beruntung mencapai titik itu, kadang keinginan tidak sesuai dengan realita. Pada tulisan ini saya ingin mengajak kita berfikir sejenak, mengapa banyak orang tidak bisa mencapai masa depan yang cerah dan berkecukupan. Tahukah kamu bahwa setengah kekayaan di dunia ini ternyata hanya dikuasai oleh 1% orang (orang orang yang sangat kaya). Coba pikir mengapa bisa seperti itu? Dan seandainya semua total uang di dunia ini dibagi rata keseluruh populasi yang ada di dunia, maka 5 tahun setelah itu komposisinya kan kembali lagi >50% kekayaan dunia hanya akan dikuasai oleh segelintir orang saja. Mengapa bisa seperti itu? Coba pikirkan! Ya mungkin ini Hukum Alam untuk mencapai keseimbangan. Saya sendiri juga gak yakin apa alasannya selain karena Hukum Alam, karena setiap hal di dunia ini pastinya diciptakan untuk bisa saling melengkapi. Walaupun hal itu mungkin adalah hukum alam, tapi kita harus ikthiar dong. Seandainya didunia ini memang ditakdirkan ada sebagian orang menjadi miskin, sebagian menjadi cukup, dan sebagian menjadi kaya. Setidaknya kita harus bisa memastikan bahwa kita gak masuk dalam kategori miskin. Syukur-syukur kita bisa dikategori lebih dari cukup atau sangat berkecukupan. Lalu apa yang harus kita lakukan? Mungkin kita bisa memulai dengan lebih banyak melihat dan lebih banyak mendengar dengan pikiran terbuka. Melihat keatas dan melihat kebawah. Saya akan sharing satu hal dibenak saya yang menurut saya ini menjadi point terpenting agar kita bisa memiliki masa depan yang kita inginkan. Apakah itu? Jawabannya adalah, berani bermimpi besar dan berani menetapkan tujuan hidup sedini mungkin. selanjutnya adalah yakin bahwa kita bisa mencapai itu bagaimanapun caranya. Biasanya orang yang menjadi biasa aja, adalah orang-orang yang takut untuk mempunyai mimpi. Takut untuk menetapkan tujuan. Jadi ya hidupnya cuma lempeng-lempeng aja ngikutin arus. Orang-orang tipe ini adalah orang-orang yang biasanya takut kecewa jika harapannya tidak sesuai kenyataan. Jadi dari pada kecewa mereka memilih untuk tidak punya mimpi yang terlalu besar, tidak menetapkan tujuan yang besar. Sebagian orang digolongan ini, dia tidak mempunyai mimpi besar, namun dia sudah bisa mensyukuri dari apa yang dia dapat, dan itu cukup bagus. Tapi ada juga orang digolongan ini, sudah tidak memiliki goal yang spesifik tapi kerjaannya ngeluh terus dengan keadaan. Bahkan dilevel akut, mereka justru menebar virus iri, dengki, fitnah pada orang-orang disekitarnya yang tidak memiliki pola pikir yang sama dengan…. ABP Incubator 2020, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Setiap hal yang besar selalu diawali dengan sebuah langkah kecil.

Setiap hal yang besar selalu diawali dengan sebuah langkah kecil.

Event Time Icon 09 Oktober 2020

Di artikel sebelumnya, Masa depan suram, Salah siapa? sebenarnya saya ingin bercerita soal goal. Dimana untuk kita bisa mencapai suatu tujuan, hal yang wajib harus ada adalah tujuan itu sendiri. Jika kita tidak punya tujuan, kita pasti akan sulit menentukan arah. Di artikel sebelumnya saya ilustrasikan dengan sebuah puzzle, dimana 2 orang diminta untuk menyusun puzzle yang komplek. Orang yang pertama dikasih tau dulu hasil akhir puzzlenya akan membentuk gambar apa, dan satu orang lainnya tanpa dikasih tau terlebih dahulu. Umumnya, yang sudah bisa membayangkan dan tau hasil akhir puzzlenya seperti apa relatif lebih cepat menyelesaikan puzzle tersebut. Sama halnya kehidupan nyata, orang yang sudah bisa menentukan goal-nya relatif lebih cepat mencapai goal tersebut. Namun kadang masih banyak orang meskipun sudah tahu goalnya apa, mereka masih kesulitan mencapai goal tersebut. Banyak diantara mereka yang tidak tahu bagaimana cara mereka bisa mencapai goal tersebut dan harus mulai dari mana. Menurut saya itu normal, ketika kita sudah tahu tujuan kita mau kemana wajar saja kalau kadang kita bingung. Dan itu bagus, berarti kamu masih care terhadap goal itu. Mari kita analogikan menjadi sebuah perjalanan, anggap kamu tinggal di Jogja dan sudah menetapkan tujuan bahwa kamu ingin ke Singapore untuk liburan. Dengan sudah menetapkan tujuan artinya kamu sudah melewati fase pertama yaitu menetapkan goal. Fase kedua adalah bicara mengenai How to nya, bagaimana kita bisa mencapai goal itu. Untuk dapat pergi ke Singapore ada beberapa tahapan yang harus ditempuh. Bikin Paspor Beli Tiket Pesawat Jogja — Singapore PP Kelihatannya mudah, tapi kadang aktualnya tidak selalu semulus itu. Bagaimana kalau kita ternyata tidak punya uang untuk beli tiket atau sekedar biaya untuk bikin paspor aja gak punya. Jawaban saya adalah udah jalanin dulu aja dan mulai dari hal-hal yang paling sederhana yang bisa kamu lakuin. Hal-hal kecil apa sih contohnya? Kamu bisa mulai dengan berdoa dulu, plus minta doa orang tua bahwa kamu ingin mencapai goal itu. (ini adalah salah cara yang ampuh yang sudah sering saya praktekkan, Insyaallah Allah lain kali saya akan berbagi cerita soal hal ini) Kamu bisa mulai dengan menabung. Atau apapun yang bisa kamu lakukan, lakukan aja dulu. Kadang kita baru akan tau arah beberapa saat setelah kita mulai jalan. Jadi menurut saya mulai aja dulu dengan sesuatu yang bisa kita mulai sambil tetap memikirkan goal kita tersebut. Insyallah akan ada momentum dimana kita menjadi ada kesempatan untuk mengakselerasi langkah kita hingga menjadi cepat sampai tujuan. Satu hal lagi…. ABP Incubator 2020, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Tentang Relatifitas, Kaya Miskin, Pandai Bodoh, Sukses Gagal. Apakah semua itu Relatif?

Tentang Relatifitas, Kaya Miskin, Pandai Bodoh, Sukses Gagal. Apakah semua itu Relatif?

Event Time Icon 09 Oktober 2020

Sukses. Kata yang sering kita dengar. Setiap orang mungkin punya pandangan yang berbeda dalam menyikapi arti kata Sukses. Namun, bagi kebanyakan orang mungkin arti kata sukses itu adalah sukses secara financial dan karir. Pernah suatu ketika, saat saya mengisi sharing suatu acara, MC nya memperkenalkan saya sebagai orang yang sudah sukses, padahal jujur saya sendiri masih merasa belum sukses. Pernah juga saat ngobrol dengan teman lama, dibilang sukses karena sudah punya kendaraan dan punya rumah. Bagi saya sendiri atau bagi orang yang jauh lebih hebat dari saya, tentu saja saya mah masih bagaikan butiran debu. Tapi mungkin bagi orang tertentu saya sudah dianggap sukses. Lalu sukses itu sendiri apa sih? Apakah sukses itu relatif tergantung sedang dilingkungan mana kita berada. Menurut saya, ya. Karena masih banyak yang mengukur kesuksesan seseorang dengan ukuran sepatu dia sendiri. Terkait Pandai dan Bodoh apakah itu Relatif juga? Menurut saya ya. Saya pernah disuatu kondisi saya dianggap paling bodoh, dan pernah juga dikondisi dimana dianggap paling pintar. Saya akan coba bagikan cerita saya. Saat saya SD, saya relatif dikenal sebagai anak yang cukup pintar. Kelas 1–3 SD saya sering mendapatkan juara 1. Dan kelas 4–6, setidaknya masih 5 besar di kelas. Saat itu saya dianggap tidak bodoh. Masuk ke SMP, saya diminta mendaftar di SMP terbaik sekabupaten tempat saya tinggal, dan kalau gak salah saat itu SMP tersebut ranking 4 seprovinsi DIY. Saat itu seleksi masuk SMP dilaksanakan dengan test masuk, walaupun pada akhirnya saya diterima di SMP tersebut, saya berada diposisi ranking 210 dari 240 siswa yang diterima. Dan masa-masa kelas 1 SMP sampai kelas 3 SMP adalah masa-masa saya dianggap orang bodoh dikelas, Rekor ranking terbaik saya ketika semesteran adalah ranking 27 dari 40 siswa, dan Rekor ranking terburuk saya waktu itu ranking 37 dari 40 siswa. Di cap sebagai siswa yang bodoh tentu saya tidak enak, faktanya siswa yang dicap bodoh dan tidak punya skill lain yang mencolok rawan di bully. Bersyukur saya dulu tidak terlalu kena bully. Masa-masa SMP ditutup dengan Ujian Nasional dengan 3 mata pelajaran yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Saya dapat mengumpulkan total nilai 27, dengan rincian Matematika dapat nilai 10, Bahasa Indonesia 9.7, dan Bahasa Inggris 7.3 . Walaupun rata-rata nya sudah 9.00 namun ternyata banyak siswa yang mendapatkan nilai lebih baik dari nilai saya tersebut. Masa-masa SMP adalah masa-masa dimana saya merasa bodoh. Masuk ke SMA, saya masuk ke SMA terbaik sekabupaten. Waktu itu…. ABP Incubator 2020, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Define Our Purpose of Life Earlier

Define Our Purpose of Life Earlier

Event Time Icon 09 Oktober 2020

Purpose of Life, seingat saya istilah Purpose of Life ini pertama kali saya dengar dari Bro Yasa Paramita Singgih, pendiri Men’s Republic. Saya kenal dia pada awal tahun 2016, pada saat sama-sama jadi Finalist Wirausaha Muda Mandiri 2015. Aigiva, 1 Tahun 10 Bulan Saya mendapatkan ide menulis ini saat kemarin nemenin anak saya main dan tiba tiba muncul pertanyaan dipikiran saya Kira-kira apa kontribusi yang bisa saya lakukan agar anak ini kelak akan menjadi anak yang lebih hebat dan lebih bermanfaat dibanding Ayahnya? Saya harap, anak saya tidak perlu mengulangi kesalahan-kesalahan yang pernah saya lakukan. Salah satunya adalah terlambat start. Jujur saja saya baru mulai tahu saya harus berjalan ke arah mana saat saya kuliah semester 2. Dan saya pikir itu sangat terlambat. Seadainya saya bisa tahu lebih cepat, saya bisa menentukan prioritas prioritas dan tidak buang buang waktu untuk hal-hal yang tidak align dengan goal saya. Waktu itu, masa-masa SD, SMP, SMA saya lalui hari demi hari tanpa tahu tujuannya, saya tidak pernah benar benar tahu saya kelak ingin menjadi apa, bahkan saya juga tidak benar benar tahu ingin kuliah dimana dan jurusan apa. Alhasil nilai-nilai saya juga seadanya kala itu, mungkin karena saya tidak benar-benar tahu alasan kenapa saya harus belajar. Mungkin banyak juga yang merasakan hal yang sama dengan saya. Pernah suatu ketika, saat saya sharing di suatu acara secara random saya tanya beberapa peserta, setelah lulus apa rencana kalian? Dari sekitar 5 orang, hanya 1 orang aja yang bisa ceritakan planingnya. Meskipun terlihat sederhana, ternyata menentukan Purpose of Life sedini mungkin bukan perkara mudah, banyak faktor yang mempengaruhinya. Beberapa hal ini adalah faktor yang sangat mempengaruhi menurut pengalaman saya : Lingkungan Umumnya di masa-masa SD SMP SMA, lingkungan yang menjadi pengaruh paling dominan untuk kita adalah lingkungan keluarga. Karena secara umum anak akan cenderung mendengarkan dan mengikuti perintah orang tua. Kata perintah dikalimat sebelumnya saya cetak tebal karena sering kali orang tua hanya memberikan perintah, tanpa dikasih tahu alasan dibalik perintah tersebut. Atau sebenarnya sudah dikasih tahu, tapi orang tua tidak sadar atau bisa jadi tidak mau tau apakah anak sudah benar-benar memahami why nya atau belum. Menurut saya penting untuk orang tua sering-sering mengajak diskusi anak terkait masa depan, itu akan membantu anak lebih cepat menemukan purpose nya. Selain itu penting juga untuk orang tua sering-sering bercerita value value positif yang tetap harus dipegang si anak, itu akan membantu membentengi anak dalam perjalanan untuk mencapai…. ABP Incubator 2020, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Perjalanan dalam berusaha untuk tetap berada di lingkungan yang positif

Perjalanan dalam berusaha untuk tetap berada di lingkungan yang positif

Event Time Icon 09 Oktober 2020

Seorang motivator terkenal bernama Jim Rohn (Mentor dari Anthony Robbins) berkata “You are the average of the five people you spend the most time with”. Saya bersama 24 penerima Australia Award Scholarship lainnya. (Sydney, 2018) Apa yang diungkapkan oleh Jim Rohn pada kalimat pembuka pada artikel ini menggambarkan betapa besarnya pengaruh lingkungan dalam menentukan keberhasilan seseorang mencapai tujuan hidupnya. Kualitas diri kita merupakan hasil dari nilai rata-rata kualitas 5 orang terdekat kita. Dalam ajaran Agama Islam juga ada hadist yang mengatakan bahwa “Barang siapa menyerupai suatu kaum maka ia termasuk bagian dari mereka”. Yang pointnya juga sama, mengingatkan kita akan besarnya pengaruh lingkungan. John C. Maxwell dalam bukunya yang berjudul Winning with People: Discover the People Principles that Work for You Every Time, juga mengatakan hal serupa. “People can be the wind beneath our wings or the anchor on our boat.” Dia mengatakan bahwa ada dua tipe orang di Dunia ini. Pertama, mereka yang menjadi “angin di bawah sayapmu” (wind beneath your wings), yang mampu membuat kita terbang lebih tinggi. Mereka mendorong kita untuk terus maju dan berkembang. Namun ada juga tipe kedua yaitu mereka yang menjadi “jangkar bagi kapalmu” (anchor on your boat). Mereka akan membuat kapal kita kandas. Untuk itulah kita harus berhati-hati, kadang-kadang tanpa kita sadari, kehadiran para jangkar ini justru membuat kita sulit untuk berkembang. Pada intinya semua tokoh di atas mempunyai kesamaan pandangan bahwa lingkungan memiliki pengaruh yang sangat besar dalam perjalanan hidup seseorang. Saya pun meyakini dua faktor terbesar yang menentukan kesuksesan seseorang adalah lingkungan dan mindset. Dua hal ini menurut saya bagaikan dua mata uang yang tak terpisahkan. Jika kita berada di lingkungan yang baik, maka mindset kita juga menjadi lebih mudah terdorong untuk lebih positif. Jika mindset kita sudah positif, kita juga akan menjaga diri untuk tetap berada di lingkungan positif. Mungkin itu adalah bentuk Continuous Improvement, iterasi yang tidak ada habisnya. Dalam bahasa Jepang sering disebut dengan istilah Kaizen. Pada artikel saya sebelumnya yang berjudul Define Our Purpose of Life Earlier , saya bercerita bahwa saya termasuk salah satu orang yang terlambat untuk menentukan purpose of life saya. Namun dari pada menyesalinya, saya memilih untuk bersyukur. Saya bersyukur karena masih diberikan waktu untuk menyadarinya, sesungguhnya apapun keadaannya kita masih tetap bisa bersyukur. Terlambat menentukan purpose of life biasanya juga berakibat pada terlambatnya memilih lingkungan yang tepat. Namun meski begitu, saya akan coba bagikan point-point dalam perjalanan hidup saya yang bisa disikapi…. ABP Incubator 2020, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

On Demand Services Startup asal Jogja

On Demand Services Startup asal Jogja

Event Time Icon 09 Oktober 2020

Beberapa saat yang lalu saat saya sedang berdiskusi dengan tim pengelola inkubator Amikom terkait perkembangan startup-startup yang kami bina. Muncul suatu topik diskusi yang endingnya adalah komitmen berbagi cerita terkait startup yang kami dampingi, awalnya hanya ditujukan untuk mengisi konten design website yang baru. Namun saya pikir, sekalian aja ditulis di media Medium. Perkembangan startup dalam sebuah negara atau wilayah biasanya dimulai dari berkembangan startup-startup dibidang media, lalu dilanjutkan ke startup di bidang ecommerce baru dilanjutkan dibidang lainnya. Di Indonesia sendiri, setelah era E-commerce dan OTA (Online Travel Agent). Era on demand services dan fintech mulai bermunculan. Banyak startup yang mendapatkan momentum terkait hal ini. Respon pasar terhadap layanan on demand services yang baik membuat salah satu startup asal Yogyakarta juga mendapatkan momentum dan ikut meramaikan industri startup dibidang on demand services. Startup hasil binaan Program Bootcamp dari Inkubator Amikom Business Park yang bernama Hepicar ini, sudah berhasil memperoleh pendanaan pertamanya pada 2019 dengan angka yang cukup fantastis. Dengan pendanaan tersebut mereka telah beroperasi di 3 kota dan meluncurkan aplikasi Hepicar pada Platform Android dan IOS. Hepicar adalah Start up penyedia jasa cuci dan service kendaran on demand. Di kembangkan oleh Nurhidayanto yang memang sudah bertahun-tahun menekuni bisnis dibidang otomotif. Kecintaannya terhadap dunia jasa dan perdagangan bidang otomotif membuat Nurhidayanto keluar dari zona nyaman sebagai pebisnis aki baterai ternama di Jogjakarta dan beralih mengembangkan layanan online bengkel dan cuci mobil Hepicar. Dilihat dari sisi operasional HEPICAR sudah mampu melayani pesanan melalui aplikasi (Android dan IOS), web dan email selama 24/7 non stop. Hepicar memiliki 12 SOP yang berfungsi baik untuk menjalankan operasi. Nurhidayanto selaku founder HEPICAR, mengungkapkan bahwa mereka saat ini sudah mampu memahami bagaimana pola penumbuhan GMV serta bagaimana menggandakan revenue. Berbekal tim yang solid, efektif dan ?expandable? HEPICAR membuka ruang untuk pendanaan lanjutan yang akan mereka gunakan untuk ekspansi ke 9 kota lainnya. Inkubator Amikom Business Park selalu berkomitmen penuh untuk mendukung ecosystem startup di Yogyakarta. Dukungan diberbagai bidang diberikan oleh mereka untuk membantu startup-startup Yogyakarta agar bisa tumbuh dan berkembang ke level yang lebih tinggi. Jadi, jika kamu seorang startup founder dan butuh bantuan untuk membuat startupmu tumbuh lebih cepat, jangan ragu untuk hubungi Inkubator Amikom Business Park atau dikenal juga dengan Inkubator ABP.. ABP Incubator 2020, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Taxi Drone?—?Frogs 282

Taxi Drone?—?Frogs 282

Event Time Icon 09 Oktober 2020

Masih seputar topik yang sama dengan tulisan saya sebelumnya, yaitu bercerita soal startup startup di lingkungan Inkubator Amikom. Kali ini saya akan sedikit bercerita terkait Taxi Drone Frogs. Uji Coba Frogs di Lanud Gading Mungkin anda sudah cukup familiar dengan alat transportasi udara seperti pesawat maupun helicopter. Namun startup asal Jogja bernama Frogs ini mengusung konsep yang berbeda, Drone yang saat ini umumnya digunakan untuk alat survey dan photography mereka kembangkan menjadi sebuah drone penumpang yang ditujukan untuk mengatasi masalah transportasi dimasa depan. Cikal bakal Frogs sendiri lahir di Ruang Meeting Inkubator Amikom Business Park pada awal tahun 2017. Saat itu ada seorang Angel Investor yang kebetulan datang ke kantor Inkubator Amikom Business Park untuk melihat startup-startup yang potensial. Singkat secerita tak lama setelah pertemuan itu, terjalin kerjasama untuk mengembangkan project ambisius yaitu pengembangan Drone Passenger, yang akhirnya di kasih nama Frogs 282. Taxi drone ini di klaim menjadi drone penumpang pertama buatan Indonesia, Frogs ini diuji coba untuk pertama kalinya di Lapangan Udara Gading, Playen, Gunungkidul, Yogyakarta, Sabtu (7/3/2020). Meskipun perjalanan untuk mendapatkan izin terbang komersil dari taxi drone ini masih sangat panjang. Namun tim Frogs optimis bahwa bisnis drone merupakan bisnis yang menjanjikan dimasa depan. Saat ini selain melakukan research pengembangan Taxi Drone, mereka juga membuat drone drone lainnya seperti drone surveillance dan drone sprayer yang saat ini memang sudah bisa diterima dipasar. Perusahaan Frogs Indonesia terdiri dari sekitar 20 orang pekerja yang 100% berkewarganegaraan Indonesia, ini menunjukkan bahwa kemampuan orang-orang Indonesia tidak kalah dengan orang-orang di luar negeri. Drone Passenger Frogs menjadi bukti nyata anak anak muda Indonesia bisa berhasil menghasilkan karya yang tak kalah dengan karya orang luar negeri. Dengan support system yang tepat, karya-karya spektakuler bisa lahir dari Indonesia, dalam hal ini khususnya Yogyakarta. Inkubator Amikom Business Park merupakan salah satu part dari support system tersebut dimana memiliki peran yang sangat penting untuk membina startup di tahapan early stage sebelum akhirnya di hubungkan ke Angel Investor maupun Venture Capital.. ABP Incubator 2020, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.

Designer Culture To Build Product That People Love

Designer Culture To Build Product That People Love

Event Time Icon 08 Oktober 2020

What separates great products from good ones? Attractive designs? User testing? Genius designers? Well, these might be contributory factors

The Pros and Cons of Daily Standing Meetup

The Pros and Cons of Daily Standing Meetup

Event Time Icon 08 Oktober 2020

What separates great products from good ones? Attractive designs? User testing? Genius designers? Well, these might be contributory factors

UI Trend on 2020, What’s Possibly Happen.

UI Trend on 2020, What’s Possibly Happen.

Event Time Icon 08 Oktober 2020

What separates great products from good ones? Attractive designs? User testing? Genius designers? Well, these might be contributory factors  

How Add User Centered Design Into Your Workflow Easily.

How Add User Centered Design Into Your Workflow Easily.

Event Time Icon 08 Oktober 2020

What separatesWhat separates great products from good ones? Attractive designs? User testing? Genius designers? Well, these might be contributory factors

Load More Load More Articles Load More Articles